Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara
Diskukmperindag PPU, Margono Hadisusanto.(Dok.Ajik)
Penajam - Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag) Penajam Paser Utara (PPU) akan segera launching program ‘Ngelive Yuk’ yang melibatkan generasi muda dari kalangan Milenial dan Gen Z di akhir Oktober 2024 mendatang.
Kepala Diskukmperindag PPU, Margono Hadisusanto mengatakan ini tahap paling awal perkembangan program ‘Ngelive Yuk’ ini. Pihaknya perlu melibatkan peran generasi muda terlebih dahulu agar mampu mempromosikan produk lokal, baik itu dibuat sendiri ataupun olahan dari khalayak umum.
“Untuk memastikan generasi muda ini bisa memasarkan produk-produk dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), kami berencana akan menggelar pelatihan terkait bagaimana cara mempromosikan suatu produk yang memiliki daya tarik konsumen melalui toko online, transaksi sekaligus cara memproduksi produk,” ucap Margono, Selasa (1/10/2024).
Ini merupakan langkah pemerintah untuk mendorong peningkatan dan pertumbuhan perekonomian masyarakat di era serba digital.
Bahkan untuk agar hal itu benar-benar terwujud, Diskukmperindag PPU telah mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2024 senilai Rp100 juta untuk pembangunan lima unit studio di Pasar Induk Penajam.
“Studio yang kita bangun itu diperkirakan akan rampung pada tahun ini juga dan sementara ini akan diterapkan di Pasar Induk Penajam terlebih dahulu, jika menunjukkan hasil yang maksimal maka akan kita launchingkan di pasar lainnya, guna menghidupkan kembali suasana pasar dengan melalui teknologi digital,” ungkap Margono.
Kini, kata dia, Diskukmperindag PPU sedang berfokus pada peningkatan UMKM untuk naik kelas menuju UMKM Go-Digital.
“Fokus kami saat ini ya terkait peningkatan UMKM untuk naik kelas jadi usaha digital, bahkan kami menghadiri sosialisasi expose policy paper di Puslatbang KDOD Samarinda pada 30 September 2024 kemarin untuk mewujudkan pembangunan ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan dalam mendorong kemajuan daerah,” pungkasnya. (Adv)
(Sf/By)
Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

Diskukmperindag PPU, Margono Hadisusanto.(Dok.Ajik)
Penajam - Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag) Penajam Paser Utara (PPU) akan segera launching program ‘Ngelive Yuk’ yang melibatkan generasi muda dari kalangan Milenial dan Gen Z di akhir Oktober 2024 mendatang.
Kepala Diskukmperindag PPU, Margono Hadisusanto mengatakan ini tahap paling awal perkembangan program ‘Ngelive Yuk’ ini. Pihaknya perlu melibatkan peran generasi muda terlebih dahulu agar mampu mempromosikan produk lokal, baik itu dibuat sendiri ataupun olahan dari khalayak umum.
“Untuk memastikan generasi muda ini bisa memasarkan produk-produk dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), kami berencana akan menggelar pelatihan terkait bagaimana cara mempromosikan suatu produk yang memiliki daya tarik konsumen melalui toko online, transaksi sekaligus cara memproduksi produk,” ucap Margono, Selasa (1/10/2024).
Ini merupakan langkah pemerintah untuk mendorong peningkatan dan pertumbuhan perekonomian masyarakat di era serba digital.
Bahkan untuk agar hal itu benar-benar terwujud, Diskukmperindag PPU telah mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2024 senilai Rp100 juta untuk pembangunan lima unit studio di Pasar Induk Penajam.
“Studio yang kita bangun itu diperkirakan akan rampung pada tahun ini juga dan sementara ini akan diterapkan di Pasar Induk Penajam terlebih dahulu, jika menunjukkan hasil yang maksimal maka akan kita launchingkan di pasar lainnya, guna menghidupkan kembali suasana pasar dengan melalui teknologi digital,” ungkap Margono.
Kini, kata dia, Diskukmperindag PPU sedang berfokus pada peningkatan UMKM untuk naik kelas menuju UMKM Go-Digital.
“Fokus kami saat ini ya terkait peningkatan UMKM untuk naik kelas jadi usaha digital, bahkan kami menghadiri sosialisasi expose policy paper di Puslatbang KDOD Samarinda pada 30 September 2024 kemarin untuk mewujudkan pembangunan ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan dalam mendorong kemajuan daerah,” pungkasnya. (Adv)
(Sf/By)