Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

    Pemkab PPU Pastikan Tenaga Kerja Lokal Terlibat di Operasionalisasi Bandara VVIP IKN

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Buniyamin
    10 Oktober 2024 pukul 13:51 WITA

    Pj Bupati PPU, Muhammad Zainal Arifin.(Dok.Ipan)

    Penajam – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) memastikan tenaga kerja lokal dilibatkan dalam operasionalisasi Bandara Very Very Important Person (VVIP) Ibu Kota Nusantara (IKN), Kelurahan Gersik, Kecamatan Penajam, ketika pembangunannya sudah selesai.

    Penjabat (Pj) Bupati PPU, Muhammad Zainal Arifin mengatakan keterlibatan mereka dinilai cukup penting, terutama sebagai penduduk asli Benuo Taka harus ikut dilibatkan agar tidak hanya menjadi penonton di tempat kelahiran sendiri.

    “Masyarakat kita harus ikut berperan dalam pengoperasian Bandara VVIP IKN yang saat ini masih di tahap pembangunan dan sebentar akan segera rampung,” ucap Zainal belum lama ini.

    Meski begitu, kata dia, harus ada penyesuaian kompetensi dan keterampilan juga bagi tenaga kerja lokal yang ingin dilibatkan pada operasionalisasi Bandara VVIP IKN. Swbab, 

     tenaga kerja di PPU kini belum ada yang mumpuni di bidang aviasi dan penerbangan. 

    “Jujur saja, saat ini tak ada Sumber Daya Manusia (SDM) kita yang memiliki kompetensi di bidang penerbangan. Meski demikian, di Bandara itu pasti terdiri atas beberapa segmen dan paling tidak SDM kita masuk di antara beberapa segmen tersebut,” ungkap Zainal.

    Untuk memastikan tenaga kerja lokal memiliki kompetensi yang dibutuhkan pihak Bandara VVIP IKN, Zainal meminta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) PPU segera menemukan jalan keluar atas permasalahan ini, baik itu dengan melakukan sosialisasi ataupun pelatihan kepada masyarakat.

    “Kita telah menyampaikan hal ini kepada Disnakertrans untuk melakukan pelatihan secara hybrid di hotel-hotel di wilayah kita gara mereka memiliki kompetensi yang dapat mendukung IKN dan mampu berdaya saing dengan penduduk luar daerah,” imbuhnya.

    Kepala Bidang (Kabid) Penempatan, Pelatihan dan Transmigrasi Disnakertrans PPU, Eko Yulianto mengatakan, bahwa pihaknya tengah mempersiapkan tenaga kerja yang mumpuni tetapi di bagian administrasi. Mengingat saat ini Disnakertrans PPU baru saja membuka pendaftaran rekrutmen peserta pelatihan berbasis kompetensi di bidang administrasi perkantoran.

    “Kami siap merekomendasikan tenaga kerja yang cukup ahli di salah satu bidang, jika pihak OIKN membutuhkan tenaga kerja untuk pengoperasian di Bandara IKN mendatang,” pungkasnya. (adv)

    (Sf/By)

    Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

    Pemkab PPU Pastikan Tenaga Kerja Lokal Terlibat di Operasionalisasi Bandara VVIP IKN

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Buniyamin
    10 Oktober 2024 pukul 13:51 WITA

    Pj Bupati PPU, Muhammad Zainal Arifin.(Dok.Ipan)

    Penajam – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) memastikan tenaga kerja lokal dilibatkan dalam operasionalisasi Bandara Very Very Important Person (VVIP) Ibu Kota Nusantara (IKN), Kelurahan Gersik, Kecamatan Penajam, ketika pembangunannya sudah selesai.

    Penjabat (Pj) Bupati PPU, Muhammad Zainal Arifin mengatakan keterlibatan mereka dinilai cukup penting, terutama sebagai penduduk asli Benuo Taka harus ikut dilibatkan agar tidak hanya menjadi penonton di tempat kelahiran sendiri.

    “Masyarakat kita harus ikut berperan dalam pengoperasian Bandara VVIP IKN yang saat ini masih di tahap pembangunan dan sebentar akan segera rampung,” ucap Zainal belum lama ini.

    Meski begitu, kata dia, harus ada penyesuaian kompetensi dan keterampilan juga bagi tenaga kerja lokal yang ingin dilibatkan pada operasionalisasi Bandara VVIP IKN. Swbab, 

     tenaga kerja di PPU kini belum ada yang mumpuni di bidang aviasi dan penerbangan. 

    “Jujur saja, saat ini tak ada Sumber Daya Manusia (SDM) kita yang memiliki kompetensi di bidang penerbangan. Meski demikian, di Bandara itu pasti terdiri atas beberapa segmen dan paling tidak SDM kita masuk di antara beberapa segmen tersebut,” ungkap Zainal.

    Untuk memastikan tenaga kerja lokal memiliki kompetensi yang dibutuhkan pihak Bandara VVIP IKN, Zainal meminta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) PPU segera menemukan jalan keluar atas permasalahan ini, baik itu dengan melakukan sosialisasi ataupun pelatihan kepada masyarakat.

    “Kita telah menyampaikan hal ini kepada Disnakertrans untuk melakukan pelatihan secara hybrid di hotel-hotel di wilayah kita gara mereka memiliki kompetensi yang dapat mendukung IKN dan mampu berdaya saing dengan penduduk luar daerah,” imbuhnya.

    Kepala Bidang (Kabid) Penempatan, Pelatihan dan Transmigrasi Disnakertrans PPU, Eko Yulianto mengatakan, bahwa pihaknya tengah mempersiapkan tenaga kerja yang mumpuni tetapi di bagian administrasi. Mengingat saat ini Disnakertrans PPU baru saja membuka pendaftaran rekrutmen peserta pelatihan berbasis kompetensi di bidang administrasi perkantoran.

    “Kami siap merekomendasikan tenaga kerja yang cukup ahli di salah satu bidang, jika pihak OIKN membutuhkan tenaga kerja untuk pengoperasian di Bandara IKN mendatang,” pungkasnya. (adv)

    (Sf/By)