Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara
Tim Bina Marga DPUPR PPU saat melakukan perbaikan ruas jalan di dekat RSUD RAPB, tepatnya jalan di Gerbang Madani (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) penajam Paser Utara (PPU) melakukan perbaikan jalan secara mandiri atau swakelola di Gerbang Madani, Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam.
Pengerjaan jalan yang dimulai sejak Juni 2025 itu ditujukan untuk memperbaiki ruas jalan yang dianggap berpotensi mengganggu aktivitas warga dan akses kendaraan di kawasan tersebut.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPR PPU, Petriandy Ponganton Pasulu mengatakan pihaknya melakukan perbaikan jalan rusak dan berlubang di kawasan Gerbang Madani sepanjang 500 meter, bahkan hampir mendekati tugu lastitardanus XLIV di Kelurahan Sungai Parit.
“Pengerjaan jalan di dekat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung (RAPB) itu (Gerbang Madani) baru saja selesai dengan menggunakan metode overlay aspal,” ucap Petriandy dalam pekan ini.
Selain di Gerbang Madani, DPUPR PPU juga melakukan perbaikan jalan di dekat kawasan pelabuhan Chevron, Kelurahan Penajam dengan menggunakan metode yang sama.
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dasar, khususnya akses jalan guna memastikan mobilitas warga berjalan lancar serta mendukung aktivitas perekonomian di wilayah sekitar.
“Karena perbaikan akses jalan di dekat RSUD RAPB sudah selesai, jadi pengerjaan kita lanjutkan di daerah Chevron,” ujar Petriandy.
Ia berharap kegiatan pemeliharaan jalan dalam jangka waktu ke depan mendapat perhatian serius dari pemerintah, terutama dari segi penganggaran agar kondisi jalan rusak dan berlubang di beberapa titik dapat tertangani secara menyeluruh.
“Banyak jalan-jalan aspal kita yang sudah rusak, terutama di daerah Kelurahan Kampung Baru, Saloloang dan sekitarnya. Jalan-jalan itu-kan nanti pasti ada waktunya untuk dipelihara, jadi harapan saya sih ke depannya itu kegiatan pemeliharaan jalan ini dapat lebih diperhatikan lagi terkait dengan penganggarannya,” tandasnya. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

Tim Bina Marga DPUPR PPU saat melakukan perbaikan ruas jalan di dekat RSUD RAPB, tepatnya jalan di Gerbang Madani (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) penajam Paser Utara (PPU) melakukan perbaikan jalan secara mandiri atau swakelola di Gerbang Madani, Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam.
Pengerjaan jalan yang dimulai sejak Juni 2025 itu ditujukan untuk memperbaiki ruas jalan yang dianggap berpotensi mengganggu aktivitas warga dan akses kendaraan di kawasan tersebut.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPR PPU, Petriandy Ponganton Pasulu mengatakan pihaknya melakukan perbaikan jalan rusak dan berlubang di kawasan Gerbang Madani sepanjang 500 meter, bahkan hampir mendekati tugu lastitardanus XLIV di Kelurahan Sungai Parit.
“Pengerjaan jalan di dekat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung (RAPB) itu (Gerbang Madani) baru saja selesai dengan menggunakan metode overlay aspal,” ucap Petriandy dalam pekan ini.
Selain di Gerbang Madani, DPUPR PPU juga melakukan perbaikan jalan di dekat kawasan pelabuhan Chevron, Kelurahan Penajam dengan menggunakan metode yang sama.
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dasar, khususnya akses jalan guna memastikan mobilitas warga berjalan lancar serta mendukung aktivitas perekonomian di wilayah sekitar.
“Karena perbaikan akses jalan di dekat RSUD RAPB sudah selesai, jadi pengerjaan kita lanjutkan di daerah Chevron,” ujar Petriandy.
Ia berharap kegiatan pemeliharaan jalan dalam jangka waktu ke depan mendapat perhatian serius dari pemerintah, terutama dari segi penganggaran agar kondisi jalan rusak dan berlubang di beberapa titik dapat tertangani secara menyeluruh.
“Banyak jalan-jalan aspal kita yang sudah rusak, terutama di daerah Kelurahan Kampung Baru, Saloloang dan sekitarnya. Jalan-jalan itu-kan nanti pasti ada waktunya untuk dipelihara, jadi harapan saya sih ke depannya itu kegiatan pemeliharaan jalan ini dapat lebih diperhatikan lagi terkait dengan penganggarannya,” tandasnya. (Adv)
(Sf/Rs)