Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara
Pelabuhan kapal kelotok penyeberangan PPU-Penajam (Muhammad Sahrul/Seputarfakta.com)
Penajam - Dinas Perhubungan (Dishub) Penajam Paser Utara (PPU) mengingatkan kepada warga agar tidak mengabaikan penggunaan jaket pelampung atau life jacket, khususnya ketika penyeberangan laut dari pelabuhan.
Kepala Dinas (Kadishub) PPU, Alimuddin mengatakan terkadang penggunaan life jacket cenderung diabaikan, sebab lebih memilih praktis ketimbang harus mengenakan jaket pelampung selama perjalanan.
Padahal, kata dia, jaket pelampung sudah disediakan demi keselamatan para penumpang sebagai antisipasi agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.
“Memang seharusnya diwajibkan, dan kami imbau agar menggunakan life jaket. Apalagi saat ini cuaca sedang tidak bagus,” kata Alimuddin, Minggu (26/5/2024).
Dengan demikian, imbauan sampaikan dan meminta agar pelabuhan kelotok maupun speed boad agar lebih memperhatikan keselamatan penumpang.
Demi menjamin keselamatan para penumpang, Dishub PPU bakal kembali mengadakan penambahan jaket pelampung sebanyak 250 yang dikhususkan untuk speed boad, termasuk perahu kelotok turut juga diimbau.
Menurutnya jumlah tersebut terbilang cukup untuk memenuhi kebutuhan speed boad yang ada saat ini, sebab jaket pelampung dipergunakan secara bergantian tidak sekaligus bersamaan.
“Saya rasa cukup karena satu speed untuk enam orang, dan bisa bergantian karena tidak bersamaan,” pungkasnya. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

Pelabuhan kapal kelotok penyeberangan PPU-Penajam (Muhammad Sahrul/Seputarfakta.com)
Penajam - Dinas Perhubungan (Dishub) Penajam Paser Utara (PPU) mengingatkan kepada warga agar tidak mengabaikan penggunaan jaket pelampung atau life jacket, khususnya ketika penyeberangan laut dari pelabuhan.
Kepala Dinas (Kadishub) PPU, Alimuddin mengatakan terkadang penggunaan life jacket cenderung diabaikan, sebab lebih memilih praktis ketimbang harus mengenakan jaket pelampung selama perjalanan.
Padahal, kata dia, jaket pelampung sudah disediakan demi keselamatan para penumpang sebagai antisipasi agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.
“Memang seharusnya diwajibkan, dan kami imbau agar menggunakan life jaket. Apalagi saat ini cuaca sedang tidak bagus,” kata Alimuddin, Minggu (26/5/2024).
Dengan demikian, imbauan sampaikan dan meminta agar pelabuhan kelotok maupun speed boad agar lebih memperhatikan keselamatan penumpang.
Demi menjamin keselamatan para penumpang, Dishub PPU bakal kembali mengadakan penambahan jaket pelampung sebanyak 250 yang dikhususkan untuk speed boad, termasuk perahu kelotok turut juga diimbau.
Menurutnya jumlah tersebut terbilang cukup untuk memenuhi kebutuhan speed boad yang ada saat ini, sebab jaket pelampung dipergunakan secara bergantian tidak sekaligus bersamaan.
“Saya rasa cukup karena satu speed untuk enam orang, dan bisa bergantian karena tidak bersamaan,” pungkasnya. (Adv)
(Sf/Rs)