Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara
Potret para orang tua saat mengantarkan anaknya di hari pertama sekolah (Dok: Subur)
Penajam — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) mengajak para ayah untuk mengantarkan anaknya di hari pertama sekolah pada tahun ajaran 2025/2026, Senin (14/7/2025).
Gerakan ini bertujuan mendorong keterlibatan aktif para ayah dalam mendampingi tumbuh kembang anaknya, salah satu upayanya dimulai dari hal sederhana tapi bermakna dengan mengantar anak di hari pertama masuk sekolah.
Bahkan ajakan itu telah dituangkan di dalam Surat Edaran (SE) sebagai tindak lanjut surat Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendugbangga).
Surat tersebut diterbitkan dalam rangka mendukung Program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) yang diinisiasi Kemendugbangga, serta Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melalui Tim Kerja Keluarga Sejahtera dan Pembangunan Keluarga sebagai upaya mendorong peran ayah dalam pengasuhan anak dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Berdasarkan hasil pantauan di sejumlah sekolah, antusiasme para ayah terlihat tinggi. Sejumlah sekolah tampak lebih ramai dibanding biasanya dengan pemandangan para ayah yang ikut mengantarkan anak-anaknya di hari pertama sekolah. Momen ini tidak hanya memberi semangat bagi anak-anak, tapi juga mempererat ikatan emosional antara ayah dan anak.
Salah satu Guru SDN 008 Kecamatan Waru, Yuli menyampaikan kehadiran ayah di hari pertama sekolah membawa dampak positif bagi anak, baik secara psikologis maupun emosional.
“Kehadiran seorang ayah pada momen penting seperti hari pertama sekolah bukan sekadar simbolis, tapi mencerminkan keterlibatan nyata dalam proses pengasuhan dan pendidikan anak,” ucapnya saat ditemui di sekolah.
Gerakan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya peran ayah dalam pembentukan karakter anak dan pencapaian keseimbangan dalam peran pengasuhan antara ayah dan ibu.
Melalui langkah kecil ini Pemkab PPU berharap bisa mendorong terwujudnya keluarga yang harmonis, anak-anak yang bahagia dan percaya diri, serta terbentuknya generasi penerus yang kuat untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.(Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

Potret para orang tua saat mengantarkan anaknya di hari pertama sekolah (Dok: Subur)
Penajam — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) mengajak para ayah untuk mengantarkan anaknya di hari pertama sekolah pada tahun ajaran 2025/2026, Senin (14/7/2025).
Gerakan ini bertujuan mendorong keterlibatan aktif para ayah dalam mendampingi tumbuh kembang anaknya, salah satu upayanya dimulai dari hal sederhana tapi bermakna dengan mengantar anak di hari pertama masuk sekolah.
Bahkan ajakan itu telah dituangkan di dalam Surat Edaran (SE) sebagai tindak lanjut surat Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendugbangga).
Surat tersebut diterbitkan dalam rangka mendukung Program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) yang diinisiasi Kemendugbangga, serta Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melalui Tim Kerja Keluarga Sejahtera dan Pembangunan Keluarga sebagai upaya mendorong peran ayah dalam pengasuhan anak dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Berdasarkan hasil pantauan di sejumlah sekolah, antusiasme para ayah terlihat tinggi. Sejumlah sekolah tampak lebih ramai dibanding biasanya dengan pemandangan para ayah yang ikut mengantarkan anak-anaknya di hari pertama sekolah. Momen ini tidak hanya memberi semangat bagi anak-anak, tapi juga mempererat ikatan emosional antara ayah dan anak.
Salah satu Guru SDN 008 Kecamatan Waru, Yuli menyampaikan kehadiran ayah di hari pertama sekolah membawa dampak positif bagi anak, baik secara psikologis maupun emosional.
“Kehadiran seorang ayah pada momen penting seperti hari pertama sekolah bukan sekadar simbolis, tapi mencerminkan keterlibatan nyata dalam proses pengasuhan dan pendidikan anak,” ucapnya saat ditemui di sekolah.
Gerakan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya peran ayah dalam pembentukan karakter anak dan pencapaian keseimbangan dalam peran pengasuhan antara ayah dan ibu.
Melalui langkah kecil ini Pemkab PPU berharap bisa mendorong terwujudnya keluarga yang harmonis, anak-anak yang bahagia dan percaya diri, serta terbentuknya generasi penerus yang kuat untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.(Adv)
(Sf/Lo)