Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara
Potret nugget ikan (Dok: Freepik)
Penajam - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kalimantan Timur (Kaltim) dan Penajam Paser Utara (PPU) memperkenalkan berbagai produk olahan berbahan dasar ikan kepada murid SDN 023, Kelurahan Sesumpu, Kecamatan Penajam, Kamis (24/7/2025).
Produk-produk olahan yang diperkenalkan adalah siomay, abon, amplang, kerupuk ikan hingga nugget yang diperoleh dari sejumlah pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Kepala Bidang Perikanan Budi Daya dan Penguatan Daya Saing Perikanan DKP Kaltim, Irma Listiawati mengatakan berbagai produk olahan diperkenalkan sebagai upaya pemerintah dalam meningkatkan kegemaran anak-anak mengonsumsi ikan sejak dini.
“Dalam kegiatan hari ini kita menggandeng pelaku usaha di PPU menjajakan produk olahannya dengan syarat olahan itu harus berbahan dasar ikan,” ucapnya.
Menurutnya pengenalan produk olahan ikan sangat efektif untuk menumbuhkan minat konsumsi anak-anak terhadap ikan.
Sebab sebagian anak-anak cenderung tidak menyukai ikan karena teksturnya dianggap mengganggu, seperti adanya duri atau tulang pada dagingnya.
“Jadi kita mengajak mereka suka makan ikan melalui bentuk olahan karena sebagian anak-anak melihat ikan secara utuh tidak begitu menyenangkan,” beber Irma.
Kepala DKP PPU, Rozihan Azward menerangkan mengonsumsi ikan sangat penting bagi pertumbuhan anak-anak karena ikan kaya akan vitamin, omega-3, mineral dan lainnya, sehingga baik untik perkembangan metabolisme tubuh hingga otak.
“Tujuan kita membiasakan anak-anak sekolah mengonsumsi ikan sejak dini karena bagus untuk tumbuh kembang mereka,” tandasnya.(Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

Potret nugget ikan (Dok: Freepik)
Penajam - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kalimantan Timur (Kaltim) dan Penajam Paser Utara (PPU) memperkenalkan berbagai produk olahan berbahan dasar ikan kepada murid SDN 023, Kelurahan Sesumpu, Kecamatan Penajam, Kamis (24/7/2025).
Produk-produk olahan yang diperkenalkan adalah siomay, abon, amplang, kerupuk ikan hingga nugget yang diperoleh dari sejumlah pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Kepala Bidang Perikanan Budi Daya dan Penguatan Daya Saing Perikanan DKP Kaltim, Irma Listiawati mengatakan berbagai produk olahan diperkenalkan sebagai upaya pemerintah dalam meningkatkan kegemaran anak-anak mengonsumsi ikan sejak dini.
“Dalam kegiatan hari ini kita menggandeng pelaku usaha di PPU menjajakan produk olahannya dengan syarat olahan itu harus berbahan dasar ikan,” ucapnya.
Menurutnya pengenalan produk olahan ikan sangat efektif untuk menumbuhkan minat konsumsi anak-anak terhadap ikan.
Sebab sebagian anak-anak cenderung tidak menyukai ikan karena teksturnya dianggap mengganggu, seperti adanya duri atau tulang pada dagingnya.
“Jadi kita mengajak mereka suka makan ikan melalui bentuk olahan karena sebagian anak-anak melihat ikan secara utuh tidak begitu menyenangkan,” beber Irma.
Kepala DKP PPU, Rozihan Azward menerangkan mengonsumsi ikan sangat penting bagi pertumbuhan anak-anak karena ikan kaya akan vitamin, omega-3, mineral dan lainnya, sehingga baik untik perkembangan metabolisme tubuh hingga otak.
“Tujuan kita membiasakan anak-anak sekolah mengonsumsi ikan sejak dini karena bagus untuk tumbuh kembang mereka,” tandasnya.(Adv)
(Sf/Lo)