Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara
Bupati PPU, Mudyat Noor. (Foto: Cindy/seputarfakta.com)
Penajam - Pemkab PPU tengah menyiapkan dukungan infrastruktur listrik untuk sejumlah kawasan yang diproyeksikan berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi baru.
Pemkab PPU telah berkoordinasi dengan PLN UP3 Balikpapan terkait kebutuhan jaringan dan pasokan listrik di beberapa lokasi strategis. Pemerintah daerah juga telah menyampaikan surat kepada PLN untuk mengusulkan kebutuhan tersebut.
Bupati PPU, Mudyat Noor, mengatakan dukungan PLN dibutuhkan agar pengembangan kawasan tidak terkendala persoalan infrastruktur dasar. Menurut dia, jaringan listrik menjadi salah satu kebutuhan yang perlu diperhitungkan sejak awal, terutama pada kawasan yang diarahkan untuk kegiatan perdagangan, pariwisata maupun investasi.
"Kami sudah menyampaikan kepada PLN kebutuhan listrik untuk beberapa kawasan yang memiliki potensi dikembangkan. Kami berharap kebutuhan jaringan di lokasi tersebut dapat ditindaklanjuti sesuai dengan rencana pengembangannya," kata Mudyat, Selasa (20/10/2026).
Salah satu kawasan yang menjadi perhatian ialah coastal road Nipah-Nipah yang dirancang sebagai waterfront city PPU. Selain itu, terdapat kawasan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) di sejumlah wilayah serta titik lain yang dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai kawasan perdagangan dan perekonomian.
Mudyat menyebut kesiapan listrik akan ikut menentukan seberapa jauh kawasan tersebut dapat dikembangkan.
Infrastruktur kelistrikan diperlukan ketika kawasan mulai diisi berbagai aktivitas, termasuk usaha, fasilitas pendukung pariwisata dan sektor swasta.
"Dengan kesiapan infrastruktur, termasuk juga jaringan listrik, tentu akan lebih mudah bagi kawasan-kawasan tersebut untuk berkembang sesuai potensinya," ucap Mudyat.
Pemkab PPU berharap koordinasi dengan PLN dapat dilanjutkan dengan pemetaan kebutuhan jaringan pada masing-masing lokasi. Dengan begitu, kapasitas dan pembangunan jaringan dapat disesuaikan dengan arah pengembangan kawasan, bukan sekadar memenuhi kebutuhan listrik saat ini.
Lebih jauh, penyiapan infrastruktur tersebut menjadi bagian dari upaya membuka ruang pertumbuhan ekonomi di sejumlah wilayah. Kawasan yang diproyeksikan berkembang membutuhkan dukungan utilitas agar rencana pembangunan dapat berjalan dan peluang investasi dapat ditangkap daerah.
Mudyat menegaskan Pemkab PPU akan terus berkoordinasi dengan PLN dalam memenuhi kebutuhan kelistrikan daerah, termasuk untuk mendukung program pembangunan pemerintah maupun pengembangan kawasan yang memiliki potensi ekonomi.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

Bupati PPU, Mudyat Noor. (Foto: Cindy/seputarfakta.com)
Penajam - Pemkab PPU tengah menyiapkan dukungan infrastruktur listrik untuk sejumlah kawasan yang diproyeksikan berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi baru.
Pemkab PPU telah berkoordinasi dengan PLN UP3 Balikpapan terkait kebutuhan jaringan dan pasokan listrik di beberapa lokasi strategis. Pemerintah daerah juga telah menyampaikan surat kepada PLN untuk mengusulkan kebutuhan tersebut.
Bupati PPU, Mudyat Noor, mengatakan dukungan PLN dibutuhkan agar pengembangan kawasan tidak terkendala persoalan infrastruktur dasar. Menurut dia, jaringan listrik menjadi salah satu kebutuhan yang perlu diperhitungkan sejak awal, terutama pada kawasan yang diarahkan untuk kegiatan perdagangan, pariwisata maupun investasi.
"Kami sudah menyampaikan kepada PLN kebutuhan listrik untuk beberapa kawasan yang memiliki potensi dikembangkan. Kami berharap kebutuhan jaringan di lokasi tersebut dapat ditindaklanjuti sesuai dengan rencana pengembangannya," kata Mudyat, Selasa (20/10/2026).
Salah satu kawasan yang menjadi perhatian ialah coastal road Nipah-Nipah yang dirancang sebagai waterfront city PPU. Selain itu, terdapat kawasan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) di sejumlah wilayah serta titik lain yang dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai kawasan perdagangan dan perekonomian.
Mudyat menyebut kesiapan listrik akan ikut menentukan seberapa jauh kawasan tersebut dapat dikembangkan.
Infrastruktur kelistrikan diperlukan ketika kawasan mulai diisi berbagai aktivitas, termasuk usaha, fasilitas pendukung pariwisata dan sektor swasta.
"Dengan kesiapan infrastruktur, termasuk juga jaringan listrik, tentu akan lebih mudah bagi kawasan-kawasan tersebut untuk berkembang sesuai potensinya," ucap Mudyat.
Pemkab PPU berharap koordinasi dengan PLN dapat dilanjutkan dengan pemetaan kebutuhan jaringan pada masing-masing lokasi. Dengan begitu, kapasitas dan pembangunan jaringan dapat disesuaikan dengan arah pengembangan kawasan, bukan sekadar memenuhi kebutuhan listrik saat ini.
Lebih jauh, penyiapan infrastruktur tersebut menjadi bagian dari upaya membuka ruang pertumbuhan ekonomi di sejumlah wilayah. Kawasan yang diproyeksikan berkembang membutuhkan dukungan utilitas agar rencana pembangunan dapat berjalan dan peluang investasi dapat ditangkap daerah.
Mudyat menegaskan Pemkab PPU akan terus berkoordinasi dengan PLN dalam memenuhi kebutuhan kelistrikan daerah, termasuk untuk mendukung program pembangunan pemerintah maupun pengembangan kawasan yang memiliki potensi ekonomi.
(Sf/Lo)