Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

    Pemkab PPU Gelar Safari Ramadan di Kelurahan Pemaluan

    Redaktur:Rusdianto
    18 Maret 2024 pukul 15:24 WITA

    Pj Bupati PPU bersama Forkopimda, jajaran pejabat dilingkungan pemerintah setempat melakukan Safari Ramadan di Kelurahan Pemaluan, Kecamatan Sepaku. (HumasPemkabPPU)

    Penajam  - Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun mengatakan bahwa kegiatan Safari Ramadan yang digelar di Kelurahan Pemaluan, Kecamatan Sepaku merupakan kegiatan yang istimewa. 

    Karena selain kegiatan tersebut di luar jadwal resmi Safari Ramadan, juga banyak hal yang telah disampaikan kepada masyarakat wilayah Pemaluan khusunya terkait pembangunan Ibukota Negara (IKN).

    “Ini safari Ramadan yang istimewa bagi saya. Karena banyak hal penting yang telah saya sampaikan kepada masyarakat khusus nya di Kelurahan Pemaluan ini, “ kata Makmur Marbun, Minggu, (17/3/2024). 

    Makmur Marbun mengatakan bahwa kehadiran IKN di Kabupaten PPU bukan  untuk menyengsarakan masyarakat. Tetapi justru membuat masyarakat sejahtera karena dampak positif dari pembangunan pusat pemerintahan dipastikan sangat besar khusuanya bagi PPU. 

    Namun sambung dia, setiap hal positif pastilah tentu juga ada negatifnya yang harus bisa diterima masyarakat.  Termasuk adanya isu yang berkembang terkait adanya surat penggusuran pemukiman warga dari pihak Otorita IKN. Tetapi hal tersebut tentunya masih dapat dikomunikasikan lebih lanjut.

    “Mungkin persoalan ini hanya karena masih kurang komunikasi. Saya selaku kepala daerah  akan mengomunikasikan persoalan ini kepada pihak terkait karena ini tanggung jawab saya,” ucapnya. 

    Dia juga menambahkan bahwa pentingnya sosialisasi yang berkelanjutan agar warga memahami fungsi dan tugas OIKN dalam melakukan penataan wilayah IKN.

    Menurutnya, tindakan penataan memang diperlukan, tapi harus menunggu tim yang tepat dan melakukan sosialisasi terus menerus, seperti yang dilakukan dalam pembangunan Bandara VVIP.

    Makmur Marbun menambahkan bahwa tujuan OIKN adalah baik, karena diperlukan penataan terhadap bangunan yang tidak teratur. Tetapi mungkin sosialisasi yang dilakukan kepada masyarakat masih belum maksimal. 

    “Saya akan terus berkolaborasi dengan OIKN dan memastikan tidak ada masalah yang timbul dari surat tersebut dan melakukan sosialisasi terlebih dahulu,” ucapnya.

    Marbun juga mengimbau kepada masyarakat kelurahan Pemaluan untuk tidak khawatir terhadap kebijakan tersebut. OIKN maupun Pemkab PPU memiliki tujuan yang baik, yakni melakukan penataan untuk mengontrol pembangunan. 

    Ditegaskannya bahwa kebijakan itu dipastikan tidak bertujuan untuk membuat masyarakat menderita.

    “Pada prinsipnya, kami tidak ingin membuat masyarakat menderita, karena ini masih masa transisi,” tandasnya.

    Lebih jauh Makmur Marbun juga mengatakan dalam waktu kurang lebih enam bulan menjabat sebagai pj bupati PPU mungkin belum bisa sepenuhnya memenuhi keinginan masyarakat PPU. 

    Namun, sambung Marbun, bahwa dirinya terus berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat kabupaten PPU.

    “Kehadiran IKN harus kita sambut gembira. Banyak daerah lain ingin IKN berada di wilayah mereka. Namun, PPU sangat beruntung karena IKN berada di wilayahnya,” tutupnya. 

    Dalam kegiatan safari Ramadan ini  Makmur Marbun didampingi jajaran Forkopimda PPU juga menyerahkan secara simbolis sejumlah bingkisan kepada  pengurus Masjid dan masyarakat Kelurahan Pemaluan.

