Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

    Komitmen Tingkatkan Layanan Air Bersih, Pemkab PPU Raih Penghargaan Nasional

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    12 Juni 2025 pukul 15:44 WITA

    Bupati PPU, Mudyat Noor saat menerima penghargaan tingkat nasional di Jakarta.(Dok: Humassetkabppu)

    Penajam - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) kembali menorehkan penghargaan gemilang di tingkat Nasional. 

    Terbaru, Pemkab PPU meraih penghargaan terkait komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat soal pembiayaan maupun pengembangan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) air minum.

    Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto kepada Bupati PPU, Mudyat Noor di Gedung Indonesia Water dan Wastewater Expo Forum (IWWEF) Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (12/6/2025). 

    "Kami berharap penghargaan ini mampu menjadi motivasi dan pemicu semangat bagi BUMD kita, dalam hal ini adalah Perumda Air Minum Danum Taka untuk lebih maksimal, dalam rangka meningkatkan pelayanan khususnya air bersih kepada masyarakat PPU," ucap Mudyat Noor.

    Mudyat Noor menyebut kini cakupan air bersih di lingkungan masyarakat, baik secara nasional maupun di tingkat kabupaten masih tergolong  rendah. 

    Ia berharap pelayanan air bersih di PPU semakin baik melalui berbagai terobosan yang terus dilakukan pemerintah daerah.

    "Target kita ke depan bagaimana meningkatkan jumlah penerima manfaat air bersih di lingkungan masyarakat paling tidak 50-60 persen," harapnya. 

    Direktur Perumda Danum Taka PPU, Abdul Rasyid mengatakan penghargaan itu merupakan apresiasi langsung dari Kemendagri RI melalui Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi) atas keterlibatan pemda dalam peningkatan cakupan layanan air bersih.

    "Alhamdulillah PPU dinilai cukup memberikan kontribusi dari sekian banyak kabupaten/kota di Indonesia. Kita termasuk dari 32 kabupaten/kota yang dianggap berkontribusi terhadap cakupan layanan kepada masyarakat," beber Abdul Rasyid. 

    Sebelum diganjar penghargaan tingkat nasional, Perumda Danum Taka telah melakukan berbagai langkah positif, salah satunya menjalin kerja sama dengan PUPR untuk mendesain perencanaan dari program perpipaan.

    "Seperti kita ketahui dari 58 desa dan kelurahan di PPU saat ini kita baru mampu melayani sekitar 26 kelurahan dan desa. PR kita masih sekitar 32 kelurahan dan desa lagi ke depan," jelas Abdul Rasyid. 

    Perumda Danum Taka berkomitmen akan terus meningkatkan cakupan layanan air bersih setiap tahunnya hingga seluruh desa dan kelurahan di PPU dapat merasakannya secara merata.

    "Semoga ke depan pelayanan air bersih kepada masyarakat semakin meningkat seiring upaya yang terus kami lakukan," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)

    Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

    Komitmen Tingkatkan Layanan Air Bersih, Pemkab PPU Raih Penghargaan Nasional

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    12 Juni 2025 pukul 15:44 WITA

    Bupati PPU, Mudyat Noor saat menerima penghargaan tingkat nasional di Jakarta.(Dok: Humassetkabppu)

    Penajam - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) kembali menorehkan penghargaan gemilang di tingkat Nasional. 

    Terbaru, Pemkab PPU meraih penghargaan terkait komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat soal pembiayaan maupun pengembangan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) air minum.

    Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto kepada Bupati PPU, Mudyat Noor di Gedung Indonesia Water dan Wastewater Expo Forum (IWWEF) Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (12/6/2025). 

    "Kami berharap penghargaan ini mampu menjadi motivasi dan pemicu semangat bagi BUMD kita, dalam hal ini adalah Perumda Air Minum Danum Taka untuk lebih maksimal, dalam rangka meningkatkan pelayanan khususnya air bersih kepada masyarakat PPU," ucap Mudyat Noor.

    Mudyat Noor menyebut kini cakupan air bersih di lingkungan masyarakat, baik secara nasional maupun di tingkat kabupaten masih tergolong  rendah. 

    Ia berharap pelayanan air bersih di PPU semakin baik melalui berbagai terobosan yang terus dilakukan pemerintah daerah.

    "Target kita ke depan bagaimana meningkatkan jumlah penerima manfaat air bersih di lingkungan masyarakat paling tidak 50-60 persen," harapnya. 

    Direktur Perumda Danum Taka PPU, Abdul Rasyid mengatakan penghargaan itu merupakan apresiasi langsung dari Kemendagri RI melalui Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi) atas keterlibatan pemda dalam peningkatan cakupan layanan air bersih.

    "Alhamdulillah PPU dinilai cukup memberikan kontribusi dari sekian banyak kabupaten/kota di Indonesia. Kita termasuk dari 32 kabupaten/kota yang dianggap berkontribusi terhadap cakupan layanan kepada masyarakat," beber Abdul Rasyid. 

    Sebelum diganjar penghargaan tingkat nasional, Perumda Danum Taka telah melakukan berbagai langkah positif, salah satunya menjalin kerja sama dengan PUPR untuk mendesain perencanaan dari program perpipaan.

    "Seperti kita ketahui dari 58 desa dan kelurahan di PPU saat ini kita baru mampu melayani sekitar 26 kelurahan dan desa. PR kita masih sekitar 32 kelurahan dan desa lagi ke depan," jelas Abdul Rasyid. 

    Perumda Danum Taka berkomitmen akan terus meningkatkan cakupan layanan air bersih setiap tahunnya hingga seluruh desa dan kelurahan di PPU dapat merasakannya secara merata.

    "Semoga ke depan pelayanan air bersih kepada masyarakat semakin meningkat seiring upaya yang terus kami lakukan," tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)