Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara
Ilustrasi menara BTS (Foto: Freepik)
Penajam - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Penajam Paser Utara (PPU) memastikan sudah penuhi persyaratan untuk pembangunan Base Transceiver Station (BTS) yang telah diusulkan ke Kementerian Kominfo untuk mengatasi blank spot.
Kepala Diskominfo PPU, Khairudin mengaku dari hasil pembahasan bersama Kementerian Kominfo secara online beberapa waktu lalu, pemkab disyaratkan untuk menjamin ketersediaan jaringan listrik dan lahan kosong untuk bangun BTS.
“Semua lokasi yang diusulkan sudah kami lengkapi persyaratannya, baik penyediaan lahan dan listriknya,” kata Khairudin, Jum’at (24/5/2024).
Diskominfo PPU juga telah memetakan sembilan titik lokasi blank spot, yakni Desa Bukit Subur, Desa Sidorejo dan Desa Giripurwa di Kecamatan Penajam.
Kemudian di Desa Rintik, Desa Sumber Sari dan Desa Labangka Barat di Kecamatan Babulu, serta di Kecamatan Sepaku diusulkan pembangunan BTS di Desa Bumi Harapan, Desa Karang Jinawi dan Kelurahan Mentawir.
Dikatakan Khairudin, sembilan lokasi blank spot tersebut diusulkan pembangunan infrastrukur telekomunikasi oleh Pemkab PPU sejak Agustus 2023 lalu ke Kementerian Kominfo.
“Usulannya sudah sampai ke Kementerian Kominfo dan sudah masuk tahap pembahasan,” tuturnya.
Dalam pembahasan dari usulan BTS, kata dia, membahas terkait program jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang, sementara ia belum mengetahui bakal berada dalam program yang mana nantinya.
“Terkait apakah masuk dalam program jangka pendek, jangka menengah atau jangka panjang itu kami belum tau dan belum dapat informasinya,” pungkasnya. (adv)
(Sf/By)
Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

Ilustrasi menara BTS (Foto: Freepik)
Penajam - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Penajam Paser Utara (PPU) memastikan sudah penuhi persyaratan untuk pembangunan Base Transceiver Station (BTS) yang telah diusulkan ke Kementerian Kominfo untuk mengatasi blank spot.
Kepala Diskominfo PPU, Khairudin mengaku dari hasil pembahasan bersama Kementerian Kominfo secara online beberapa waktu lalu, pemkab disyaratkan untuk menjamin ketersediaan jaringan listrik dan lahan kosong untuk bangun BTS.
“Semua lokasi yang diusulkan sudah kami lengkapi persyaratannya, baik penyediaan lahan dan listriknya,” kata Khairudin, Jum’at (24/5/2024).
Diskominfo PPU juga telah memetakan sembilan titik lokasi blank spot, yakni Desa Bukit Subur, Desa Sidorejo dan Desa Giripurwa di Kecamatan Penajam.
Kemudian di Desa Rintik, Desa Sumber Sari dan Desa Labangka Barat di Kecamatan Babulu, serta di Kecamatan Sepaku diusulkan pembangunan BTS di Desa Bumi Harapan, Desa Karang Jinawi dan Kelurahan Mentawir.
Dikatakan Khairudin, sembilan lokasi blank spot tersebut diusulkan pembangunan infrastrukur telekomunikasi oleh Pemkab PPU sejak Agustus 2023 lalu ke Kementerian Kominfo.
“Usulannya sudah sampai ke Kementerian Kominfo dan sudah masuk tahap pembahasan,” tuturnya.
Dalam pembahasan dari usulan BTS, kata dia, membahas terkait program jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang, sementara ia belum mengetahui bakal berada dalam program yang mana nantinya.
“Terkait apakah masuk dalam program jangka pendek, jangka menengah atau jangka panjang itu kami belum tau dan belum dapat informasinya,” pungkasnya. (adv)
(Sf/By)