Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara
Foto bersama usai acara memperingati Hardiknas 2024 di Pemkab PPU (Humas Pemkab PPU/Seputarfakta.com)
Penajam - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) menyerahkan sejumlah penghargaan pendidikan pada momentum memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2024.
Penghargaan tersebut diberikan untuk dua sekolah, satu siswa dan seorang guru. Kemudian penghargaan untuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bankaltimtara atas partisipai dalam peningkatan SDM di bidang pendidikan.
Dua sekolah yang mendapat penghargaan adalah SMPN 1 PPU sebagai sekolah inspiratif pencegahan perundungan tingkat Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudrisetek) RI dan SDN 013 Penajam sebagai Sekolah Adiwiyata tingkat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI.
Sedangkan satu siswa diberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi dari prestasi.
Siswa tersebut adalah M Widan Fahmi asal SDN 014 Penajam yang telah meraih juara 1 tahfiz Surah Al-Baqarah putra tingka Provinsi Kaltim.
Pemkab PPU turut memberikan penghargaan kepada salah satu guru SDN 005 Penajam yang bernama Asnan atas dedikasi mengabdi di sekolah terpencil tingkat Kabupaten PPU.
Pemberian penghargaan ini merupakan bagian dari rangkaian memperingati Hardiknas termasuk digelar upacara peringatan Hardiknas yang diikuti unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala OPD dan sejumlah guru.
Agenda ini berlangsung di Kantor Bupati PPU pada Kamis (2/5/2024) kemarin.
Dalam upacara yang berlangsung dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) PPU, Tohar dan mengangkat tema Hardiknas 2024 ‘Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar’.
Tohar menuturkan, perjalanan gerakan merdeka belajar dalam lima tahun terakhir bukanlah hal yang mudah, apalagi sempat diperparah akibat pandemi Covid-19 yang berdampak berubahnya proses belajar mengajar dan cara hidup secara drastis.
“Dengan bergotong royong, kita berjuang untuk pulih dan bangkit kembali menjadi jauh lebih kuat,” kata Tohar saat membacakan teks sambutan Mendikbudristek RI.
Saat ini, kata dia, wajah baru pendidikan dan kebudayaan Indonesia sedang dibangun melalui gerakan merdeka belajar.
Ini dianggap pemicu anak-anak Indonesia untuk berani bermimpi karena merasa merdeka saat belajar di kelas.
Para guru juga berani mencoba hal-hal baru karena kepercayaan untuk mengenal dan menilai anak didiknya.
“Semua yang sudah kita upayakan harus dilanjutkan sebagai perjalanan ke arah perwujudan sekolah yang kita cita-citakan,” pungkasnya. (Adv)
(Sf/By)
Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

Foto bersama usai acara memperingati Hardiknas 2024 di Pemkab PPU (Humas Pemkab PPU/Seputarfakta.com)
Penajam - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) menyerahkan sejumlah penghargaan pendidikan pada momentum memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2024.
Penghargaan tersebut diberikan untuk dua sekolah, satu siswa dan seorang guru. Kemudian penghargaan untuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bankaltimtara atas partisipai dalam peningkatan SDM di bidang pendidikan.
Dua sekolah yang mendapat penghargaan adalah SMPN 1 PPU sebagai sekolah inspiratif pencegahan perundungan tingkat Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudrisetek) RI dan SDN 013 Penajam sebagai Sekolah Adiwiyata tingkat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI.
Sedangkan satu siswa diberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi dari prestasi.
Siswa tersebut adalah M Widan Fahmi asal SDN 014 Penajam yang telah meraih juara 1 tahfiz Surah Al-Baqarah putra tingka Provinsi Kaltim.
Pemkab PPU turut memberikan penghargaan kepada salah satu guru SDN 005 Penajam yang bernama Asnan atas dedikasi mengabdi di sekolah terpencil tingkat Kabupaten PPU.
Pemberian penghargaan ini merupakan bagian dari rangkaian memperingati Hardiknas termasuk digelar upacara peringatan Hardiknas yang diikuti unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala OPD dan sejumlah guru.
Agenda ini berlangsung di Kantor Bupati PPU pada Kamis (2/5/2024) kemarin.
Dalam upacara yang berlangsung dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) PPU, Tohar dan mengangkat tema Hardiknas 2024 ‘Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar’.
Tohar menuturkan, perjalanan gerakan merdeka belajar dalam lima tahun terakhir bukanlah hal yang mudah, apalagi sempat diperparah akibat pandemi Covid-19 yang berdampak berubahnya proses belajar mengajar dan cara hidup secara drastis.
“Dengan bergotong royong, kita berjuang untuk pulih dan bangkit kembali menjadi jauh lebih kuat,” kata Tohar saat membacakan teks sambutan Mendikbudristek RI.
Saat ini, kata dia, wajah baru pendidikan dan kebudayaan Indonesia sedang dibangun melalui gerakan merdeka belajar.
Ini dianggap pemicu anak-anak Indonesia untuk berani bermimpi karena merasa merdeka saat belajar di kelas.
Para guru juga berani mencoba hal-hal baru karena kepercayaan untuk mengenal dan menilai anak didiknya.
“Semua yang sudah kita upayakan harus dilanjutkan sebagai perjalanan ke arah perwujudan sekolah yang kita cita-citakan,” pungkasnya. (Adv)
(Sf/By)