    (Adv)

    Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

    Pemkab PPU Gelar Safari Ramadan di Kelurahan Pemaluan

    Redaktur:Rusdianto
    18 Maret 2024 pukul 15:24 WITA

    Pj Bupati PPU bersama Forkopimda, jajaran pejabat dilingkungan pemerintah setempat melakukan Safari Ramadan di Kelurahan Pemaluan, Kecamatan Sepaku. (HumasPemkabPPU)

    Penajam  - Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Makmur Marbun mengatakan bahwa kegiatan Safari Ramadan yang digelar di Kelurahan Pemaluan, Kecamatan Sepaku merupakan kegiatan yang istimewa. 

    Karena selain kegiatan tersebut di luar jadwal resmi Safari Ramadan, juga banyak hal yang telah disampaikan kepada masyarakat wilayah Pemaluan khusunya terkait pembangunan Ibukota Negara (IKN).

    “Ini safari Ramadan yang istimewa bagi saya. Karena banyak hal penting yang telah saya sampaikan kepada masyarakat khusus nya di Kelurahan Pemaluan ini, “ kata Makmur Marbun, Minggu, (17/3/2024). 

    Makmur Marbun mengatakan bahwa kehadiran IKN di Kabupaten PPU bukan  untuk menyengsarakan masyarakat. Tetapi justru membuat masyarakat sejahtera karena dampak positif dari pembangunan pusat pemerintahan dipastikan sangat besar khusuanya bagi PPU. 

    Namun sambung dia, setiap hal positif pastilah tentu juga ada negatifnya yang harus bisa diterima masyarakat.  Termasuk adanya isu yang berkembang terkait adanya surat penggusuran pemukiman warga dari pihak Otorita IKN. Tetapi hal tersebut tentunya masih dapat dikomunikasikan lebih lanjut.

    “Mungkin persoalan ini hanya karena masih kurang komunikasi. Saya selaku kepala daerah  akan mengomunikasikan persoalan ini kepada pihak terkait karena ini tanggung jawab saya,” ucapnya. 

    Dia juga menambahkan bahwa pentingnya sosialisasi yang berkelanjutan agar warga memahami fungsi dan tugas OIKN dalam melakukan penataan wilayah IKN.

    Menurutnya, tindakan penataan memang diperlukan, tapi harus menunggu tim yang tepat dan melakukan sosialisasi terus menerus, seperti yang dilakukan dalam pembangunan Bandara VVIP.

    Makmur Marbun menambahkan bahwa tujuan OIKN adalah baik, karena diperlukan penataan terhadap bangunan yang tidak teratur. Tetapi mungkin sosialisasi yang dilakukan kepada masyarakat masih belum maksimal. 

    “Saya akan terus berkolaborasi dengan OIKN dan memastikan tidak ada masalah yang timbul dari surat tersebut dan melakukan sosialisasi terlebih dahulu,” ucapnya.

    Marbun juga mengimbau kepada masyarakat kelurahan Pemaluan untuk tidak khawatir terhadap kebijakan tersebut. OIKN maupun Pemkab PPU memiliki tujuan yang baik, yakni melakukan penataan untuk mengontrol pembangunan. 

    Ditegaskannya bahwa kebijakan itu dipastikan tidak bertujuan untuk membuat masyarakat menderita.

    “Pada prinsipnya, kami tidak ingin membuat masyarakat menderita, karena ini masih masa transisi,” tandasnya.

    Lebih jauh Makmur Marbun juga mengatakan dalam waktu kurang lebih enam bulan menjabat sebagai pj bupati PPU mungkin belum bisa sepenuhnya memenuhi keinginan masyarakat PPU. 

    Namun, sambung Marbun, bahwa dirinya terus berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat kabupaten PPU.

    “Kehadiran IKN harus kita sambut gembira. Banyak daerah lain ingin IKN berada di wilayah mereka. Namun, PPU sangat beruntung karena IKN berada di wilayahnya,” tutupnya. 

    Dalam kegiatan safari Ramadan ini  Makmur Marbun didampingi jajaran Forkopimda PPU juga menyerahkan secara simbolis sejumlah bingkisan kepada  pengurus Masjid dan masyarakat Kelurahan Pemaluan.

    (Adv)