Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

    Kurangi Polusi Udara, DLH Lakukan Uji Emisi Terhadap Ratusan Kendaraan Dinas

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Buniyamin
    15 Oktober 2024 pukul 14:32 WITA

    Salah satu petugas melakukan uji emisi terhadap kendaraan dinas di Lapangan Bundar Islamic Center, Selasa (15/10/2024).(Foto:Agus Saputra/Seputarfakta.com)

    Penajam – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Penajam Paser Utara (PPU) melakukan uji emisi terhadap kendaraan dinas ataupun milik Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lapangan Bundar Islamic Center atau halaman kantor DLH PPU, Selasa (15/10/2024).

    Kepala DLH PPU, Safwana mengatakan pengujian emisi ini berfokus pada kendaraan yang menggunakan bahan bakar jenis pertamax.

    Tujuan kegiatan ini, kata dia, untuk mengurangi polusi udara dan merupakan salah satu langkah serta Upaya dalam menciptakan lingkungan yang sehat.

    “Ini adalah komitmen kita untuk memastikan kondisi dan kualitas lingkungan sekitar kita tetap terjaga dan asri. Jika lingkungan kita dibiarkan begitu saja dan tak diperhatikan dengan baik, maka bisa mengakibatkan gangguan kesehatan pada kita semua,” ucap Safwana.

    Berdasarkan data yang dihimpun Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) PPU, total kendaraan dinas sekitar 200 lebih dan jumlah kendaraan dinas yang ditargetkan sekitar 100 unit. Sebab, angka tersebut merupakan kendaraan dinas yang menggunakan bahan bakar jenis pertamax.

    “Meskipun 100 unit itu kita tetapkan sebagai kendaraan yang patut di uji emisi, tetapi jika ajuan ataupun permintaan untuk pengecekan melebihi batas, maka kami dengan senang hati akan tetap melakukannya,” ungkap Safwana.

    Kata dia, kendaraan yang dinyatakan lolos uji emisi akan diberikan stiker dan ditempel di kendaraan dinas tersebut. Sedangkan yang tidak lolos, bakal diberikan surat keterangan yang menyatakan kendaraan tersebut perlu dilakukan servis atau perbaikan.

    “Pengujian itu dilakukan pada sistem pembuangan atau lebih tepatnya di bagian knalpot kendaraan dan kami sarankan bagi yang tidak lolos untuk segera dilakukan perawatan,” pungkasnya. (Adv)

    (Sf/By)

    Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

    Kurangi Polusi Udara, DLH Lakukan Uji Emisi Terhadap Ratusan Kendaraan Dinas

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Buniyamin
    15 Oktober 2024 pukul 14:32 WITA

    Salah satu petugas melakukan uji emisi terhadap kendaraan dinas di Lapangan Bundar Islamic Center, Selasa (15/10/2024).(Foto:Agus Saputra/Seputarfakta.com)

    Penajam – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Penajam Paser Utara (PPU) melakukan uji emisi terhadap kendaraan dinas ataupun milik Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lapangan Bundar Islamic Center atau halaman kantor DLH PPU, Selasa (15/10/2024).

    Kepala DLH PPU, Safwana mengatakan pengujian emisi ini berfokus pada kendaraan yang menggunakan bahan bakar jenis pertamax.

    Tujuan kegiatan ini, kata dia, untuk mengurangi polusi udara dan merupakan salah satu langkah serta Upaya dalam menciptakan lingkungan yang sehat.

    “Ini adalah komitmen kita untuk memastikan kondisi dan kualitas lingkungan sekitar kita tetap terjaga dan asri. Jika lingkungan kita dibiarkan begitu saja dan tak diperhatikan dengan baik, maka bisa mengakibatkan gangguan kesehatan pada kita semua,” ucap Safwana.

    Berdasarkan data yang dihimpun Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) PPU, total kendaraan dinas sekitar 200 lebih dan jumlah kendaraan dinas yang ditargetkan sekitar 100 unit. Sebab, angka tersebut merupakan kendaraan dinas yang menggunakan bahan bakar jenis pertamax.

    “Meskipun 100 unit itu kita tetapkan sebagai kendaraan yang patut di uji emisi, tetapi jika ajuan ataupun permintaan untuk pengecekan melebihi batas, maka kami dengan senang hati akan tetap melakukannya,” ungkap Safwana.

    Kata dia, kendaraan yang dinyatakan lolos uji emisi akan diberikan stiker dan ditempel di kendaraan dinas tersebut. Sedangkan yang tidak lolos, bakal diberikan surat keterangan yang menyatakan kendaraan tersebut perlu dilakukan servis atau perbaikan.

    “Pengujian itu dilakukan pada sistem pembuangan atau lebih tepatnya di bagian knalpot kendaraan dan kami sarankan bagi yang tidak lolos untuk segera dilakukan perawatan,” pungkasnya. (Adv)

    (Sf/By)