Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

    Kecamatan Penajam Sabet Juara Umum MTQ ke-19 PPU

    Penulis:Muhammad Sahrul|Redaktur:Buniyamin
    03 Mei 2024 pukul 14:46 WITA

    Pj Bupati PPU, Makmur Marbun saat menyerahkan hadiah lomba MTQ ke-19 PPU (Humas Pemkab PPU/Seputarfakta.com)

    Penajam - Kecamatan Penajam berhasil keluar sebagai juara umum lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-19 tingkat Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang diselenggarakan di Kecamatan Waru, 27 April hingga 1 Mei 2024.

    Khafila Kecamatan Penajam mampu mengungguli tiga kecamatan lainnya dengan mengumpulkan 141 poin, disusul Kecamatan Babulu sebagai juara 2 sebanyak 127 poin. 

    Dua kecamatan lainnya berada di posisi juara 3 dan 4, yakni Kecamatan Waru sebagai juara 3 dengan perolehan 68 poin dan Kecamatan Sepaku sebagai juara 4 dengan perolehan 40 poin.

    MTQ ini secara resmi berakhir pada Rabu (1/4/2024) dan ditutup oleh Penjabat (Pj) Bupati PPU, Makmur Marbun sekaligus menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba.

    Makmur marbun memberikan uang pembinaan sebesar Rp18 juta, masing-masing terbagi untuk juara umum sebesar Rp7,5 juta, juara 2 sebesar Rp5 juta, juara 3 sebesar Rp3 juta dan juara 4 sebesar Rp2,5 juta.

    Makmur Marbun mengatakan sejak dimulainya MTQ tingkat kabupaten tentu banyak hal yang dapat diperoleh dan tak hanya proses bagaimana peserta bisa menunjukan yang terbaik dalam ajang MTQ, tapi sebagai momentum bersilaturahmi agar dapat terus terjalin dengan baik.

    “Hal yang paling penting dari pelaksanaan MTQ ini ialah sudah berapa besar manfaat yang bisa kita peroleh, bukan untuk kepentingan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an, tetapi bagi daerah yang kita cintai ini. Ini perwujudan pendidikan karakter dalam ajang MTQ,” tuturnya.

    Ia meminta pelaksana kegiatan agar turut melakukan evaluasi setelah berakhirnya MTQ agar apa yang diharapkan dari tujuan dapat terwujud dan ke depannya bisa menjadi acuan, apalagi MTQ merupakan bagian agenda tahunan.

    Makmur Marbun juga mengingatkan untuk para peserta yang mendapat predikat terbaik, agar bisa berlanjut pada ajang yang lebih tinggi sehingga akhirnya dapat mengharumkan nama Kabupaten PPU. 

    Ia turut mengapresiasi seluruh peserta termasuk yang belum memperoleh juara, untuk itu ia meminta agar tidak berkecil hati, sebab masih banyak kesempatan diwaktu mendatang yang bisa dipersiapkan untuk terus berlatih dan berjuang.

    “Terima kasih dan penghargaan yang setingg-tingginya kepada seluruh pihak atas peran serta dan partisipasi aktif saudara-saudari pada MTQ ini sehingga pelaksanaan hajatan besar daerah ini dapat terlaksana dengan baik,” pungkasnya. (Adv)

    (Sf/By)

    Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

    Kecamatan Penajam Sabet Juara Umum MTQ ke-19 PPU

    Penulis:Muhammad Sahrul|Redaktur:Buniyamin
    03 Mei 2024 pukul 14:46 WITA

    Pj Bupati PPU, Makmur Marbun saat menyerahkan hadiah lomba MTQ ke-19 PPU (Humas Pemkab PPU/Seputarfakta.com)

    Penajam - Kecamatan Penajam berhasil keluar sebagai juara umum lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-19 tingkat Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang diselenggarakan di Kecamatan Waru, 27 April hingga 1 Mei 2024.

    Khafila Kecamatan Penajam mampu mengungguli tiga kecamatan lainnya dengan mengumpulkan 141 poin, disusul Kecamatan Babulu sebagai juara 2 sebanyak 127 poin. 

    Dua kecamatan lainnya berada di posisi juara 3 dan 4, yakni Kecamatan Waru sebagai juara 3 dengan perolehan 68 poin dan Kecamatan Sepaku sebagai juara 4 dengan perolehan 40 poin.

    MTQ ini secara resmi berakhir pada Rabu (1/4/2024) dan ditutup oleh Penjabat (Pj) Bupati PPU, Makmur Marbun sekaligus menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba.

    Makmur marbun memberikan uang pembinaan sebesar Rp18 juta, masing-masing terbagi untuk juara umum sebesar Rp7,5 juta, juara 2 sebesar Rp5 juta, juara 3 sebesar Rp3 juta dan juara 4 sebesar Rp2,5 juta.

    Makmur Marbun mengatakan sejak dimulainya MTQ tingkat kabupaten tentu banyak hal yang dapat diperoleh dan tak hanya proses bagaimana peserta bisa menunjukan yang terbaik dalam ajang MTQ, tapi sebagai momentum bersilaturahmi agar dapat terus terjalin dengan baik.

    “Hal yang paling penting dari pelaksanaan MTQ ini ialah sudah berapa besar manfaat yang bisa kita peroleh, bukan untuk kepentingan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an, tetapi bagi daerah yang kita cintai ini. Ini perwujudan pendidikan karakter dalam ajang MTQ,” tuturnya.

    Ia meminta pelaksana kegiatan agar turut melakukan evaluasi setelah berakhirnya MTQ agar apa yang diharapkan dari tujuan dapat terwujud dan ke depannya bisa menjadi acuan, apalagi MTQ merupakan bagian agenda tahunan.

    Makmur Marbun juga mengingatkan untuk para peserta yang mendapat predikat terbaik, agar bisa berlanjut pada ajang yang lebih tinggi sehingga akhirnya dapat mengharumkan nama Kabupaten PPU. 

    Ia turut mengapresiasi seluruh peserta termasuk yang belum memperoleh juara, untuk itu ia meminta agar tidak berkecil hati, sebab masih banyak kesempatan diwaktu mendatang yang bisa dipersiapkan untuk terus berlatih dan berjuang.

    “Terima kasih dan penghargaan yang setingg-tingginya kepada seluruh pihak atas peran serta dan partisipasi aktif saudara-saudari pada MTQ ini sehingga pelaksanaan hajatan besar daerah ini dapat terlaksana dengan baik,” pungkasnya. (Adv)

    (Sf/By)