Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

    Diskominfo PPU Siap Terapkan Aplikasi e-Office dari Disdikpora setelah Terima Data Seluruh Kepala Sekolah

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Buniyamin
    29 September 2024 pukul 13:30 WITA

    Kantor Diskominfo PPU.(Dok.Ipan)

    Penajam – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Penajam Paser Utara (PPU) siap menerapkan aplikasi e-Office di sekolah yang merupakan gagasan dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora).

    Kepala Diskominfo PPU, Khairudin mengatakan meski Disdikpora akan menerapkan aplikasi e-Office pada 2025 mendatang, tetapi untuk menerapkan itu. Pihaknya perlu membutuhkan data dari Disdikpora terkait seluruh kepala sekolah di PPU untuk didaftarkan di Badan Balai Sertifikasi Elektronik (BSRe) agar mendapatkan tanda tangan elektronik.

    “Setelah kita mendapat tanda tangan dari Badan BSRe dan sudah dapat diterapkan atau diaplikasikan di e-Office, maka baru bisa kita integrasi kepada kepala sekolah di PPU untuk diberikan edukasi dan sosialisasi serta pelatihan terkait bagaimana cara mengoperasikannya,” ucap Khairudin, Minggu (29/9/2024).

    Dia mengaku, bahwa pihaknya menyambut baik hal ini. Sebab aplikasi e-Office dapat mempermudah dan meningkatkan efisiensi dalam mengelola tata administrasi seperti mengurus surat-menyurat, dokumen dan lainnya.

    Menurut dia juga, sekolah-sekolah tidak perlu mengirimkan surat dan dokumen berupa fisik ke Disdikpora karena sudah melalui dokumen digital. Mengingat ada beberapa sekolah yang jarak tempuhnya jauh untuk menuju Kantor Disdikpora PPU, seperti Kecamatan Babulu yang merupakan kecamatan paling ujung di bagian Timur dan sekolah yang berada di Pedalaman.

    “Artinya sepanjang sekolah itu memiliki fasilitas internet maka akan terkoneksi dan itu surat-menyuratnya dalam bentuk digital, baik itu tidak berada di tempat kerja, malam hari dan ketika kepala sekolah ingin meminta tanda tangan maka bisa dilakukan melalui aplikasi e-Office,” ungkap Khairudin.

    Tak hanya meningkatkan efisiensi dalam mengelola tata administrasi, tetapi juga dapat mengurangi penggunaan kertas yang keberadaannya dapat mencemari lingkungan sekitar.

    “Kami selaku di bidang komunikasi dan informatika akan turut mendukung penerapan ide dari Disdikpora. Lantaran jika dibayangkan aplikasi e-Office itu tidak segera diterapkan maka Disdikpora akan kesulitan mengurus surat-menyurat yang masih berbentuk fisik seperti kertas,” pungkasnya.(Adv)

    (Sf/By)

    Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

    Diskominfo PPU Siap Terapkan Aplikasi e-Office dari Disdikpora setelah Terima Data Seluruh Kepala Sekolah

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Buniyamin
    29 September 2024 pukul 13:30 WITA

    Kantor Diskominfo PPU.(Dok.Ipan)

    Penajam – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Penajam Paser Utara (PPU) siap menerapkan aplikasi e-Office di sekolah yang merupakan gagasan dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora).

    Kepala Diskominfo PPU, Khairudin mengatakan meski Disdikpora akan menerapkan aplikasi e-Office pada 2025 mendatang, tetapi untuk menerapkan itu. Pihaknya perlu membutuhkan data dari Disdikpora terkait seluruh kepala sekolah di PPU untuk didaftarkan di Badan Balai Sertifikasi Elektronik (BSRe) agar mendapatkan tanda tangan elektronik.

    “Setelah kita mendapat tanda tangan dari Badan BSRe dan sudah dapat diterapkan atau diaplikasikan di e-Office, maka baru bisa kita integrasi kepada kepala sekolah di PPU untuk diberikan edukasi dan sosialisasi serta pelatihan terkait bagaimana cara mengoperasikannya,” ucap Khairudin, Minggu (29/9/2024).

    Dia mengaku, bahwa pihaknya menyambut baik hal ini. Sebab aplikasi e-Office dapat mempermudah dan meningkatkan efisiensi dalam mengelola tata administrasi seperti mengurus surat-menyurat, dokumen dan lainnya.

    Menurut dia juga, sekolah-sekolah tidak perlu mengirimkan surat dan dokumen berupa fisik ke Disdikpora karena sudah melalui dokumen digital. Mengingat ada beberapa sekolah yang jarak tempuhnya jauh untuk menuju Kantor Disdikpora PPU, seperti Kecamatan Babulu yang merupakan kecamatan paling ujung di bagian Timur dan sekolah yang berada di Pedalaman.

    “Artinya sepanjang sekolah itu memiliki fasilitas internet maka akan terkoneksi dan itu surat-menyuratnya dalam bentuk digital, baik itu tidak berada di tempat kerja, malam hari dan ketika kepala sekolah ingin meminta tanda tangan maka bisa dilakukan melalui aplikasi e-Office,” ungkap Khairudin.

    Tak hanya meningkatkan efisiensi dalam mengelola tata administrasi, tetapi juga dapat mengurangi penggunaan kertas yang keberadaannya dapat mencemari lingkungan sekitar.

    “Kami selaku di bidang komunikasi dan informatika akan turut mendukung penerapan ide dari Disdikpora. Lantaran jika dibayangkan aplikasi e-Office itu tidak segera diterapkan maka Disdikpora akan kesulitan mengurus surat-menyurat yang masih berbentuk fisik seperti kertas,” pungkasnya.(Adv)

    (Sf/By)