Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara
Pj Bupati PPU, Muhammad Zainal Arifin saat menyampaikan pesannya kepada ASN untuk bersikap netral menjelang Pilkada serentak 2024 di Kantor Camat Babulu.(Dok:SetkabPPU)
Penajam - Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Muhammad Zainal Arifin menekankan bahwa seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) harus menjaga netralitas, terutama menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Ini disampaikan Zainal Arifin saat memimpin apel gabungan bersama jajaran kecamatan, kepala desa dan ketua Badan Permusyawaratan Daerah (BPD) se-Kecamatan Babulu di Kantor Camat Babulu, Senin (21/10/2024).
Ia menyatakan, seluruh ASN tidak diperbolehkan terlibat dalam kegiatan politik praktis dan harus bersikap netral. Ini bertujuan agar pesta demokrasi bisa berjalan lancar, aman dan kondusif.
"Saya minta seluruh ASN bisa menjaga hal-hal yang bisa saja memicu timbulnya keresahan di masyarakat," ucap Zainal Arifin, Senin (21/10/2024).
Sebab, di era serba digital ini, ASN harus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, terutama media sosial (Medsos) yang kini semua informasi bisa diakses oleh siapa saja.
Bahkan melalui medsos, masyarakat bisa memantau dan memperoleh informasi terkait kinerja yang dilakukan oleh ASN.
"Saya harap sebagai abdi dan pelayan masyarakat, kita perlu merespon perubahan yang terjadi, sehingga kita dapat berkontribusi terhadap kemajuan daerah," ungkap Zainal Arifin.
Menurutnya, untuk menciptakan pesta demokrasi yang aman dan damai, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah membangun kekompakan dan solidaritas bersama agar isu-isu yang membawa kearah memecah belah dan persatuan bangsa dapat terhindari.
"Kita harus bisa membangun semangat untuk menciptakan pilkada damai dan sejuk demi menyukseskan pelaksanaan itu sesuai dengan harapan masyarakat, sekaligus saling bersinergi supaya kita tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak benar," jelasnya.
Zainal Arifin juga menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara perangkat pemerintahan dan pihak lainnya untuk mencari solusi atas tantangan yang dihadapi agar bisa menjawab persoalan terkait situasi dan kebutuhan masyarakat secara cepat dan tanggap.
"Kerjasama seluruh komponen pemerintahan itu sangat penting, terutama untuk mencapai hasil yang lebih baik, maka kordinasi antar pihak perlu ditingkatkan," jelas Zainal Arifin.
Dia mengingatkan, bahwa pada masa mendatang masih banyak tantangan yang menanti dan harus dihadapi. Maka dari itu, dirinya meminta kepada seluruh ASN untuk senantiasa menjaga profesionalitas dalam melayani masyarakat dan mengutamakan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi dan golongan.
"Kita harus lebih maksimal dalam menjalankan tugas untuk menjaga dan merawat kepercayaan masyarakat khususnya pada proses demokrasi Pilkada serentak," pungkasnya. (adv)
(Sf/By)
Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

Pj Bupati PPU, Muhammad Zainal Arifin saat menyampaikan pesannya kepada ASN untuk bersikap netral menjelang Pilkada serentak 2024 di Kantor Camat Babulu.(Dok:SetkabPPU)
Penajam - Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Muhammad Zainal Arifin menekankan bahwa seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) harus menjaga netralitas, terutama menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Ini disampaikan Zainal Arifin saat memimpin apel gabungan bersama jajaran kecamatan, kepala desa dan ketua Badan Permusyawaratan Daerah (BPD) se-Kecamatan Babulu di Kantor Camat Babulu, Senin (21/10/2024).
Ia menyatakan, seluruh ASN tidak diperbolehkan terlibat dalam kegiatan politik praktis dan harus bersikap netral. Ini bertujuan agar pesta demokrasi bisa berjalan lancar, aman dan kondusif.
"Saya minta seluruh ASN bisa menjaga hal-hal yang bisa saja memicu timbulnya keresahan di masyarakat," ucap Zainal Arifin, Senin (21/10/2024).
Sebab, di era serba digital ini, ASN harus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, terutama media sosial (Medsos) yang kini semua informasi bisa diakses oleh siapa saja.
Bahkan melalui medsos, masyarakat bisa memantau dan memperoleh informasi terkait kinerja yang dilakukan oleh ASN.
"Saya harap sebagai abdi dan pelayan masyarakat, kita perlu merespon perubahan yang terjadi, sehingga kita dapat berkontribusi terhadap kemajuan daerah," ungkap Zainal Arifin.
Menurutnya, untuk menciptakan pesta demokrasi yang aman dan damai, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah membangun kekompakan dan solidaritas bersama agar isu-isu yang membawa kearah memecah belah dan persatuan bangsa dapat terhindari.
"Kita harus bisa membangun semangat untuk menciptakan pilkada damai dan sejuk demi menyukseskan pelaksanaan itu sesuai dengan harapan masyarakat, sekaligus saling bersinergi supaya kita tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak benar," jelasnya.
Zainal Arifin juga menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara perangkat pemerintahan dan pihak lainnya untuk mencari solusi atas tantangan yang dihadapi agar bisa menjawab persoalan terkait situasi dan kebutuhan masyarakat secara cepat dan tanggap.
"Kerjasama seluruh komponen pemerintahan itu sangat penting, terutama untuk mencapai hasil yang lebih baik, maka kordinasi antar pihak perlu ditingkatkan," jelas Zainal Arifin.
Dia mengingatkan, bahwa pada masa mendatang masih banyak tantangan yang menanti dan harus dihadapi. Maka dari itu, dirinya meminta kepada seluruh ASN untuk senantiasa menjaga profesionalitas dalam melayani masyarakat dan mengutamakan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi dan golongan.
"Kita harus lebih maksimal dalam menjalankan tugas untuk menjaga dan merawat kepercayaan masyarakat khususnya pada proses demokrasi Pilkada serentak," pungkasnya. (adv)
(Sf/By)