Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

    Jadi Tuan Rumah Porseni PGRI 2024, Sekda PPU Minta Seluruh Kontingen Junjung Tinggi Sportifitas

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Buniyamin
    08 November 2024 pukul 14:38 WITA

    Prosesi pembukaan Porseni PGRI tingkat nasional 2024 di Alun-alun Pemkab PPU, Jumat (8/11/2024). (Foto : Agus Saputra/Seputarfakta.com)

    Penajam - Sekretaris Daerah (Sekda) Penajam Paser Utara (PPU), Tohar meminta seluruh kontingen dari delapan kabupaten/kota di Kalimantan Timur (Kaltim) untuk menjunjung tinggi nilai-nilai sportifitas saat mengikuti Pekan Olahraga dan Seni Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) tingkat nasional 2024.

    “Sebagai tuan rumah, kita harus menjunjung tinggi sportifitas dan solidaritas agar pelaksanaan kegiatan ini bisa berjalan adil, damai dan lancar tanpa ada kecurangan atau konflik sedikitpun,” ucap Tohar, Jumat (8/11/2024).

    Kegiatan yang berlangsung 7-10 November 2024 ini diikuti 750 peserta yang terdiri dari atlet dan official, serta menghadirkan 78 wasit dan juri yang telah dibekali lisensi dan ditunjuk langsung oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.

    Ajang ini memperlombakan tujuh Cabang Olahraga (Cabor) di 10 venue atau lokasi pertandingan. Rinciannya, Cabor Bola Volly di Gedung Dome Anden Oko. Pickleball di Gedung Graha Pemuda. Tenis Meja di Gedung Sipakario, Kelurahan Nipah-nipah.

    Cabor Bulutangkis di Lapangan Badminton, Kelurahan Gunung Steleng. Sepak Takraw di Aula RSUD. Pencak Silat, Vokal dan Senam di Aula Lantai I Pemkab PPU. Tilawatil Quran di Islamic Center Penajam dan melukis di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Penajam.

    Tohar menegaskan, perlombaan Ini bukan hanya sekedar ajang berkompetisi saja, tetapi juga sebagai wadah untuk memperkuat tali persaudaraan antarguru di Kaltim. “Ajang ini bisa dijadikan tempat berbagi ruang dan pengalaman, serta memperkuat hubungan semua guru,” ungkap Tohar.

    Meski di setiap ajang kompetisi selalu ada perbedaan nilai dan hasil, tapi Tohar menekankan bahwa kemenangan sejati tidak hanya diraih melalui perolehan mendali saja, namun dengan melihat letak kejujuran, sportifitas dan semangat pantang menyerah.

    “Pada ajang ini, kita telah memenangkan sesuatu yang lebih berharga dibandingkan mendali, yaitu solidaritas dan persaudaraan ketika sudah melewati berbagai perlombaan yang dilalui bersama,” jelas Tohar.

    Ia pun berharap ajang Porseni mampu membangun motivasi bersama untuk terus menggelorakan pendidikan di sekolah.

    “Dengan adanya kegiatan seperti ini, semoga bisa membangun semangat mereka untuk selalu menyalurkan ilmu pengetahuan dan pendidikan kepada para pelajar,” tandasnya.(Adv)

    (Sf/By)

    Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

    Jadi Tuan Rumah Porseni PGRI 2024, Sekda PPU Minta Seluruh Kontingen Junjung Tinggi Sportifitas

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Buniyamin
    08 November 2024 pukul 14:38 WITA

    Prosesi pembukaan Porseni PGRI tingkat nasional 2024 di Alun-alun Pemkab PPU, Jumat (8/11/2024). (Foto : Agus Saputra/Seputarfakta.com)

    Penajam - Sekretaris Daerah (Sekda) Penajam Paser Utara (PPU), Tohar meminta seluruh kontingen dari delapan kabupaten/kota di Kalimantan Timur (Kaltim) untuk menjunjung tinggi nilai-nilai sportifitas saat mengikuti Pekan Olahraga dan Seni Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) tingkat nasional 2024.

    “Sebagai tuan rumah, kita harus menjunjung tinggi sportifitas dan solidaritas agar pelaksanaan kegiatan ini bisa berjalan adil, damai dan lancar tanpa ada kecurangan atau konflik sedikitpun,” ucap Tohar, Jumat (8/11/2024).

    Kegiatan yang berlangsung 7-10 November 2024 ini diikuti 750 peserta yang terdiri dari atlet dan official, serta menghadirkan 78 wasit dan juri yang telah dibekali lisensi dan ditunjuk langsung oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.

    Ajang ini memperlombakan tujuh Cabang Olahraga (Cabor) di 10 venue atau lokasi pertandingan. Rinciannya, Cabor Bola Volly di Gedung Dome Anden Oko. Pickleball di Gedung Graha Pemuda. Tenis Meja di Gedung Sipakario, Kelurahan Nipah-nipah.

    Cabor Bulutangkis di Lapangan Badminton, Kelurahan Gunung Steleng. Sepak Takraw di Aula RSUD. Pencak Silat, Vokal dan Senam di Aula Lantai I Pemkab PPU. Tilawatil Quran di Islamic Center Penajam dan melukis di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Penajam.

    Tohar menegaskan, perlombaan Ini bukan hanya sekedar ajang berkompetisi saja, tetapi juga sebagai wadah untuk memperkuat tali persaudaraan antarguru di Kaltim. “Ajang ini bisa dijadikan tempat berbagi ruang dan pengalaman, serta memperkuat hubungan semua guru,” ungkap Tohar.

    Meski di setiap ajang kompetisi selalu ada perbedaan nilai dan hasil, tapi Tohar menekankan bahwa kemenangan sejati tidak hanya diraih melalui perolehan mendali saja, namun dengan melihat letak kejujuran, sportifitas dan semangat pantang menyerah.

    “Pada ajang ini, kita telah memenangkan sesuatu yang lebih berharga dibandingkan mendali, yaitu solidaritas dan persaudaraan ketika sudah melewati berbagai perlombaan yang dilalui bersama,” jelas Tohar.

    Ia pun berharap ajang Porseni mampu membangun motivasi bersama untuk terus menggelorakan pendidikan di sekolah.

    “Dengan adanya kegiatan seperti ini, semoga bisa membangun semangat mereka untuk selalu menyalurkan ilmu pengetahuan dan pendidikan kepada para pelajar,” tandasnya.(Adv)

    (Sf/By)