Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara
Kepala BKPSDM PPU, Ahmad Usman. (Istimewa)
Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) akan melakukan open bidding atau lelang jabatan di dua instansi pemerintahan yang lowong pejabat definitif.
Dua Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) yang kosong tersebut yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) PPU.
Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) PPU, Ahmad Usman ketika ditemui awak media menjelaskan bahwa proses untuk pelaksanaan open bidding telah dilakukan jajarannya.
Terlebih, surat permohonan untuk menjadi panitia seleksi atau Pansel open bidding dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Mulawarman (Unmul), Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) telah mereka terima.
“Itu (surat jawaban) jadi acuan untuk menyusun panselnya lalu di SK-kan Pj Bupati,” ungkap Ahmad, Jumat (22/3/2024).
Setelah nantinya mendapatkan SK. Maka tim dinilai akan melakukan rapat untuk membahas kebutuhan dalam pelaksanaan open bidding.
Persyaratan hingga jadwal pelaksanaan dan sebagainya dinilai harus dibahas bersama tim yang terdiri dari akademisi, BKN, Pemerintah Provinsi Kaltim dan PPU.
Ahmad Usman tegaskan pemerintah daerah menginginkan pelaksanaan open bidding untuk mendapatkan pejabat definitif di Dinas PUPR dan DPMPTSP PPU berlangsung dalam waktu dekat.
Pengisian pejabat di instansi ini perlu segara dilakukan untuk mendukung jalannya program dan kegiatan yang telah di susun dalam APBD 2024.
“Targetnya jalan bulan ini. Insya Allah segara berproses,” ujarnya.
Diketahui, kekosongan terjadi setelah Penjabat (Pj) Bupati PPU Makmur Marbun menggeser dua pejabat definitif di instansi tersebut dalam rotasi pejabat eselon II atau setingkat kepala dinas belum lama ini.
(Adv)
Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

Kepala BKPSDM PPU, Ahmad Usman. (Istimewa)
Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) akan melakukan open bidding atau lelang jabatan di dua instansi pemerintahan yang lowong pejabat definitif.
Dua Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) yang kosong tersebut yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) PPU.
Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) PPU, Ahmad Usman ketika ditemui awak media menjelaskan bahwa proses untuk pelaksanaan open bidding telah dilakukan jajarannya.
Terlebih, surat permohonan untuk menjadi panitia seleksi atau Pansel open bidding dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Mulawarman (Unmul), Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) telah mereka terima.
“Itu (surat jawaban) jadi acuan untuk menyusun panselnya lalu di SK-kan Pj Bupati,” ungkap Ahmad, Jumat (22/3/2024).
Setelah nantinya mendapatkan SK. Maka tim dinilai akan melakukan rapat untuk membahas kebutuhan dalam pelaksanaan open bidding.
Persyaratan hingga jadwal pelaksanaan dan sebagainya dinilai harus dibahas bersama tim yang terdiri dari akademisi, BKN, Pemerintah Provinsi Kaltim dan PPU.
Ahmad Usman tegaskan pemerintah daerah menginginkan pelaksanaan open bidding untuk mendapatkan pejabat definitif di Dinas PUPR dan DPMPTSP PPU berlangsung dalam waktu dekat.
Pengisian pejabat di instansi ini perlu segara dilakukan untuk mendukung jalannya program dan kegiatan yang telah di susun dalam APBD 2024.
“Targetnya jalan bulan ini. Insya Allah segara berproses,” ujarnya.
Diketahui, kekosongan terjadi setelah Penjabat (Pj) Bupati PPU Makmur Marbun menggeser dua pejabat definitif di instansi tersebut dalam rotasi pejabat eselon II atau setingkat kepala dinas belum lama ini.
(Adv)