Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara
Gedung GOR jadi Kantor Bidang Sapras Disdikpora PPU sementara (Muhammad Sahrul/Seputarfakta.com)
Penajam - Pembangunan gedung Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Penajam Paser Utara (PPU) masih menunggu tahap proses lelang agar pekerjaannya dapat direalisasikan tahun ini.
Kepala Bidang Sapras Disdikpora Kabupaten PPU, Syamsul Adha mengatakan pembangunan gedung untuk berkas sudah masuk di Kelompok Kerja (Pokja) Unit Layanan Pengadaan (ULP) dan kini menunggu kapan lelang diumumkan.
“Hanya tinggal menunggu, sampai sekarang belum ada diumumkan untuk dilelang. Hasil review sudah dilakukan di Pokja ULP,” katanya, Rabu (24/4/2024).
Sejak Maret lalu, pihaknya sudah mengajukan pekerjaan pembangunan gedung Disdikpora untuk dapat dilelang.
Dia khawatir jika terlalu lama, maka akan berdampak terhadap terlambatnya proses pelaksanaan pengerjaan bangunan gedung tipe B berlantai dua tersebut.
“Berharap segera dilaksanakan proses lelangnya, karena semakin lama waktunya, pelaksanaanya bakal semakin sempit untuk dikerjakan,” tuturnya.
Ia memperkirakan bangunan yang menelan anggaran hampir Rp16 Miliar ini bisa dikerjakan selama tujuh bulan, belum lagi melewati tahap perawatan bangunan sebelum ditempati.
“Waktu produktifnya memang dengan bangunan seperti itu bisa selesai sampai dengan tujuh bulan. Tapi bila cuaca tidak memungkinkan, bisa menghambat pengerjaan,” pungkasnya. (adv)
(Sf/By)
Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

Gedung GOR jadi Kantor Bidang Sapras Disdikpora PPU sementara (Muhammad Sahrul/Seputarfakta.com)
Penajam - Pembangunan gedung Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Penajam Paser Utara (PPU) masih menunggu tahap proses lelang agar pekerjaannya dapat direalisasikan tahun ini.
Kepala Bidang Sapras Disdikpora Kabupaten PPU, Syamsul Adha mengatakan pembangunan gedung untuk berkas sudah masuk di Kelompok Kerja (Pokja) Unit Layanan Pengadaan (ULP) dan kini menunggu kapan lelang diumumkan.
“Hanya tinggal menunggu, sampai sekarang belum ada diumumkan untuk dilelang. Hasil review sudah dilakukan di Pokja ULP,” katanya, Rabu (24/4/2024).
Sejak Maret lalu, pihaknya sudah mengajukan pekerjaan pembangunan gedung Disdikpora untuk dapat dilelang.
Dia khawatir jika terlalu lama, maka akan berdampak terhadap terlambatnya proses pelaksanaan pengerjaan bangunan gedung tipe B berlantai dua tersebut.
“Berharap segera dilaksanakan proses lelangnya, karena semakin lama waktunya, pelaksanaanya bakal semakin sempit untuk dikerjakan,” tuturnya.
Ia memperkirakan bangunan yang menelan anggaran hampir Rp16 Miliar ini bisa dikerjakan selama tujuh bulan, belum lagi melewati tahap perawatan bangunan sebelum ditempati.
“Waktu produktifnya memang dengan bangunan seperti itu bisa selesai sampai dengan tujuh bulan. Tapi bila cuaca tidak memungkinkan, bisa menghambat pengerjaan,” pungkasnya. (adv)
(Sf/By)