Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara
Kepala Distan PPU, Andi Trasodiharto (muhammad Sahrul/Seputarfakta.com)
Penajam - Dinas Pertanian (Distan) Penajam Paser Utara (PPU) tengah berupaya meningkatkan hasil produksi tani dengan cara memaksimalkan pengelolaan demplot sebagai percontohan untuk para petani.
Kepala Distan PPU, Andi Trasodiharto mengatakan peran demplot begitu berdampak terhadap perkembangan para petani. Sebab, pengelolaan yang baik bisa menjadi wadah yang dapat ditiru oleh para petani.
Ia menyebut sektor pertanian di PPU didominasi kawasan pertanian padi, jagung dan bawang merah. Ketiga komoditi tersebut sudah memiliki lokasi demplot di seluruh kecamatan.
“Demplot di PPU ada Padi, Jagung dan Bawang Merah, saat ini kami mencoba untuk merawat dengan baik agar bisa mempengaruhi hasil produksi tani agar lebih meningkat,” kata Andi, Jum’at (7/6/2024).
Ia menyebut hasil produksi tani saat ini, jumlah normalnya bisa mencapai dua sampai tiga ton per tahun. Jumlah tersebut dianggap masih perlu ditingkatkan hingga lima sampai tujuh ton per tahun.
“Untuk meningkatkan hasil produksi tani tentunya harus ada demplot, sebagai lahan yang direkomendasikan untuk bisa diikuti cara pengelolaan lahan yang baik dan benar,” tuturnya.
Menurutnya, kebiasaan para petani ketika mengelola lahan tak di lakukan secara maksimal sehingga berdampak pada hasil produksinya.
“Terkadang para petani kita setelah nanam dibiarkan saja tidak ada perawatan, hanya menunggu waktu panennya saja, jadi tak akan bisa maksimal,” jelasnya. (Adv)
(Sf/By)
Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

Kepala Distan PPU, Andi Trasodiharto (muhammad Sahrul/Seputarfakta.com)
Penajam - Dinas Pertanian (Distan) Penajam Paser Utara (PPU) tengah berupaya meningkatkan hasil produksi tani dengan cara memaksimalkan pengelolaan demplot sebagai percontohan untuk para petani.
Kepala Distan PPU, Andi Trasodiharto mengatakan peran demplot begitu berdampak terhadap perkembangan para petani. Sebab, pengelolaan yang baik bisa menjadi wadah yang dapat ditiru oleh para petani.
Ia menyebut sektor pertanian di PPU didominasi kawasan pertanian padi, jagung dan bawang merah. Ketiga komoditi tersebut sudah memiliki lokasi demplot di seluruh kecamatan.
“Demplot di PPU ada Padi, Jagung dan Bawang Merah, saat ini kami mencoba untuk merawat dengan baik agar bisa mempengaruhi hasil produksi tani agar lebih meningkat,” kata Andi, Jum’at (7/6/2024).
Ia menyebut hasil produksi tani saat ini, jumlah normalnya bisa mencapai dua sampai tiga ton per tahun. Jumlah tersebut dianggap masih perlu ditingkatkan hingga lima sampai tujuh ton per tahun.
“Untuk meningkatkan hasil produksi tani tentunya harus ada demplot, sebagai lahan yang direkomendasikan untuk bisa diikuti cara pengelolaan lahan yang baik dan benar,” tuturnya.
Menurutnya, kebiasaan para petani ketika mengelola lahan tak di lakukan secara maksimal sehingga berdampak pada hasil produksinya.
“Terkadang para petani kita setelah nanam dibiarkan saja tidak ada perawatan, hanya menunggu waktu panennya saja, jadi tak akan bisa maksimal,” jelasnya. (Adv)
(Sf/By)