Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara
Penajam - Mantan Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun terlihat tak sanggup menahan air matanya saat acara pisah sambut Pj Bupati PPU di Gedung Dome Anden Oko, Kelurahan Nipah-nipah, Kecamatan Penajam, Jumat (20/9/2024).
Pada kegiatan tersebut, seisi tempat diselimuti suasana haru dengan perpisahan pemimpin yang telah berjasa terhadap pembangunan, perkembangan Sumber Daya Manusia (SDM), pertumbuhan dan peningkatan ekonomi di PPU sejak setahun belakangan ini.
Dalam sambutannya, Makmur Marbun menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pegawai hingga masyarakat karena telah memberikannya kesempatan untuk memimpin dan mengatur wilayah yang ditetapkan sebagai Ibu Kota Baru Indonesia ini.
Marbun pun mengaku di masa kepemimpinannya rela mengerahkan seluruh waktu dan tenaganya agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat PPU.
“Semenjak pertama kali saya menginjak kaki di PPU ini, saya langsung memiliki tekad untuk mengubah PPU ini menjadi wilayah yang membanggakan bagi semuanya. Bahkan selama 20 jam per hari, waktu saya pakai untuk mendedikasikan diri kepada bapak dan ibu serta masyarakat semua. Bahkan saya tidak kenal lelah demi mewujudkan impian kita bersama,” ucap Marbun, Jumat (20/9/2024).
Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada semua yang telah ikut mendedikasikan diri untuk masyarakat. Selama setahun menjabat, berbagai penghargaan bergengsi pun telah diperolehnya.
Jika dihitung, maka jumlahnya sudah mencapai 26 penghargaan dan keberhasilan itu tidak lepas dari peran bersama.
Selain itu, air matanya pun tumpah ketika memikirkan bagaimana nasib pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) saat tidak lagi menjabat sebagai pemimpin PPU.
Dia mengaku tidak sanggup mendengar rintihan suara masyarakat yang menanyakan, ketika dirinya nanti beranjak pergi dari PPU apakah acara UMKM yang rutin digelar di alun-alun depan kantor Pemkab PPU pada malam Minggu masih dilanjutkan atau tidak.
“Saya tidak sanggup mengingat saat mendengar para pelaku UMKM menanyakan kegiatan yang rutin digelar itu. Mereka mengaku khawatir ketika mengetahui bahwa saya akan meninggalkan PPU. Agar mereka tidak khawatir lagi, saya titip kepada Pj Bupati PPU yang baru ataupun kepala daerah yang terpilih nanti untuk terus melanjutkan kegiatan UMKM,” pesannya.
Di akhir sambutannya, Marbun mengucapkan terimakasih dan permintaan maaf atas perlakuan yang tidak mengenakkan saat menjabat sebagai Pj Bupati PPU selama setahun kepada bapak dan ibu beserta masyarakat semua. (adv)
(Sf/By)
Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

Penajam - Mantan Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun terlihat tak sanggup menahan air matanya saat acara pisah sambut Pj Bupati PPU di Gedung Dome Anden Oko, Kelurahan Nipah-nipah, Kecamatan Penajam, Jumat (20/9/2024).
Pada kegiatan tersebut, seisi tempat diselimuti suasana haru dengan perpisahan pemimpin yang telah berjasa terhadap pembangunan, perkembangan Sumber Daya Manusia (SDM), pertumbuhan dan peningkatan ekonomi di PPU sejak setahun belakangan ini.
Dalam sambutannya, Makmur Marbun menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pegawai hingga masyarakat karena telah memberikannya kesempatan untuk memimpin dan mengatur wilayah yang ditetapkan sebagai Ibu Kota Baru Indonesia ini.
Marbun pun mengaku di masa kepemimpinannya rela mengerahkan seluruh waktu dan tenaganya agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat PPU.
“Semenjak pertama kali saya menginjak kaki di PPU ini, saya langsung memiliki tekad untuk mengubah PPU ini menjadi wilayah yang membanggakan bagi semuanya. Bahkan selama 20 jam per hari, waktu saya pakai untuk mendedikasikan diri kepada bapak dan ibu serta masyarakat semua. Bahkan saya tidak kenal lelah demi mewujudkan impian kita bersama,” ucap Marbun, Jumat (20/9/2024).
Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada semua yang telah ikut mendedikasikan diri untuk masyarakat. Selama setahun menjabat, berbagai penghargaan bergengsi pun telah diperolehnya.
Jika dihitung, maka jumlahnya sudah mencapai 26 penghargaan dan keberhasilan itu tidak lepas dari peran bersama.
Selain itu, air matanya pun tumpah ketika memikirkan bagaimana nasib pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) saat tidak lagi menjabat sebagai pemimpin PPU.
Dia mengaku tidak sanggup mendengar rintihan suara masyarakat yang menanyakan, ketika dirinya nanti beranjak pergi dari PPU apakah acara UMKM yang rutin digelar di alun-alun depan kantor Pemkab PPU pada malam Minggu masih dilanjutkan atau tidak.
“Saya tidak sanggup mengingat saat mendengar para pelaku UMKM menanyakan kegiatan yang rutin digelar itu. Mereka mengaku khawatir ketika mengetahui bahwa saya akan meninggalkan PPU. Agar mereka tidak khawatir lagi, saya titip kepada Pj Bupati PPU yang baru ataupun kepala daerah yang terpilih nanti untuk terus melanjutkan kegiatan UMKM,” pesannya.
Di akhir sambutannya, Marbun mengucapkan terimakasih dan permintaan maaf atas perlakuan yang tidak mengenakkan saat menjabat sebagai Pj Bupati PPU selama setahun kepada bapak dan ibu beserta masyarakat semua. (adv)
(Sf/By)