Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara
Kepala Distan PPU, Andi Trasodiharto (Muhammad Sahrul/Seputarfakta.com)
Penajam - Dinas Pertanian (Distan) Penajam Paser Utara (PPU) memastikan sudah mulai melakukan pemantauan terhadap kesehatan hewan kurban yang bakal banyak dipasarkan menjelang iduladha 2024.
Kepala Distan PPU, Andi Trasodiharto mengatakan pihaknya sudah menugaskan dari bidang peternakan untuk melakukan pengecakan dimana saja titik-titik lokasi pasar penjualan hewan kurban.
“Memang sapi-sapi yang ada tak hanya berasal dari dalam daerah tetapi juga didatangkan dari luar daerah, jadi tugas kami melakukan pemantauan kesehatan hewan,” kata Andi, Selasa (4/6/2024).
Apakah hewan tersebut layak atau tidak untuk dikonsumsi, nantinya dapat diketahui setelah dilakukan pemeriksaan dari dokter hewan yang disebar di setiap kecamatan.
Nantinya pihaknya juga melakukan pendataan dari hasil yang dilaporkan berapa jumlah hewan ternak yang disembelih terkhusus saat iduladha hari pertama sampai hari ketiga.
“Nanti akan kami data berapa jumlah hewan kurban yang dipotong, secara umum hanya diketahui dari titik-titik pasar hewan setelah dilakukan pendataan,” tuturnya.
Selain pengecekan dari segi kesehatan, kata dia, juga dilakukan pemeriksaan daging setelah disembelih agar benar-benar layak untuk dikonsumsi.
“Karena dagingnya yang bakal dikonsumsi jadi harus diperiksa jangan sampai menyebabkan penyakit setelah dikonsumsi,” pungkasnya. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

Kepala Distan PPU, Andi Trasodiharto (Muhammad Sahrul/Seputarfakta.com)
Penajam - Dinas Pertanian (Distan) Penajam Paser Utara (PPU) memastikan sudah mulai melakukan pemantauan terhadap kesehatan hewan kurban yang bakal banyak dipasarkan menjelang iduladha 2024.
Kepala Distan PPU, Andi Trasodiharto mengatakan pihaknya sudah menugaskan dari bidang peternakan untuk melakukan pengecakan dimana saja titik-titik lokasi pasar penjualan hewan kurban.
“Memang sapi-sapi yang ada tak hanya berasal dari dalam daerah tetapi juga didatangkan dari luar daerah, jadi tugas kami melakukan pemantauan kesehatan hewan,” kata Andi, Selasa (4/6/2024).
Apakah hewan tersebut layak atau tidak untuk dikonsumsi, nantinya dapat diketahui setelah dilakukan pemeriksaan dari dokter hewan yang disebar di setiap kecamatan.
Nantinya pihaknya juga melakukan pendataan dari hasil yang dilaporkan berapa jumlah hewan ternak yang disembelih terkhusus saat iduladha hari pertama sampai hari ketiga.
“Nanti akan kami data berapa jumlah hewan kurban yang dipotong, secara umum hanya diketahui dari titik-titik pasar hewan setelah dilakukan pendataan,” tuturnya.
Selain pengecekan dari segi kesehatan, kata dia, juga dilakukan pemeriksaan daging setelah disembelih agar benar-benar layak untuk dikonsumsi.
“Karena dagingnya yang bakal dikonsumsi jadi harus diperiksa jangan sampai menyebabkan penyakit setelah dikonsumsi,” pungkasnya. (Adv)
(Sf/Rs)