Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

    Pemkab PPU Alokasikan Rp13 Miliar untuk Peningkatan Jalan Kawasan Setkab PPU

    Redaktur:Buniyamin
    28 Februari 2024 pukul 19:23 WITA

    Jalan rusak yang berada di belakang Kodim 0913 PPU bakal segera diperbaiki oleh pemerintah daerah karena membahayakan pengendara. (Erwin/Seputarfaktar.com)

    Penajam – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) mengalokasikan Rp13 miliar di APBD murni 2024 ini untuk melakukan peningkatan badan jalan di kawasan kantor pemerintahan, tepatnya di sekitar Sekretariat Kabupaten (Setkab) PPU.

    Peningkatan jalan ini akan dimulai dari belakang kantor Kodim 0913/PPU hingga Pos Damkar Penajam dengan panjang sekitar satu Kilometer (Km) lebih.

    Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PUPR PPU, Petriandy Ponganton Pasulu mengaku akses jalan tersebut memang mengalami kerusakan di sebagian titik dan kerap menuai sorotan masyarakat.

    Pihaknya belum dapat melakukan penanganan sementara karena tahun ini bakal dimaksimalkan dengan riggit beton. “Sebenarnya kemarin rencananya mau diperbaiki, cuma anggarannya masuk tahun ini,” ungkapnya, Rabu (28/2/2024).

    Anggaran yang disediakan pemerintah untuk peningkatan infrastruktur jalan di kawasan kantor pemerintahan ini sekitar Rp13 miliar.

    Sejauh ini, proyek tersebut sudah memasuki proses perencanaan pembangunan. “Sekarang masih dalam tahap perencanaan. Sadi perencanaan dulu, setelah itu selesai baru dilelang fisiknya,” akunya.

    Pelaksanaan lelang fisik ini diperkirakan akan dilakukan pada April 2024 mendatang saat proses perencanaan rampung bulan ini.

    Petriandy mengaku jalan yang kini bermaterial aspal ini akan diganti dengan riggit beton. Pergantian material dilakukan karena kondisi jalannya mengalami kerusakan serta kerap dilintasi kendaraan PUPR yang mengangkut material batu dan alat berat.

    “Kenapa diganti ke riggit karena di belakang ada workshop, jadi biasanya kan kalau pengadaan material pasti melalui jalan itu, bebannya berat makanya di riggit. Aspal yang ada itu digali tepi tetap selevel dengan yang ada,” tutupnya.

    (ADV)

    Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

    Pemkab PPU Alokasikan Rp13 Miliar untuk Peningkatan Jalan Kawasan Setkab PPU

    Redaktur:Buniyamin
    28 Februari 2024 pukul 19:23 WITA

    Jalan rusak yang berada di belakang Kodim 0913 PPU bakal segera diperbaiki oleh pemerintah daerah karena membahayakan pengendara. (Erwin/Seputarfaktar.com)

    Penajam – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) mengalokasikan Rp13 miliar di APBD murni 2024 ini untuk melakukan peningkatan badan jalan di kawasan kantor pemerintahan, tepatnya di sekitar Sekretariat Kabupaten (Setkab) PPU.

    Peningkatan jalan ini akan dimulai dari belakang kantor Kodim 0913/PPU hingga Pos Damkar Penajam dengan panjang sekitar satu Kilometer (Km) lebih.

    Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PUPR PPU, Petriandy Ponganton Pasulu mengaku akses jalan tersebut memang mengalami kerusakan di sebagian titik dan kerap menuai sorotan masyarakat.

    Pihaknya belum dapat melakukan penanganan sementara karena tahun ini bakal dimaksimalkan dengan riggit beton. “Sebenarnya kemarin rencananya mau diperbaiki, cuma anggarannya masuk tahun ini,” ungkapnya, Rabu (28/2/2024).

    Anggaran yang disediakan pemerintah untuk peningkatan infrastruktur jalan di kawasan kantor pemerintahan ini sekitar Rp13 miliar.

    Sejauh ini, proyek tersebut sudah memasuki proses perencanaan pembangunan. “Sekarang masih dalam tahap perencanaan. Sadi perencanaan dulu, setelah itu selesai baru dilelang fisiknya,” akunya.

    Pelaksanaan lelang fisik ini diperkirakan akan dilakukan pada April 2024 mendatang saat proses perencanaan rampung bulan ini.

    Petriandy mengaku jalan yang kini bermaterial aspal ini akan diganti dengan riggit beton. Pergantian material dilakukan karena kondisi jalannya mengalami kerusakan serta kerap dilintasi kendaraan PUPR yang mengangkut material batu dan alat berat.

    “Kenapa diganti ke riggit karena di belakang ada workshop, jadi biasanya kan kalau pengadaan material pasti melalui jalan itu, bebannya berat makanya di riggit. Aspal yang ada itu digali tepi tetap selevel dengan yang ada,” tutupnya.

    (ADV)