Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara
Kepala Disdikpora PPU, Andi Singkerru (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Penajam Paser Utara (PPU) mulai menerapkan penggunaan AI atau kecerdasan buatan dalam proses pembelajaran pada tahun ajaran 2025/2026.
Pengaplikasian AI sejalan dengan salah satu program asta cita Presiden dan Wakil Presiden periode 2025-2030 soal pemanfaatan teknologi digital dalam memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM).
Kepala Disdikpora PPU, Andi Singkerru mengatakan pelajar SD dan SMP akan diajarkan mengenai dasar-dasar coding sebagai bekal generasi muda dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat.
“AI bakal kita terapkan mulai tahun ini ke sistem belajar karena ini sesuai dengan harapan dari program Asta cita bapak presiden terkait digitalisasi. Jadi anak-anak SD dan SMP diajarkan soal coding,” ujarnya dalam pekan ini.
Ia menyatakan kehadiran AI dalam sistem pembelajaran bertujuan untuk melengkapi kurikulum sebelumnya, seperti K13 (kurikulum 2013) dan Merdeka.
“Kurikulum kita (AI) itu sebenarnya bukan baru tapi melengkapi kurikulum merdeka dan K13. Namanya, pembelajaran secara mendalam. Di dalamnya itu bagaimana supaya anak-anak kita tahu berbagai filosofi, sehingga numerasi dan literasinya bagus,” jelasnya.
Guna memastikan penggunaan AI berjalan efisiensi dan tepat, Disdikpora PPU tengah gencar-gencarnya menggelar pelatihan terkait tata cara mengimplementasikan AI dalam proses belajar-mengajar kepada guru.
“Para guru telah dilatih dalam pengaplikasian AI, tapi sementara ini pelatihan masih berjalan,” tandasnya. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

Kepala Disdikpora PPU, Andi Singkerru (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Penajam Paser Utara (PPU) mulai menerapkan penggunaan AI atau kecerdasan buatan dalam proses pembelajaran pada tahun ajaran 2025/2026.
Pengaplikasian AI sejalan dengan salah satu program asta cita Presiden dan Wakil Presiden periode 2025-2030 soal pemanfaatan teknologi digital dalam memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM).
Kepala Disdikpora PPU, Andi Singkerru mengatakan pelajar SD dan SMP akan diajarkan mengenai dasar-dasar coding sebagai bekal generasi muda dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat.
“AI bakal kita terapkan mulai tahun ini ke sistem belajar karena ini sesuai dengan harapan dari program Asta cita bapak presiden terkait digitalisasi. Jadi anak-anak SD dan SMP diajarkan soal coding,” ujarnya dalam pekan ini.
Ia menyatakan kehadiran AI dalam sistem pembelajaran bertujuan untuk melengkapi kurikulum sebelumnya, seperti K13 (kurikulum 2013) dan Merdeka.
“Kurikulum kita (AI) itu sebenarnya bukan baru tapi melengkapi kurikulum merdeka dan K13. Namanya, pembelajaran secara mendalam. Di dalamnya itu bagaimana supaya anak-anak kita tahu berbagai filosofi, sehingga numerasi dan literasinya bagus,” jelasnya.
Guna memastikan penggunaan AI berjalan efisiensi dan tepat, Disdikpora PPU tengah gencar-gencarnya menggelar pelatihan terkait tata cara mengimplementasikan AI dalam proses belajar-mengajar kepada guru.
“Para guru telah dilatih dalam pengaplikasian AI, tapi sementara ini pelatihan masih berjalan,” tandasnya. (Adv)
(Sf/Rs)