Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara
Sekda PPU, Tohar.(Istimewa)
Penajam - Sekretaris Daerah (Sekda) Penajam Paser Utara (PPU), Tohar mengatakan kesiapan dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk menopang kehadiran Ibu Kota Nusantara menjadi sebuah tantangan terbesar bagi sebagian kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), khususnya PPU.
Ini disampaikannya setelah menghadiri kegiatan grand launching Sekolah Laboratorium Pancasila (SLP) di Sekolah Dasar Negeri 013 Girimukti, Jumat (13/9/2024).
“Mulai dari beredarnya isu IKN akan hadir di Kaltim, tepatnya di bagian wilayah administrasi PPU yang menjadi tantangan kita memang SDM. Di mana SDM yang notabenenya ada dalam usia pembelajaran, tugas kita secara persepsi struktur mulai dari pemerintah, petugas teknis hingga unit-unit pembelajaran di sekolah, itu merupakan tugas kita,” ucap Tohar, Jumat (19/9/2024).
Semenjak hadirnya IKN di PPU, pertumbuhan jumlah penduduk kian melonjak. Pertumbuhan itu dikarenakan banyaknya penduduk dari luar daerah berbondong-bondong datang untuk mengadu nasib di kabupaten yang memiliki julukan lain ‘Benuo Taka’ ini.
Kata dia, sepatutnya masyarakat Kaltim khususnya PPU harus berani berkompetisi dengan para pendatang.
Tohar menilai lonjakan pertumbuhan itu menjadi sebuah tantangan bagi pihaknya untuk membangun potensi SDM yang berkualitas dan kompetitif di wilayahnya.
“Ini menjadi tantangan bagi kami, terutama dalam menyiapkan SDM yang berkualitas dan kompeten untuk menyongsong hadirnya IKN di PPU dan menjadi sebuah dorongan atau motivasi spirit bagi pemerintah daerah untuk mengupayakan hal itu,” ungkap Tohar.
Untuk itu, Tohar mengaku perlu adanya tindakan kolaboratif. Sebab pekerjaan-pekerjaan yang tidak ringan, semuanya memiliki peran-peran itu harus dihadirkan dalam rangka mengangkat harkat dan martabat masyarakat PPU dari aspek SDM, baik itu kuantitas maupun kualitas. (Adv)
(Sf/By)
Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

Sekda PPU, Tohar.(Istimewa)
Penajam - Sekretaris Daerah (Sekda) Penajam Paser Utara (PPU), Tohar mengatakan kesiapan dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk menopang kehadiran Ibu Kota Nusantara menjadi sebuah tantangan terbesar bagi sebagian kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), khususnya PPU.
Ini disampaikannya setelah menghadiri kegiatan grand launching Sekolah Laboratorium Pancasila (SLP) di Sekolah Dasar Negeri 013 Girimukti, Jumat (13/9/2024).
“Mulai dari beredarnya isu IKN akan hadir di Kaltim, tepatnya di bagian wilayah administrasi PPU yang menjadi tantangan kita memang SDM. Di mana SDM yang notabenenya ada dalam usia pembelajaran, tugas kita secara persepsi struktur mulai dari pemerintah, petugas teknis hingga unit-unit pembelajaran di sekolah, itu merupakan tugas kita,” ucap Tohar, Jumat (19/9/2024).
Semenjak hadirnya IKN di PPU, pertumbuhan jumlah penduduk kian melonjak. Pertumbuhan itu dikarenakan banyaknya penduduk dari luar daerah berbondong-bondong datang untuk mengadu nasib di kabupaten yang memiliki julukan lain ‘Benuo Taka’ ini.
Kata dia, sepatutnya masyarakat Kaltim khususnya PPU harus berani berkompetisi dengan para pendatang.
Tohar menilai lonjakan pertumbuhan itu menjadi sebuah tantangan bagi pihaknya untuk membangun potensi SDM yang berkualitas dan kompetitif di wilayahnya.
“Ini menjadi tantangan bagi kami, terutama dalam menyiapkan SDM yang berkualitas dan kompeten untuk menyongsong hadirnya IKN di PPU dan menjadi sebuah dorongan atau motivasi spirit bagi pemerintah daerah untuk mengupayakan hal itu,” ungkap Tohar.
Untuk itu, Tohar mengaku perlu adanya tindakan kolaboratif. Sebab pekerjaan-pekerjaan yang tidak ringan, semuanya memiliki peran-peran itu harus dihadirkan dalam rangka mengangkat harkat dan martabat masyarakat PPU dari aspek SDM, baik itu kuantitas maupun kualitas. (Adv)
(Sf/By)