Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara
Ilustrasi rumput laut.(Dok:freepik)
Penajam - Capaian produksi rumput laut di Penajam Paser Utara (PPU) tembus 9.270 ton pada 2024 lalu.
Angka itu melampaui estimasi awal yang hanya diproyeksikan 8.000 ton atau naik sekitar 15 persen dari target.
“Alhamdulillah produksi rumput laut kita tahun lalu melebihi target yang ditetapkan, tembus 9.270 ton. Tentu ini capaian yang luar biasa,” ucap Kabid Perikanan Budi Daya dan Lingkungan Diskan PPU, Musakkar, Selasa (3/6/2025).
Capaian ini tidak terlepas dari peran aktif Diskan PPU yang rutin melakukan pendampingan secara teknis di lapangan, termasuk memberikan bantuan sarana dan prasarana (sapras) kepada kelompok budi daya ikan (pokdakan) untuk menunjang proses budi daya rumput laut.
“Kita rutin lakukan pendampingan teknis dan menyalurkan berbagai peralatan setiap tahunnya sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah untuk membantu pokdakan,” beber Musakkar.
Terlebih rumput laut jenis Gracilaria Sp atau biasa disebut sango-sango ini merupakan salah satu komoditas unggulan dan menjadi primadona produksi dalam subsektor perikanan budi daya di PPU.
Bahkan Diskan PPU juga mendorong upaya hilirisasi melalui pengolahan hasil produksi dengan melibatkan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag) yang bertujuan memastikan pokdakan memperoleh nilai tambah dan meraup pendapatan yang lebih, sehingga perekonomian daerah pun turut meningkat.
Musakkar berharap capaian produksi ini dapat terus dipertahankan agar kesejahteraan pokdakan semakin meningkat dan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di PPU.
“Kami berharap produksi rumput laut yang telah dicapai selama ini terus dipertahankan. Apalagi kalau melihat data yang kita himpun, produksi rumput laut ini terus meningkat dari tahun ke tahun, kami berharap tahun ini juga dapat meningkat capaian produksinya,” tandasnya.(Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

Ilustrasi rumput laut.(Dok:freepik)
Penajam - Capaian produksi rumput laut di Penajam Paser Utara (PPU) tembus 9.270 ton pada 2024 lalu.
Angka itu melampaui estimasi awal yang hanya diproyeksikan 8.000 ton atau naik sekitar 15 persen dari target.
“Alhamdulillah produksi rumput laut kita tahun lalu melebihi target yang ditetapkan, tembus 9.270 ton. Tentu ini capaian yang luar biasa,” ucap Kabid Perikanan Budi Daya dan Lingkungan Diskan PPU, Musakkar, Selasa (3/6/2025).
Capaian ini tidak terlepas dari peran aktif Diskan PPU yang rutin melakukan pendampingan secara teknis di lapangan, termasuk memberikan bantuan sarana dan prasarana (sapras) kepada kelompok budi daya ikan (pokdakan) untuk menunjang proses budi daya rumput laut.
“Kita rutin lakukan pendampingan teknis dan menyalurkan berbagai peralatan setiap tahunnya sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah untuk membantu pokdakan,” beber Musakkar.
Terlebih rumput laut jenis Gracilaria Sp atau biasa disebut sango-sango ini merupakan salah satu komoditas unggulan dan menjadi primadona produksi dalam subsektor perikanan budi daya di PPU.
Bahkan Diskan PPU juga mendorong upaya hilirisasi melalui pengolahan hasil produksi dengan melibatkan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag) yang bertujuan memastikan pokdakan memperoleh nilai tambah dan meraup pendapatan yang lebih, sehingga perekonomian daerah pun turut meningkat.
Musakkar berharap capaian produksi ini dapat terus dipertahankan agar kesejahteraan pokdakan semakin meningkat dan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di PPU.
“Kami berharap produksi rumput laut yang telah dicapai selama ini terus dipertahankan. Apalagi kalau melihat data yang kita himpun, produksi rumput laut ini terus meningkat dari tahun ke tahun, kami berharap tahun ini juga dapat meningkat capaian produksinya,” tandasnya.(Adv)
(Sf/Lo)