Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

    Mabicab dan Kwarcab PPU Resmi Dilantik, Pemda Dukung Program Lewat Dana Hibah

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    19 Mei 2025 pukul 16:12 WITA

    Bupati sekaligus Mabicab PPU, Mudyat Noor bersama Kwarcab PPU, Sudirman saat dilantik Kwarcab Kaltim, Fachruddin Djaprie di aula lantai I kantor Setkab PPU, Senin (19/5/2025).(Foto : Agus Saputra/Seputarfakta.com)

    Penajam - Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) dan Pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka (Kwarcab) baru periode 2024-2029 resmi dilantik di aula lantai I Setkab, Senin (19/5/2025).

    Bupati sekaligus Ketua Mabicab PPU 2024-2029, Mudyat Noor menekankan pentingnya kolaborasi antara mabicab, kwarcab dan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mendukung pembangunan daerah, terutama menyangkut soal pengembangan karakter generasi muda.

    “Kami mengharapkan mabicab dan kwarcab dapat saling berkolaborasi dalam proses pembangunan PPU ke depan,” ucap Mudyat.

    Ia mengaku siap mendukung program-program dan berbagai terobosan yang akan dijalankan kwarcab dalam lima tahun ke depan dengan mengucurkan dana hibah setiap tahunnya.

    “Anggaran untuk pelaksanaan program kwarcab mungkin akan menggunakan dana hibah karena kwarcab inikan merupakan organisasi yang boleh mendapatkan (dana hibah) secara rutin atau setiap tahun. Jadi saya pikir tidak masalah dan kita dari Pemda PPU pasti mendukung langkah-langkah dari kwarcab,” ungkapnya.

    Ketua Kwarcab PPU 2024-2029, Sudirman mengaku akan terus menjalankan dan mengevaluasi program yang telah berlangsung sejak periode sebelumnya, seperti pengembang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), menarik minat generasi muda bertani dan lainnya.

    “Pramuka harus hadir dalam mewujudkan ketahanan pangan dengan mengajak generasi muda untuk terlibat dalam sektor pertanian. Ini merupakan tujuan dasar kita,” bebernya.

    Sudirman pun mengharapkan pemerintah daerah dapat menyisihkan anggaran untuk mendukung program-program yang akan dijalankan dalam lima tahun ke depan.

    “Tentu untuk menjalankan program-program tersebut, kita setidaknya mendapat dukungan melalui pengalokasian anggaran,” tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)

    Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

    Mabicab dan Kwarcab PPU Resmi Dilantik, Pemda Dukung Program Lewat Dana Hibah

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    19 Mei 2025 pukul 16:12 WITA

    Bupati sekaligus Mabicab PPU, Mudyat Noor bersama Kwarcab PPU, Sudirman saat dilantik Kwarcab Kaltim, Fachruddin Djaprie di aula lantai I kantor Setkab PPU, Senin (19/5/2025).(Foto : Agus Saputra/Seputarfakta.com)

    Penajam - Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) dan Pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka (Kwarcab) baru periode 2024-2029 resmi dilantik di aula lantai I Setkab, Senin (19/5/2025).

    Bupati sekaligus Ketua Mabicab PPU 2024-2029, Mudyat Noor menekankan pentingnya kolaborasi antara mabicab, kwarcab dan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mendukung pembangunan daerah, terutama menyangkut soal pengembangan karakter generasi muda.

    “Kami mengharapkan mabicab dan kwarcab dapat saling berkolaborasi dalam proses pembangunan PPU ke depan,” ucap Mudyat.

    Ia mengaku siap mendukung program-program dan berbagai terobosan yang akan dijalankan kwarcab dalam lima tahun ke depan dengan mengucurkan dana hibah setiap tahunnya.

    “Anggaran untuk pelaksanaan program kwarcab mungkin akan menggunakan dana hibah karena kwarcab inikan merupakan organisasi yang boleh mendapatkan (dana hibah) secara rutin atau setiap tahun. Jadi saya pikir tidak masalah dan kita dari Pemda PPU pasti mendukung langkah-langkah dari kwarcab,” ungkapnya.

    Ketua Kwarcab PPU 2024-2029, Sudirman mengaku akan terus menjalankan dan mengevaluasi program yang telah berlangsung sejak periode sebelumnya, seperti pengembang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), menarik minat generasi muda bertani dan lainnya.

    “Pramuka harus hadir dalam mewujudkan ketahanan pangan dengan mengajak generasi muda untuk terlibat dalam sektor pertanian. Ini merupakan tujuan dasar kita,” bebernya.

    Sudirman pun mengharapkan pemerintah daerah dapat menyisihkan anggaran untuk mendukung program-program yang akan dijalankan dalam lima tahun ke depan.

    “Tentu untuk menjalankan program-program tersebut, kita setidaknya mendapat dukungan melalui pengalokasian anggaran,” tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)