Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

    Pemkab PPU Gelar Pelatihan PPRG Bagi Focal Point SKPD

    Penulis:Sahrul|Redaktur:Buniyamin
    28 Mei 2024 pukul 15:30 WITA

    Pemkab PPU saat menggelar pelatihan PPRG bagi focal point SKPD (Dok. Pemkab PPU/Seputarfakta.com)

    Penajam -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) menggelar pelatihan Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) bagi Focal Point atau aparatur Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Hotel Ika Petung, Senin (27/05/2024).

    Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kabupaten (Setkab) PPU, Sodikin mengapresiasi kegiatan yang telah dilaksanakan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) PPU ini.

    Harapannya, kata dia, melalui kegiatan itu dapat meningkatkan keterampilan dan pemahaman kepada tim focal point SKPD dalam melakukan analisis gender. “Jadi nanti dapat memiliki kemampuan yang memadai untuk membuat Gender Analisis Pathway (GAP), Gender Budget Statement (GBS) dan Kerangka Acuan Kerja (KAK) sesuai PPRG,” katanya.

    Dijelaskan Sodikin, PPRG merupakan salah satu dari tujuh persyaratan pengarus utamaan melalui metode GAP, GBS dan KAK, serta program kegiatan yang responsif gender sesuai dengan tugas dan kewenangannya. “Ini dilaksanakan untuk mewujudkan implementasi Pengarusutamaan Gender (PUG) melalui program dan kegiatan semua OPD di PPU,” tuturnya.

    Lebih lanjut, PUG merupakan sebuah strategi yang tertuang dalam Intruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 tahun 2000 yang mengamanatkan kepada seluruh menteri, kepala lembaga, gubernur dan bupati/wali kota untuk mengintegrasikan PUG pada setiap tahapan proses pembangunan.

    “Perkembangan paradigma pembangunan gender saat ini lebih menekankan pada strategi yang dibangun untuk mengintegrasikan gender menjadi satu dimensi integral dalam merencanakan, menganggarkan, melaksanakan, memantau serta mengevaluasi berbagai kebijakan, program dan kegiatan pembangunan di Kabupaten PPU,” terangnya.

    Sodikin berharap para peserta pelatihan dapat mengikuti kegiatan dengan bersungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab, sehingga ilmu dan pengetahuan didapatkan secara maksimal untuk kemajuan Kabupaten PPU sebagai serambi Nusantara.

    Kepala Bidang (Kabid) Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan DP3AP2KB, Heri Handayani mengatakan Kegiatan berlangsung selama dua hari dan diikuti 82 peserta pelatihan dari SDM perencanaan di masing-masing OPD, termasuk empat aparatur kecamatan.

    Pelatihan PPRG tersebut, kata Heri, digelar berdasarkan Undang-Undang (UU) atau regulasi yang ada. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan dapat meningkatkan kapasitas keterampilan seluruh peserta pelatihan.

    “Berharap dapat meningkatkan kapasitas dan keterampilan khususnya Focal Point dalam analisis gender yang mampu melakukan praktek analisis gender dan mengintegrasikan isu gender kedalam PPRG,” tandasnya. (Adv)

    (Sf/By)

    Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

    Pemkab PPU Gelar Pelatihan PPRG Bagi Focal Point SKPD

    Penulis:Sahrul|Redaktur:Buniyamin
    28 Mei 2024 pukul 15:30 WITA

    Pemkab PPU saat menggelar pelatihan PPRG bagi focal point SKPD (Dok. Pemkab PPU/Seputarfakta.com)

    Penajam -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) menggelar pelatihan Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) bagi Focal Point atau aparatur Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Hotel Ika Petung, Senin (27/05/2024).

    Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kabupaten (Setkab) PPU, Sodikin mengapresiasi kegiatan yang telah dilaksanakan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) PPU ini.

    Harapannya, kata dia, melalui kegiatan itu dapat meningkatkan keterampilan dan pemahaman kepada tim focal point SKPD dalam melakukan analisis gender. “Jadi nanti dapat memiliki kemampuan yang memadai untuk membuat Gender Analisis Pathway (GAP), Gender Budget Statement (GBS) dan Kerangka Acuan Kerja (KAK) sesuai PPRG,” katanya.

    Dijelaskan Sodikin, PPRG merupakan salah satu dari tujuh persyaratan pengarus utamaan melalui metode GAP, GBS dan KAK, serta program kegiatan yang responsif gender sesuai dengan tugas dan kewenangannya. “Ini dilaksanakan untuk mewujudkan implementasi Pengarusutamaan Gender (PUG) melalui program dan kegiatan semua OPD di PPU,” tuturnya.

    Lebih lanjut, PUG merupakan sebuah strategi yang tertuang dalam Intruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 tahun 2000 yang mengamanatkan kepada seluruh menteri, kepala lembaga, gubernur dan bupati/wali kota untuk mengintegrasikan PUG pada setiap tahapan proses pembangunan.

    “Perkembangan paradigma pembangunan gender saat ini lebih menekankan pada strategi yang dibangun untuk mengintegrasikan gender menjadi satu dimensi integral dalam merencanakan, menganggarkan, melaksanakan, memantau serta mengevaluasi berbagai kebijakan, program dan kegiatan pembangunan di Kabupaten PPU,” terangnya.

    Sodikin berharap para peserta pelatihan dapat mengikuti kegiatan dengan bersungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab, sehingga ilmu dan pengetahuan didapatkan secara maksimal untuk kemajuan Kabupaten PPU sebagai serambi Nusantara.

    Kepala Bidang (Kabid) Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan DP3AP2KB, Heri Handayani mengatakan Kegiatan berlangsung selama dua hari dan diikuti 82 peserta pelatihan dari SDM perencanaan di masing-masing OPD, termasuk empat aparatur kecamatan.

    Pelatihan PPRG tersebut, kata Heri, digelar berdasarkan Undang-Undang (UU) atau regulasi yang ada. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan dapat meningkatkan kapasitas keterampilan seluruh peserta pelatihan.

    “Berharap dapat meningkatkan kapasitas dan keterampilan khususnya Focal Point dalam analisis gender yang mampu melakukan praktek analisis gender dan mengintegrasikan isu gender kedalam PPRG,” tandasnya. (Adv)

    (Sf/By)