Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara
Lurah Jenebora, Heru Santoso (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Pemerintah Kelurahan Jenebora, Kecamatan Penajam, Penajam Paser Utara (PPU) berinisiatif mengalihfungsikan bangunan kantor yang sudah lama tidak digunakan menjadi posko damkar.
Inisiatif itu muncul sebagai bentuk komitmen Pemerintah Jenebora untuk mempercepat penanganan insiden kebakaran dan upaya penyelamatan di wilayahnya.
“Dulu itu kantor perwakilan kelurahan yang berada di samping posyandu dan poliklinik desa (polides), hibah dari masyarakat ke kelurahan. Bangunan itu kami alihfungsikan jadi posko damkar karena tidak difungsikan juga,” ucap Lurah Jenebora, Heru Santoso.
Ia menyebut kehadiran posko damkar sangat penting untuk wilayahnya, mengingat posko terdekat berada di Kelurahan Sotek dan Maridan yang jaraknya terpaut cukup jauh.
Akibatnya ketika kebakaran melanda kawasan Jenebora, petugas tiba saat api mulai padam dan kondisi bangunan telah ludes terbakar.
“Kalau melihat insiden sebelum saya di sana, saat petugas tiba bukan memadamkan api tapi hanya bara yang dipadamkan karena sudah selesai. Kalau diperkirakan jaraknya sekitar 40 Km,” bebernya.
“Jadi ketika Jenebora memiliki posko damkar sendiri, maka kita tidak perlu lagi menunggu bantuan dari Sotek dan Maridan datang,” tambahnya.
Pemerintah Kelurahan Jenebora telah berkoordinasi dengan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) PPU terkait inisiatif pendirian posko damkar.
“Kini bangunan itu sudah mulai dialihfungsikan. Kita juga telah berkoordinasi dengan dinas terkait, nanti ada dua tim dan armada yang standby untuk merespon laporan di tiga kelurahan, yaitu Gersik, Jenebora dan Pantai Lango,” ujarnya.
“Mudah-mudahan ketika kita punya posko nanti dapat dimanfaatkan untuk menangani aduan kebakaran dan penyelamatan, seperti laporan adanya hewan buas dan semacamnya,” tandasnya. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

Lurah Jenebora, Heru Santoso (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Pemerintah Kelurahan Jenebora, Kecamatan Penajam, Penajam Paser Utara (PPU) berinisiatif mengalihfungsikan bangunan kantor yang sudah lama tidak digunakan menjadi posko damkar.
Inisiatif itu muncul sebagai bentuk komitmen Pemerintah Jenebora untuk mempercepat penanganan insiden kebakaran dan upaya penyelamatan di wilayahnya.
“Dulu itu kantor perwakilan kelurahan yang berada di samping posyandu dan poliklinik desa (polides), hibah dari masyarakat ke kelurahan. Bangunan itu kami alihfungsikan jadi posko damkar karena tidak difungsikan juga,” ucap Lurah Jenebora, Heru Santoso.
Ia menyebut kehadiran posko damkar sangat penting untuk wilayahnya, mengingat posko terdekat berada di Kelurahan Sotek dan Maridan yang jaraknya terpaut cukup jauh.
Akibatnya ketika kebakaran melanda kawasan Jenebora, petugas tiba saat api mulai padam dan kondisi bangunan telah ludes terbakar.
“Kalau melihat insiden sebelum saya di sana, saat petugas tiba bukan memadamkan api tapi hanya bara yang dipadamkan karena sudah selesai. Kalau diperkirakan jaraknya sekitar 40 Km,” bebernya.
“Jadi ketika Jenebora memiliki posko damkar sendiri, maka kita tidak perlu lagi menunggu bantuan dari Sotek dan Maridan datang,” tambahnya.
Pemerintah Kelurahan Jenebora telah berkoordinasi dengan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) PPU terkait inisiatif pendirian posko damkar.
“Kini bangunan itu sudah mulai dialihfungsikan. Kita juga telah berkoordinasi dengan dinas terkait, nanti ada dua tim dan armada yang standby untuk merespon laporan di tiga kelurahan, yaitu Gersik, Jenebora dan Pantai Lango,” ujarnya.
“Mudah-mudahan ketika kita punya posko nanti dapat dimanfaatkan untuk menangani aduan kebakaran dan penyelamatan, seperti laporan adanya hewan buas dan semacamnya,” tandasnya. (Adv)
(Sf/Lo)