Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara
Kantor Dishanpan PPU.(Dok.Emmat)
Penajam - Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) Penajam Paser Utara (PPU) akan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM), dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia ke-XXXXIV atau 44 yang dilaksanakan serentak secara nasional.
Pelaksana Teknis (Plt) Sekretaris Dishanpan PPU, Mustaha mengatakan kegiatan GPM itu bakal digelar di halaman kantor Kelurahan Penajam, Jalan Propinsi Kilometer 0,5, Kecamatan Penajam pada Rabu (16/10/2024) besok.
Untuk komoditas pangan yang disediakan berupa beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 1,5 ton, beras premium 500 Kilogram (Kg), gula putih 200 Kg, bawang merah 75 Kg, bawang putih 75 Kg, padi lokal 2 ton, telur 250 Rak, beras 1 ton dan cabai 100 Kg.
“Harga beras SPHP seberat 5 Kg Rp56.500. Harga itu cukup murah dibandingkan di pasaran karena tujuan dari GPM ini adalah untuk menstabilkan dan menurunkan harga bahan pangan agar tetap terjangkau bagi masyarakat luas,” ucap Mustaha, Selasa (15/10/2024).
Kegiatan GPM ini diharapkan mampu untuk menjaga stabilitas pangan nasional dengan memastikan distribusi yang lebih merata dan harga yang wajar di seluruh wilayah, terutama di daerah yang sulit terjangkau.
Tak hanya itu, kata dia, ini memberikan kemudahan dan bisa mengurangi beban ekonomi masyarakat. Sebab, ini bisa meminimalisir pengeluaran untuk memenuhi kebutuhan dasar, sehingga sisa anggaran dapat digunakan untuk kebutuhan lain seperti pendidikan ataupun kesehatan.
“Meski harga pangan ditekan agar terjangkau, tetapi juga diharapkan menjaga agar petani tetap mendapatkan keuntungan yang layak melalui program dukungan, seperti subsidi ongkos dari Bank Indonesia untuk meningkatkan kesejahteraan petani,” ungkap Mustaha.
Harapannya, GPM ini dapat membantu mengurangi angka kemiskinan, meningkatkan ketahanan pangan dan menciptakan keseimbangan antara produsen dan konsumen.
Selanjutnya, GPM juga akan dilaksanakan di Halaman Kantor Desa Sesulu, Jalan Propinsi Kilometer 28, Kecamatan Waru pada 18 Oktober 2024 mendatang.
“Untuk jumlah pasokan pangan yang akan digelar di Desa Sesulu itu masih belum diketahui pasti,” tandasnya. (adv)
(Sf/By)
Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

Kantor Dishanpan PPU.(Dok.Emmat)
Penajam - Dinas Ketahanan Pangan (Dishanpan) Penajam Paser Utara (PPU) akan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM), dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia ke-XXXXIV atau 44 yang dilaksanakan serentak secara nasional.
Pelaksana Teknis (Plt) Sekretaris Dishanpan PPU, Mustaha mengatakan kegiatan GPM itu bakal digelar di halaman kantor Kelurahan Penajam, Jalan Propinsi Kilometer 0,5, Kecamatan Penajam pada Rabu (16/10/2024) besok.
Untuk komoditas pangan yang disediakan berupa beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 1,5 ton, beras premium 500 Kilogram (Kg), gula putih 200 Kg, bawang merah 75 Kg, bawang putih 75 Kg, padi lokal 2 ton, telur 250 Rak, beras 1 ton dan cabai 100 Kg.
“Harga beras SPHP seberat 5 Kg Rp56.500. Harga itu cukup murah dibandingkan di pasaran karena tujuan dari GPM ini adalah untuk menstabilkan dan menurunkan harga bahan pangan agar tetap terjangkau bagi masyarakat luas,” ucap Mustaha, Selasa (15/10/2024).
Kegiatan GPM ini diharapkan mampu untuk menjaga stabilitas pangan nasional dengan memastikan distribusi yang lebih merata dan harga yang wajar di seluruh wilayah, terutama di daerah yang sulit terjangkau.
Tak hanya itu, kata dia, ini memberikan kemudahan dan bisa mengurangi beban ekonomi masyarakat. Sebab, ini bisa meminimalisir pengeluaran untuk memenuhi kebutuhan dasar, sehingga sisa anggaran dapat digunakan untuk kebutuhan lain seperti pendidikan ataupun kesehatan.
“Meski harga pangan ditekan agar terjangkau, tetapi juga diharapkan menjaga agar petani tetap mendapatkan keuntungan yang layak melalui program dukungan, seperti subsidi ongkos dari Bank Indonesia untuk meningkatkan kesejahteraan petani,” ungkap Mustaha.
Harapannya, GPM ini dapat membantu mengurangi angka kemiskinan, meningkatkan ketahanan pangan dan menciptakan keseimbangan antara produsen dan konsumen.
Selanjutnya, GPM juga akan dilaksanakan di Halaman Kantor Desa Sesulu, Jalan Propinsi Kilometer 28, Kecamatan Waru pada 18 Oktober 2024 mendatang.
“Untuk jumlah pasokan pangan yang akan digelar di Desa Sesulu itu masih belum diketahui pasti,” tandasnya. (adv)
(Sf/By)