Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara
Dirut Perumda AMDT, Abdul Rasyid (Foto:Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Danum Taka (AMDT) terus menunjukkan komitmennya untuk memperluas cakupan layanan air bersih dengan menargetkan pemasangan 2.000 sambungan baru setiap tahun.
Komitmen dibuat guna memastikan seluruh masyarakat PPU dapat merasakan akses air bersih, mengingat cakupan layanan baru menyentuh sekitar 30 persen rumah.
Direktur Utama Perumda AMDT, Abdul Rasyid mengatakan pemasangan sambungan baru tahun ini difokuskan pada wilayah yang belum teraliri air bersih, seperti Babulu Laut, Pantai Corong, Tanjung Tengah, Saloloang dan kawasan pesisir lainnya.
“Semester pertama ini (Januari-Juni), sambungan rumah kita yang sudah dipasang baru mencapai 400,” ucap Abdul Rasyid, Selasa (5/8/2025).
Pemasangan sambungan air sangat bergantung pada ketersediaan pipa sebagai jalur distribusi, khususnya ke wilayah pemukiman.
“Target kita setiap tahun 2.000 sambungan baru, tapi kita perlu menyesuaikan ketersediaan jaringan perpipaan (saat pemasangan) yang saat ini (ketersediaan pipa) tengah dikebut pemerintah daerah (pemda),” terangnya.
Selain memperluas jaringan sambungan, pemda juga tengah menyiapkan pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) berkapasitas 10 liter per detik di Kecamatan Waru.
Pembangunan IPA itu kini telah masuk dalam tahap pelelangan dan bakal dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) PPU. “Kita rencanakan di akhir tahun atau Desember mendatang (dioperasikan),” tambahnya.
Perluasan jaringan dan pembangunan WTP ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, yaitu air bersih serta sebagai upaya untuk mewujudkan target kepala daerah dalam mencapai 80 persen distribusi air pada 2030 mendatang. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

Dirut Perumda AMDT, Abdul Rasyid (Foto:Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Danum Taka (AMDT) terus menunjukkan komitmennya untuk memperluas cakupan layanan air bersih dengan menargetkan pemasangan 2.000 sambungan baru setiap tahun.
Komitmen dibuat guna memastikan seluruh masyarakat PPU dapat merasakan akses air bersih, mengingat cakupan layanan baru menyentuh sekitar 30 persen rumah.
Direktur Utama Perumda AMDT, Abdul Rasyid mengatakan pemasangan sambungan baru tahun ini difokuskan pada wilayah yang belum teraliri air bersih, seperti Babulu Laut, Pantai Corong, Tanjung Tengah, Saloloang dan kawasan pesisir lainnya.
“Semester pertama ini (Januari-Juni), sambungan rumah kita yang sudah dipasang baru mencapai 400,” ucap Abdul Rasyid, Selasa (5/8/2025).
Pemasangan sambungan air sangat bergantung pada ketersediaan pipa sebagai jalur distribusi, khususnya ke wilayah pemukiman.
“Target kita setiap tahun 2.000 sambungan baru, tapi kita perlu menyesuaikan ketersediaan jaringan perpipaan (saat pemasangan) yang saat ini (ketersediaan pipa) tengah dikebut pemerintah daerah (pemda),” terangnya.
Selain memperluas jaringan sambungan, pemda juga tengah menyiapkan pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) berkapasitas 10 liter per detik di Kecamatan Waru.
Pembangunan IPA itu kini telah masuk dalam tahap pelelangan dan bakal dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) PPU. “Kita rencanakan di akhir tahun atau Desember mendatang (dioperasikan),” tambahnya.
Perluasan jaringan dan pembangunan WTP ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, yaitu air bersih serta sebagai upaya untuk mewujudkan target kepala daerah dalam mencapai 80 persen distribusi air pada 2030 mendatang. (Adv)
(Sf/Lo)