Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara
Pj Bupati PPU, Makmur Marbun saat memimpin rapat persiapan pelaksanaan kirab bendera merah putih (Dok. Pemkab PPU/Seputarfakta.com)
Penajam - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan kegiatan kirab bendera merah putih tahun 2024.
Persiapan itu telah dibahas dalam rapat koordinasi (Rakor) bersama Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Ditjen Politik dan PUM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Ruang Rapat Bupati PPU, pada Kamis (6/6/2024).
Isi pembahasan terkait langkah-langkah strategis untuk memastikan suksesnya acara kirab bendera yang akan dilaksanakan Sabtu 8 Juni 2024 besok.
Kegiatan itu merupakan agenda nasional yang menjadi momen penting dalam peringatan hari kemerdekaan Indonesia.
“Pelaksanaan kirab bendera merah putih adalah suatu kehormatan bagi kita semua masyarakat PPU, dan kami bertekad untuk memastikan bahwa acara ini berjalan lancar dan menginspirasi,” kata Makmur Marbun saat memimpin rakor persiapan pelaksanaan kirab bendera merah putih.
Turut dibahas upaya koordinasi antara pihak terkait mengenai keamanan, logistik, dan partisipasi masyarakat. Makmur Marbun menekankan pentingnya kerjasama lintas sektor dalam memastikan kesuksesan acara tersebut.
“Libatkan semua sekolah baik itu SD, sampai dengan SMA, ormas, dan semua perangkat daerah, forkopimda semua harus terlibat dan ikut ambil bagian dalam momen ini,” tuturnya.
Sebanyak 1.500 bendera kecil dan sedang sudah dipersiapkan untuk dibagikan di pelaksanaan kirab bendera yang nantinya kegiatan akan dimulai pada pukul 16.00 WITA sore.
Sekedar informasi, titik mulainya acara di depan Masjid Agung Al- Ikhlas Islamic Center menuju halaman Pemkab PPU, kemudian dilanjutkan kembali setelah magrib acara seremonial pagelaran seni dan gebyar UMKM di alun-alun Pemkab PPU.
Kirab bendera merah putih tahun ini pemerintah mengharapkan dapat memperkuat semangat persatuan dan kebangsaan, serta mengukuhkan komitmen terhadap nilai-nilai kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

Pj Bupati PPU, Makmur Marbun saat memimpin rapat persiapan pelaksanaan kirab bendera merah putih (Dok. Pemkab PPU/Seputarfakta.com)
Penajam - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan kegiatan kirab bendera merah putih tahun 2024.
Persiapan itu telah dibahas dalam rapat koordinasi (Rakor) bersama Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Ditjen Politik dan PUM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Ruang Rapat Bupati PPU, pada Kamis (6/6/2024).
Isi pembahasan terkait langkah-langkah strategis untuk memastikan suksesnya acara kirab bendera yang akan dilaksanakan Sabtu 8 Juni 2024 besok.
Kegiatan itu merupakan agenda nasional yang menjadi momen penting dalam peringatan hari kemerdekaan Indonesia.
“Pelaksanaan kirab bendera merah putih adalah suatu kehormatan bagi kita semua masyarakat PPU, dan kami bertekad untuk memastikan bahwa acara ini berjalan lancar dan menginspirasi,” kata Makmur Marbun saat memimpin rakor persiapan pelaksanaan kirab bendera merah putih.
Turut dibahas upaya koordinasi antara pihak terkait mengenai keamanan, logistik, dan partisipasi masyarakat. Makmur Marbun menekankan pentingnya kerjasama lintas sektor dalam memastikan kesuksesan acara tersebut.
“Libatkan semua sekolah baik itu SD, sampai dengan SMA, ormas, dan semua perangkat daerah, forkopimda semua harus terlibat dan ikut ambil bagian dalam momen ini,” tuturnya.
Sebanyak 1.500 bendera kecil dan sedang sudah dipersiapkan untuk dibagikan di pelaksanaan kirab bendera yang nantinya kegiatan akan dimulai pada pukul 16.00 WITA sore.
Sekedar informasi, titik mulainya acara di depan Masjid Agung Al- Ikhlas Islamic Center menuju halaman Pemkab PPU, kemudian dilanjutkan kembali setelah magrib acara seremonial pagelaran seni dan gebyar UMKM di alun-alun Pemkab PPU.
Kirab bendera merah putih tahun ini pemerintah mengharapkan dapat memperkuat semangat persatuan dan kebangsaan, serta mengukuhkan komitmen terhadap nilai-nilai kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan. (Adv)
(Sf/Rs)