Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

    HUT ke-22 Ikapakarti, Bupati PPU dan Wagub Kaltim Dorong Sinergi Budaya dan Pembangunan

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    28 Juli 2025 pukul 10:39 WITA

    Bupati PPU, Mudyat Noor saat memberikan sambutan dalam acara perayaan HUT Ikapakarti ke-22 (Dok: Humassetkabppu)

    Penajam – Puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Paguyuban Keluarga Tanah Jawi (Ikapakarti) ke-22 berlangsung meriah di Desa Bangun Mulya, Kecamatan Waru, Penajam Paser Utara (PPU), Minggu (27/7/2025) malam.

    Acara tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Timur (Kaltim), Bupati, Wabup, Ketua DPRD PPU serta masyarakat Jawa yang tergabung dalam Ikapakarti. 

    Bupati PPU, Mudyat Noor mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk keluarga besar Ikapakarti untuk terus bersinergi dengan pemerintah dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.

    “Saya percaya Komunitas Tanah Jawi memiliki semangat Sangkan Paraning Dumadi, yakni kesadaran akan asal-usul dan tujuan hidup. Nilai ini penting sebagai pedoman dalam berbuat kebaikan dan memberi manfaat di mana pun kita berada,” ucap Mudyat.

    Ia berharap peringatan HUT Ikapakarti dapat menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, melestarikan kebudayaan dan memperkuat rasa persaudaraan antarwarga. 

    Mudyat juga mengapresiasi peran Ikapakarti dalam pelestarian budaya Jawa melalui seni tradisional, pendidikan karakter dan praktik keagamaan.

    “Selamat ulang tahun ke-22 bagi seluruh keluarga besar Ikapakarti. Teruslah menjadi motor pelestarian budaya, menjadi contoh masyarakat yang berakhlak, berkualitas dan berbudaya,” tambahnya.

    Wagub Kaltim, Seno Aji menyatakan keberadaan warga Jawa di PPU yang jumlahnya mencapai sekitar 42 persen dari total populasi memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah.

    “Jumlah warga Jawa di PPU sangat signifikan. Karena itu kami berharap kontribusi aktif masyarakat dalam berbagai sektor seperti pendidikan, kesehatan, usaha dan pertanian,” ungkap Seno.

    Ia juga menyoroti potensi PPU sebagai daerah penyangga utama dalam program Swasembada Pangan Kaltim.

    “Penajam telah menjadi contoh produksi beras terbaik di Kaltim. Ke depan kita perlu menyiapkan petani-petani muda, sistem pengairan yang baik serta akses mudah terhadap pupuk,” bebernya.

    Seno Aji juga menekankan pentingnya pembangunan generasi emas Kaltim melalui pendidikan. Ia menyebut Pemprov Kaltim telah menggratiskan biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa tingkat S1 hingga S3.

    “Kami ingin anak-anak Kaltim bisa sekolah setinggi-tingginya dan kembali membangun daerahnya. Inilah bagian dari cita-cita besar menuju Kaltim Emas,” tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)

    Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

    HUT ke-22 Ikapakarti, Bupati PPU dan Wagub Kaltim Dorong Sinergi Budaya dan Pembangunan

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    28 Juli 2025 pukul 10:39 WITA

    Bupati PPU, Mudyat Noor saat memberikan sambutan dalam acara perayaan HUT Ikapakarti ke-22 (Dok: Humassetkabppu)

    Penajam – Puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Paguyuban Keluarga Tanah Jawi (Ikapakarti) ke-22 berlangsung meriah di Desa Bangun Mulya, Kecamatan Waru, Penajam Paser Utara (PPU), Minggu (27/7/2025) malam.

    Acara tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Timur (Kaltim), Bupati, Wabup, Ketua DPRD PPU serta masyarakat Jawa yang tergabung dalam Ikapakarti. 

    Bupati PPU, Mudyat Noor mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk keluarga besar Ikapakarti untuk terus bersinergi dengan pemerintah dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.

    “Saya percaya Komunitas Tanah Jawi memiliki semangat Sangkan Paraning Dumadi, yakni kesadaran akan asal-usul dan tujuan hidup. Nilai ini penting sebagai pedoman dalam berbuat kebaikan dan memberi manfaat di mana pun kita berada,” ucap Mudyat.

    Ia berharap peringatan HUT Ikapakarti dapat menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, melestarikan kebudayaan dan memperkuat rasa persaudaraan antarwarga. 

    Mudyat juga mengapresiasi peran Ikapakarti dalam pelestarian budaya Jawa melalui seni tradisional, pendidikan karakter dan praktik keagamaan.

    “Selamat ulang tahun ke-22 bagi seluruh keluarga besar Ikapakarti. Teruslah menjadi motor pelestarian budaya, menjadi contoh masyarakat yang berakhlak, berkualitas dan berbudaya,” tambahnya.

    Wagub Kaltim, Seno Aji menyatakan keberadaan warga Jawa di PPU yang jumlahnya mencapai sekitar 42 persen dari total populasi memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah.

    “Jumlah warga Jawa di PPU sangat signifikan. Karena itu kami berharap kontribusi aktif masyarakat dalam berbagai sektor seperti pendidikan, kesehatan, usaha dan pertanian,” ungkap Seno.

    Ia juga menyoroti potensi PPU sebagai daerah penyangga utama dalam program Swasembada Pangan Kaltim.

    “Penajam telah menjadi contoh produksi beras terbaik di Kaltim. Ke depan kita perlu menyiapkan petani-petani muda, sistem pengairan yang baik serta akses mudah terhadap pupuk,” bebernya.

    Seno Aji juga menekankan pentingnya pembangunan generasi emas Kaltim melalui pendidikan. Ia menyebut Pemprov Kaltim telah menggratiskan biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa tingkat S1 hingga S3.

    “Kami ingin anak-anak Kaltim bisa sekolah setinggi-tingginya dan kembali membangun daerahnya. Inilah bagian dari cita-cita besar menuju Kaltim Emas,” tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)