Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara
Deputi Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Komite Ekraf PPU, Sandri Ernamurti.(Foto:Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf) Penajam Paser Utara (PPU) berencana akan memindahkan lokasi pentas seni dan gebyar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang rutin digelar setiap malam Minggu, di Alun-alun depan Kantor Bupati PPU ke Halaman Stadion Panglima Sentik.
Deputi Bidang Pariwisata dan Ekraf Komite Ekraf PPU, Sandri Ernamurti mengatakan bahwa peralihan tempat kegiatan akhir pekan yang telah menjadi ladang penghasilan bagi pelaku UMKM tersebut, bertujuan agar keamanan di lingkungan pemerintah tetap terjaga, mengingat pusat agenda rutin itu dilaksanakan tepat di depan Kantor Bupati PPU.
“Kantor Pemerintah Kabupaten PPU itu merupakan alat vital bagi pemerintah, seharusnya aktivitas yang dapat menarik animo masyarakat, terutama ketika di malam hari tersebut tidak dilaksanakan di wilayah itu agar tidak terjadi hal yang mengkhawatirkan dan kondisinya selalu aman serta kondusif,” ucap Sandri Ernamurti, Minggu (13/10/2024).
Maka dari itu, Komite Ekraf PPU bersama Stakeholder berniat memindahkan itu ke lokasi yang baru. Menurutnya lokasi paling cocok adalah Halaman Stadion Panglima Sentik yang kini mulai direvitalisasi oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) PPU, guna menghidupkan kembali tempat yang memiliki lahan yang luas serta ditumbuhi rerumputan liar tersebut untuk dijadikan sebagai fasilitas umum bagi masyarakat.
“Saat ini kami selaku Komite Ekraf bersama Stakeholder dan pihak swasta mencoba untuk berdiskusi terkait menghidupkan suasana dan tempat di Halaman Stadion Panglima Sentik dan kita akan menata lebih rapi agar tidak amburadul atau acak-acakan,” ungkap Sandri.
Komite Ekraf PPU pun akan bekerjasama dengan para pelaku UMKM untuk membahas pola kegiatan. Di mana acara UMKM tersebut tidak hanya dilakukan di akhir pekan atau seminggu sekali saja, tetapi juga diharapkan bisa dilaksanakan setiap hari guna mendorong dan meningkatkan pertumbuhan serta perputaran ekonomi masyarakat.
“Sebelumnya, Kami sempat dipanggil oleh Pj Bupati PPU, Muhammad Zainal Arifin dan Sekretaris Daerah PPU, Tohar untuk mendiskusikan terkait penanganan kegiatan UMKM ini,” jelasnya.
Sandri Ernamurti mengaku bahwa kegiatan itu cukup menelan biaya yang lumayan besar karena harus biaya itu digunakan untuk berbagai penampilan yang ditampilkan di panggung dari para pelaku seni yang terdiri dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat.
“Kalau biaya listrik bagi kami tidak terlalu mengkhawatirkan karena bisa saja dibayarkan oleh setiap SKPD ataupun pemerintah, tetapi biaya yang besar itu dari mempersiapkan pakaian, alat musik untuk penampilan para aktor dan itu semuanya berbiaya serta kegiatan itu tidak selalu menggunakan APBD, maka kami berusaha mencarikan solusi akan hal ini,” pungkasnya.(Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

Deputi Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Komite Ekraf PPU, Sandri Ernamurti.(Foto:Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf) Penajam Paser Utara (PPU) berencana akan memindahkan lokasi pentas seni dan gebyar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang rutin digelar setiap malam Minggu, di Alun-alun depan Kantor Bupati PPU ke Halaman Stadion Panglima Sentik.
Deputi Bidang Pariwisata dan Ekraf Komite Ekraf PPU, Sandri Ernamurti mengatakan bahwa peralihan tempat kegiatan akhir pekan yang telah menjadi ladang penghasilan bagi pelaku UMKM tersebut, bertujuan agar keamanan di lingkungan pemerintah tetap terjaga, mengingat pusat agenda rutin itu dilaksanakan tepat di depan Kantor Bupati PPU.
“Kantor Pemerintah Kabupaten PPU itu merupakan alat vital bagi pemerintah, seharusnya aktivitas yang dapat menarik animo masyarakat, terutama ketika di malam hari tersebut tidak dilaksanakan di wilayah itu agar tidak terjadi hal yang mengkhawatirkan dan kondisinya selalu aman serta kondusif,” ucap Sandri Ernamurti, Minggu (13/10/2024).
Maka dari itu, Komite Ekraf PPU bersama Stakeholder berniat memindahkan itu ke lokasi yang baru. Menurutnya lokasi paling cocok adalah Halaman Stadion Panglima Sentik yang kini mulai direvitalisasi oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) PPU, guna menghidupkan kembali tempat yang memiliki lahan yang luas serta ditumbuhi rerumputan liar tersebut untuk dijadikan sebagai fasilitas umum bagi masyarakat.
“Saat ini kami selaku Komite Ekraf bersama Stakeholder dan pihak swasta mencoba untuk berdiskusi terkait menghidupkan suasana dan tempat di Halaman Stadion Panglima Sentik dan kita akan menata lebih rapi agar tidak amburadul atau acak-acakan,” ungkap Sandri.
Komite Ekraf PPU pun akan bekerjasama dengan para pelaku UMKM untuk membahas pola kegiatan. Di mana acara UMKM tersebut tidak hanya dilakukan di akhir pekan atau seminggu sekali saja, tetapi juga diharapkan bisa dilaksanakan setiap hari guna mendorong dan meningkatkan pertumbuhan serta perputaran ekonomi masyarakat.
“Sebelumnya, Kami sempat dipanggil oleh Pj Bupati PPU, Muhammad Zainal Arifin dan Sekretaris Daerah PPU, Tohar untuk mendiskusikan terkait penanganan kegiatan UMKM ini,” jelasnya.
Sandri Ernamurti mengaku bahwa kegiatan itu cukup menelan biaya yang lumayan besar karena harus biaya itu digunakan untuk berbagai penampilan yang ditampilkan di panggung dari para pelaku seni yang terdiri dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat.
“Kalau biaya listrik bagi kami tidak terlalu mengkhawatirkan karena bisa saja dibayarkan oleh setiap SKPD ataupun pemerintah, tetapi biaya yang besar itu dari mempersiapkan pakaian, alat musik untuk penampilan para aktor dan itu semuanya berbiaya serta kegiatan itu tidak selalu menggunakan APBD, maka kami berusaha mencarikan solusi akan hal ini,” pungkasnya.(Adv)
(Sf/Rs)