Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

    Makmur Marbun Tinjau dan Berikan Bantuan ke Warga Terdampak Banjir di Babulu

    Penulis:Muhammad Sahrul|Redaktur:Buniyamin
    13 Mei 2024 pukul 17:14 WITA

    Pj Bupati PPU, Makmur Marbun saat menyerahkan bantuan ke warga terdampak banjir (Humas Pemkab PPU/Seputarfakta.com)

    Penajam - Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun kembali meninjau lokasi banjir sekaligus memberikan bantuan ke warga terdampak di Desa Gunung Mulia dan Desa Labangka Barat, Kecamatan Babulu, Kabupaten PPU.

    Makmur Marbun mengatakan pemerintah harus hadir ketika masyarakat mengalami musibah, bahkan saat tidak ada musibah sekalipun.

    Menurutnya, seorang kepala daerah tidak hanya menerima laporan, tetapi harus turun langsung ke lapangan untuk memastikan langsung persoalan yang terjadi. 

    "Ketika saya diberitahu bahwa wilayah ini terjadi banjir, saya langsung turun untuk mengecek langsung dan menemui masyarakat yang menjadi korban," kata Makmur Marbun saat menyerahkan bantuan ke warga terdampak banjir di Desa Gunung Mulia, Minggu (12/5/2024).

    Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu kebutuhan warga terdampak selama satu hingga dua hari ke depan.
    "Bantuan ini untuk menyemangati bapak dan Ibu sekalian. Artinya pemerintah setiap saat hadir, baik ketika senang maupun susah," tuturnya.

    Makmur Marbun mengaku hampir seluruh waktunya dihabiskan untuk melayani masyarakat PPU. "Saya hanya butuh waktu empat jam dalam sehari semalam untuk istirahat, untuk kepentingan pribadi saya," tegasnya.

    Ia juga meninjau sejumlah aliran sungai yang diperkirakan menjadi penyebab terjadinya banjir di wilayah itu dan mengintruksikan untuk dilakukan pengerukan dengan menggunakan alat berat yang ada. 

    "Saya minta segera turunkan alat berat untuk melakukan pengerukan aliran sungai ini. Pekan depan, saya pastikan akan kembali ke sini untuk melakukan pengecekan," kata Makmur Marbun. 

    Makmur Marbun mengaku harus ada langkah antisipasi terlebih dahulu sebelum terjadi bencana banjir. Begitu juga ketika musim kemarau, harus dapat mengantisipasi terjadinya bencana kebakaran.

    "Untuk menghindari banjir saat musim hujan, seluruh selokan harus kita bersihkan. Sebaliknya jika musim kemarau, maka kita mempersiapkan agar tidak terjadinya kekeringan yang bisa menyebabkan kebakaran hutan," jelas dia. 

    Makmur Marbun turut didampingi oleh Kepala BPBD PPU Kuncoro, Camat Babulu Kansip dan sejumlah pejabat terkait lainnya. (adv)

    (Sf/By)

    Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

    Makmur Marbun Tinjau dan Berikan Bantuan ke Warga Terdampak Banjir di Babulu

    Penulis:Muhammad Sahrul|Redaktur:Buniyamin
    13 Mei 2024 pukul 17:14 WITA

    Pj Bupati PPU, Makmur Marbun saat menyerahkan bantuan ke warga terdampak banjir (Humas Pemkab PPU/Seputarfakta.com)

    Penajam - Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun kembali meninjau lokasi banjir sekaligus memberikan bantuan ke warga terdampak di Desa Gunung Mulia dan Desa Labangka Barat, Kecamatan Babulu, Kabupaten PPU.

    Makmur Marbun mengatakan pemerintah harus hadir ketika masyarakat mengalami musibah, bahkan saat tidak ada musibah sekalipun.

    Menurutnya, seorang kepala daerah tidak hanya menerima laporan, tetapi harus turun langsung ke lapangan untuk memastikan langsung persoalan yang terjadi. 

    "Ketika saya diberitahu bahwa wilayah ini terjadi banjir, saya langsung turun untuk mengecek langsung dan menemui masyarakat yang menjadi korban," kata Makmur Marbun saat menyerahkan bantuan ke warga terdampak banjir di Desa Gunung Mulia, Minggu (12/5/2024).

    Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu kebutuhan warga terdampak selama satu hingga dua hari ke depan.
    "Bantuan ini untuk menyemangati bapak dan Ibu sekalian. Artinya pemerintah setiap saat hadir, baik ketika senang maupun susah," tuturnya.

    Makmur Marbun mengaku hampir seluruh waktunya dihabiskan untuk melayani masyarakat PPU. "Saya hanya butuh waktu empat jam dalam sehari semalam untuk istirahat, untuk kepentingan pribadi saya," tegasnya.

    Ia juga meninjau sejumlah aliran sungai yang diperkirakan menjadi penyebab terjadinya banjir di wilayah itu dan mengintruksikan untuk dilakukan pengerukan dengan menggunakan alat berat yang ada. 

    "Saya minta segera turunkan alat berat untuk melakukan pengerukan aliran sungai ini. Pekan depan, saya pastikan akan kembali ke sini untuk melakukan pengecekan," kata Makmur Marbun. 

    Makmur Marbun mengaku harus ada langkah antisipasi terlebih dahulu sebelum terjadi bencana banjir. Begitu juga ketika musim kemarau, harus dapat mengantisipasi terjadinya bencana kebakaran.

    "Untuk menghindari banjir saat musim hujan, seluruh selokan harus kita bersihkan. Sebaliknya jika musim kemarau, maka kita mempersiapkan agar tidak terjadinya kekeringan yang bisa menyebabkan kebakaran hutan," jelas dia. 

    Makmur Marbun turut didampingi oleh Kepala BPBD PPU Kuncoro, Camat Babulu Kansip dan sejumlah pejabat terkait lainnya. (adv)

    (Sf/By)