Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

    Percepat Swasembada Pangan di Kaltim, Kementan Siapkan 500 Pompa Air

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    10 Mei 2025 pukul 18:44 WITA

    Mentan, Amran Sulaiman.(Dok: diskominfo ppu).

    Penajam - Kementerian Pertanian (Kementan) berencana menyalurkan bantuan sebanyak 500 unit pompa air ke daerah Kalimantan Timur (Kaltim) dalam waktu dekat.

    Bantuan ini merupakan langkah strategis pemerintah pusat untuk mempercepat pencapaian target swasembada pangan di provinsi tersebut. Pasalnya, di sejumlah wilayah Kaltim, para petani masih mengandalkan sistem tadah hujan sebagai sumber pengairan utama karena belum tersedia infrastruktur irigasi yang memadai dan berkelanjutan.

    Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman mengatakan pompa air nantinya akan difungsikan untuk menyalurkan air dari sumbernya ke lahan pertanian, sehingga kebutuhan air untuk tanaman dapat terpenuhi secara optimal, terutama pada musim kemarau.

    “Kalau masalah pengairan nanti saya siapkan 500 pompa,” ucap Amran Sulaiman, pada Jumat (9/5/2025).

    Selain itu, bantuan ini juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan para petani terhadap curah hujan yang selama ini menjadi sumber utama pengairan untuk lahan pertanian.

    Amran mengaku bahwa wilayah Kaltim memiliki lahan pertanian yang cukup luas, yakni mencapai sekitar 46 ribu hektare (Ha). Dengan pengelolaan lahan yang optimal serta penerapan teknologi pertanian modern, potensi pertanian tersebut dinilai sangat besar. 

    Bahkan, Ia meyakini bahwa Kaltim mampu melakukan penanaman hingga tiga kali dalam satu tahun. Hal ini tentu akan berdampak langsung terhadap peningkatan produksi pangan secara signifikan.

    Munculnya keyakinan ini didasari oleh kondisi geografis Kaltim yang memiliki banyak sungai sungai besar yang tentunya bisa dimanfaatkan sebagai sumber air alternatif untuk pengairan sawah. 

    “Saya melihat Kaltim memiliki potensi yang luar biasa karena sungainya melimpah, maka dari itu saya siapkan 500 pompa air,” ungkapnya.

     Dengan modernisasi pertanian yang mulai diterapkan, Kaltim ditargetkan mampu mencapai swasembada pangan secara berkelanjutan pada 2025. (Adv)

    (Sf/Lo)

    Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

    Percepat Swasembada Pangan di Kaltim, Kementan Siapkan 500 Pompa Air

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    10 Mei 2025 pukul 18:44 WITA

    Mentan, Amran Sulaiman.(Dok: diskominfo ppu).

    Penajam - Kementerian Pertanian (Kementan) berencana menyalurkan bantuan sebanyak 500 unit pompa air ke daerah Kalimantan Timur (Kaltim) dalam waktu dekat.

    Bantuan ini merupakan langkah strategis pemerintah pusat untuk mempercepat pencapaian target swasembada pangan di provinsi tersebut. Pasalnya, di sejumlah wilayah Kaltim, para petani masih mengandalkan sistem tadah hujan sebagai sumber pengairan utama karena belum tersedia infrastruktur irigasi yang memadai dan berkelanjutan.

    Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman mengatakan pompa air nantinya akan difungsikan untuk menyalurkan air dari sumbernya ke lahan pertanian, sehingga kebutuhan air untuk tanaman dapat terpenuhi secara optimal, terutama pada musim kemarau.

    “Kalau masalah pengairan nanti saya siapkan 500 pompa,” ucap Amran Sulaiman, pada Jumat (9/5/2025).

    Selain itu, bantuan ini juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan para petani terhadap curah hujan yang selama ini menjadi sumber utama pengairan untuk lahan pertanian.

    Amran mengaku bahwa wilayah Kaltim memiliki lahan pertanian yang cukup luas, yakni mencapai sekitar 46 ribu hektare (Ha). Dengan pengelolaan lahan yang optimal serta penerapan teknologi pertanian modern, potensi pertanian tersebut dinilai sangat besar. 

    Bahkan, Ia meyakini bahwa Kaltim mampu melakukan penanaman hingga tiga kali dalam satu tahun. Hal ini tentu akan berdampak langsung terhadap peningkatan produksi pangan secara signifikan.

    Munculnya keyakinan ini didasari oleh kondisi geografis Kaltim yang memiliki banyak sungai sungai besar yang tentunya bisa dimanfaatkan sebagai sumber air alternatif untuk pengairan sawah. 

    “Saya melihat Kaltim memiliki potensi yang luar biasa karena sungainya melimpah, maka dari itu saya siapkan 500 pompa air,” ungkapnya.

     Dengan modernisasi pertanian yang mulai diterapkan, Kaltim ditargetkan mampu mencapai swasembada pangan secara berkelanjutan pada 2025. (Adv)

    (Sf/Lo)