Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara
Kadis Dishub PPU, Alimuddin.(Istimewa)
Penajam - Dinas Perhubungan (Dishub) Penajam Paser Utara (PPU) berupaya mengoptimalkan penerimaan retribusi dari sektor parkir tempat khusus kendaraan untuk menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan cara menurunkan 20 petugas parkir pada September 2024.
Kepala Dishub PPU, Alimuddin mengatakan ada dua lokasi titik tempat parkir khusus yang dikelola oleh pihaknya, yakni Pasar Induk Penajam dan Pasar Babulu.
Di mana satu pasar terdapat 10 petugas parkir yang bertugas memungut retribusi parkir, sehingga retribusi pada sektor parkir dipastikan mencapai target PAD senilai Rp600 juta di 2024 ini.
“Dengan diturunkannya 20 petugas parkir itu, diharapkan pada bulan ini ada peningkatan pungutan retribusi pada sektor parkir tempat khusus, terutama di Pasar Induk Penajam dan Pasar Babulu yang merupakan wilayah yang kami kelola,” ucap Alimuddin, Senin (9/9/2024).
Alimuddin menyebut tarif yang dikenakan pada kendaraan roda dua senilai Rp2 ribu dan kendaraan roda empat senilai Rp4 ribu yang sudah ditetapkan dalam Peraturan Daerah (Perda).
“Untuk saat ini lokasi parkir resmi di PPU baru dua saja di Pasar Induk Penajam dan Pasar Babulu, tetapi kami berencana mengusulkan pengelolaan pasar yang berada di Kelurahan Riko, Waru dan Petung,” ungkap Alimuddin.
Tetapi, kata Alimuddin, dalam proses pemungutan retribusi dari sektor parkir tempat khusus kendaraan masih terjadi kendala, yakni jumlah petugas parkir yang cukup terbatas dan ada petugas parkir yang mengelola tempat tersebut secara tidak resmi.
“Kendala pemungutan itu terkadang sering terjadi, tetapi kami upayakan meminimalisir dampak yang ditimbulkan dari kendala itu,” jelas Alimuddin.
Meski begitu, pihaknya masih berfokus pada pembenahan sarana dan prasarana demi memaksimalkan pendapatan retribusi parkir untuk menyumbang pundi-pundi ke PAD.
“Kedua pasar itu rencananya akan kita pasangkan portal dan rencananya akan dibuatkan kantor untuk petugas kami yang sedang bertugas di sana,” pungkasnya. (adv)
(Sf/By)
Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

Kadis Dishub PPU, Alimuddin.(Istimewa)
Penajam - Dinas Perhubungan (Dishub) Penajam Paser Utara (PPU) berupaya mengoptimalkan penerimaan retribusi dari sektor parkir tempat khusus kendaraan untuk menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan cara menurunkan 20 petugas parkir pada September 2024.
Kepala Dishub PPU, Alimuddin mengatakan ada dua lokasi titik tempat parkir khusus yang dikelola oleh pihaknya, yakni Pasar Induk Penajam dan Pasar Babulu.
Di mana satu pasar terdapat 10 petugas parkir yang bertugas memungut retribusi parkir, sehingga retribusi pada sektor parkir dipastikan mencapai target PAD senilai Rp600 juta di 2024 ini.
“Dengan diturunkannya 20 petugas parkir itu, diharapkan pada bulan ini ada peningkatan pungutan retribusi pada sektor parkir tempat khusus, terutama di Pasar Induk Penajam dan Pasar Babulu yang merupakan wilayah yang kami kelola,” ucap Alimuddin, Senin (9/9/2024).
Alimuddin menyebut tarif yang dikenakan pada kendaraan roda dua senilai Rp2 ribu dan kendaraan roda empat senilai Rp4 ribu yang sudah ditetapkan dalam Peraturan Daerah (Perda).
“Untuk saat ini lokasi parkir resmi di PPU baru dua saja di Pasar Induk Penajam dan Pasar Babulu, tetapi kami berencana mengusulkan pengelolaan pasar yang berada di Kelurahan Riko, Waru dan Petung,” ungkap Alimuddin.
Tetapi, kata Alimuddin, dalam proses pemungutan retribusi dari sektor parkir tempat khusus kendaraan masih terjadi kendala, yakni jumlah petugas parkir yang cukup terbatas dan ada petugas parkir yang mengelola tempat tersebut secara tidak resmi.
“Kendala pemungutan itu terkadang sering terjadi, tetapi kami upayakan meminimalisir dampak yang ditimbulkan dari kendala itu,” jelas Alimuddin.
Meski begitu, pihaknya masih berfokus pada pembenahan sarana dan prasarana demi memaksimalkan pendapatan retribusi parkir untuk menyumbang pundi-pundi ke PAD.
“Kedua pasar itu rencananya akan kita pasangkan portal dan rencananya akan dibuatkan kantor untuk petugas kami yang sedang bertugas di sana,” pungkasnya. (adv)
(Sf/By)