Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

    Pj Bupati PPU Harap Warga Sekitar Bandara VVIP Tak Hanya Jadi Penonton

    Penulis:Muhammad Sahrul|Redaktur:Buniyamin
    15 Mei 2024 pukul 13:52 WITA

    Pj Bupati PPU, Makmur Marbun saat menghadiri penyerahan santunan tahap IV pembangunan bandara VVIP (Humas Pemkab PPU/Seputarfakta.com)

    Penajam –  Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun mengingikan agar warga di sekitar bandar udara (Bandara) VVIP ikn tak hanya menjadi penonton, tapi turut mendapatkan kesejahteraan dari adanya bandara.

    Ini disampaikan Makmur Marbun saat penyerahan santunan atau ganti rugi tahap ke IV pembangunan bandara VVIP di Kelurahan Gresik dan pantai Lango, Kecamatan Penajam, Senin (13/5/2024).

    “Makanya anak-anak generasi muda di wilayah ini yang lahan orang tuanya terdampak pembangunan bandara VVIP IKN akan didiklatkan, sehingga ketika bandara tersebut selesai, minimal anak-anak tersebut dapat bekerja di bandara,” katanya.

    Ia turut menyampaikan kekhawatirannya akan terjadi kemiskinan extreme di kemudian hari terkait dengan masa depan masyarakat yang terdampak karena tidak memanfaatkan peluang tersebut.

    Menurutnya, meski telah ada ganti rugi dalam jumlah yang besar pada pembayaran tahap akhir ini, santunan tersebut, jika tidak dipergunakan dengan baik, maka akan habis begitu saja.

    “Makanya saya selalu menekankan kepada masyarakat penerima santunan ini agar dapat memanfaatkan uangnya sebaik mungkin. Salah satu contohnya bisa dimanfaatkan untuk usaha, membeli lahan baru dan sebagainya. Sebab kita menghabiskan uang Rp50 juta itu mudah, tetapi mencari uang Rp10 juta itu sulit sekali,” kata Marbun.

    Terkait pembangunan bandara VVIP IKN di kabupaten PPU, dirinya telah berdiskusi dengan Bank Tanah dan meminta space untuk masyarakat terdampak sebagai sarana untuk UMKM.

    Ini bukan hanya agenda seremonial belaka, setelah diberikan santunan dampak sosial kemasyarakatan berupa pergantian tanam tumbuh, selanjutnya akan melakukan reforma agraria.

    Agenda penyerahan santunan yang digelar oleh Tim Terpadu penanganan dampak sosial kemasyarakatan Provinsi Kalimantan Timur  (Kaltim) ini berlangsung di Gedung PIJ di area jembatan Pulau Balang yang tidak jauh dari pembangunan Bandara VVIP. (Adv)

    (Sf/By)

     

    Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

    Pj Bupati PPU Harap Warga Sekitar Bandara VVIP Tak Hanya Jadi Penonton

    Penulis:Muhammad Sahrul|Redaktur:Buniyamin
    15 Mei 2024 pukul 13:52 WITA

    Pj Bupati PPU, Makmur Marbun saat menghadiri penyerahan santunan tahap IV pembangunan bandara VVIP (Humas Pemkab PPU/Seputarfakta.com)

    Penajam –  Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun mengingikan agar warga di sekitar bandar udara (Bandara) VVIP ikn tak hanya menjadi penonton, tapi turut mendapatkan kesejahteraan dari adanya bandara.

    Ini disampaikan Makmur Marbun saat penyerahan santunan atau ganti rugi tahap ke IV pembangunan bandara VVIP di Kelurahan Gresik dan pantai Lango, Kecamatan Penajam, Senin (13/5/2024).

    “Makanya anak-anak generasi muda di wilayah ini yang lahan orang tuanya terdampak pembangunan bandara VVIP IKN akan didiklatkan, sehingga ketika bandara tersebut selesai, minimal anak-anak tersebut dapat bekerja di bandara,” katanya.

    Ia turut menyampaikan kekhawatirannya akan terjadi kemiskinan extreme di kemudian hari terkait dengan masa depan masyarakat yang terdampak karena tidak memanfaatkan peluang tersebut.

    Menurutnya, meski telah ada ganti rugi dalam jumlah yang besar pada pembayaran tahap akhir ini, santunan tersebut, jika tidak dipergunakan dengan baik, maka akan habis begitu saja.

    “Makanya saya selalu menekankan kepada masyarakat penerima santunan ini agar dapat memanfaatkan uangnya sebaik mungkin. Salah satu contohnya bisa dimanfaatkan untuk usaha, membeli lahan baru dan sebagainya. Sebab kita menghabiskan uang Rp50 juta itu mudah, tetapi mencari uang Rp10 juta itu sulit sekali,” kata Marbun.

    Terkait pembangunan bandara VVIP IKN di kabupaten PPU, dirinya telah berdiskusi dengan Bank Tanah dan meminta space untuk masyarakat terdampak sebagai sarana untuk UMKM.

    Ini bukan hanya agenda seremonial belaka, setelah diberikan santunan dampak sosial kemasyarakatan berupa pergantian tanam tumbuh, selanjutnya akan melakukan reforma agraria.

    Agenda penyerahan santunan yang digelar oleh Tim Terpadu penanganan dampak sosial kemasyarakatan Provinsi Kalimantan Timur  (Kaltim) ini berlangsung di Gedung PIJ di area jembatan Pulau Balang yang tidak jauh dari pembangunan Bandara VVIP. (Adv)

    (Sf/By)