Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara
Pj Bupati PPU, Makmur Marbun saat hadir membuka pelatihan bagi koperasi dan UMKM di Aula Hotel Aqila Penajam (Dok. Pemkab PPU/Seputarfakta.com)
Penajam - Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DisKUKM Perindag) Penajam Paser Utara (PPU) tengah berupaya meningkatkan pengelolaan koperasi serta Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Langkah yang diambil guna meningkatkan kapasitas koperasi dan UMKM adalah dengan memberikan pemahaman melalui pelatihan tata kelola saat Rapat Anggota Tahunan (RAT).
Pelatihan tersebut telah dilaksanakan dan diikuti 60 peserta dari koperasi dan 70 pelaku UMKM yang secara resmi dibuka oleh Penjabat (Pj) Bupati PPU, Makmur Marbun di Aula Hotel Aqila Penajam, Rabu (12/6/2024).
Makmur Marbun mengapresiasi pelaksanaan pelatihan, terutama pembekalan bagi pelaku UMKM dengan peserta yang hampir 50 persen merupakan masyarakat sasaran Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).
“UMKM kita hari ini semakin produktif dan meningkat, bahkan telah dilihat kemajuannya hingga ke Kementerian Koperasi dan UMKM RI. Ini adalah pilihan yang tepat untuk memilih Kabupaten PPU, terlebih dengan dukungan alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) dalam pembinaan UMKM, ini pertama bagi PPU,” katanya.
Giat yang dilakukan, kata dia, adalah bagian dari dorongan pemerintah daerah dalam mempermudah pengelolaan ekonomi rakyat melalui aktivitas usaha Koperasi dan UMKM sebagai penopang ekonomi masyarakat dan solusi untuk perekonomian rumah tangga.
“Hasil pelatihan ini akan memberikan ilmu pengetahuan dan ruang bagi pelaku kewirausahaan untuk melahirkan kreativitas, inovasi, dan invenasi yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat. Ini akan membangun kemandirian ekonomi daerah dengan produk-produk unggulan dari proses kewirausahaan oleh pelaku UMKM,” tuturnya.
Untuk mendukung kemandirian UMKM, kata dia, pemerintah telah membuka kemudahan usaha bagi koperasi dan UMKM melalui pemenuhan kebutuhan barang dan jasa pemerintah berdasarkan Perpres Nomor 12 Tahun 2021 tentang Pengadaan Barang dan Jasa.
“Pemerintah daerah menekankan penggunaan hasil UMKM maupun produk-produk masyarakat dalam perekonomian, sehingga perekonomian para pelaku UMKM semakin meningkat dan terwujudnya pemberdayaan ekonomi masyarakat,” jelas Marbun.
Kepala DisKUKM Perindag PPU, Margono mengatakan pelatihan bakal berlangsung selama empat hari, mulai 1-14 Juni 2024 yang dilaksanakan terbagi dalam dua sesi.
“Pelatihan Pengelolaan Hasil Perikanan dan Pertanian ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas UMKM serta mendukung percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem melalui pengembangan koperasi dan peningkatan UMKM yang berkolaborasi dengan pertanian,” kata Margono. (Adv)
(Sf/By)
Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

Pj Bupati PPU, Makmur Marbun saat hadir membuka pelatihan bagi koperasi dan UMKM di Aula Hotel Aqila Penajam (Dok. Pemkab PPU/Seputarfakta.com)
Penajam - Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DisKUKM Perindag) Penajam Paser Utara (PPU) tengah berupaya meningkatkan pengelolaan koperasi serta Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Langkah yang diambil guna meningkatkan kapasitas koperasi dan UMKM adalah dengan memberikan pemahaman melalui pelatihan tata kelola saat Rapat Anggota Tahunan (RAT).
Pelatihan tersebut telah dilaksanakan dan diikuti 60 peserta dari koperasi dan 70 pelaku UMKM yang secara resmi dibuka oleh Penjabat (Pj) Bupati PPU, Makmur Marbun di Aula Hotel Aqila Penajam, Rabu (12/6/2024).
Makmur Marbun mengapresiasi pelaksanaan pelatihan, terutama pembekalan bagi pelaku UMKM dengan peserta yang hampir 50 persen merupakan masyarakat sasaran Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).
“UMKM kita hari ini semakin produktif dan meningkat, bahkan telah dilihat kemajuannya hingga ke Kementerian Koperasi dan UMKM RI. Ini adalah pilihan yang tepat untuk memilih Kabupaten PPU, terlebih dengan dukungan alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) dalam pembinaan UMKM, ini pertama bagi PPU,” katanya.
Giat yang dilakukan, kata dia, adalah bagian dari dorongan pemerintah daerah dalam mempermudah pengelolaan ekonomi rakyat melalui aktivitas usaha Koperasi dan UMKM sebagai penopang ekonomi masyarakat dan solusi untuk perekonomian rumah tangga.
“Hasil pelatihan ini akan memberikan ilmu pengetahuan dan ruang bagi pelaku kewirausahaan untuk melahirkan kreativitas, inovasi, dan invenasi yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat. Ini akan membangun kemandirian ekonomi daerah dengan produk-produk unggulan dari proses kewirausahaan oleh pelaku UMKM,” tuturnya.
Untuk mendukung kemandirian UMKM, kata dia, pemerintah telah membuka kemudahan usaha bagi koperasi dan UMKM melalui pemenuhan kebutuhan barang dan jasa pemerintah berdasarkan Perpres Nomor 12 Tahun 2021 tentang Pengadaan Barang dan Jasa.
“Pemerintah daerah menekankan penggunaan hasil UMKM maupun produk-produk masyarakat dalam perekonomian, sehingga perekonomian para pelaku UMKM semakin meningkat dan terwujudnya pemberdayaan ekonomi masyarakat,” jelas Marbun.
Kepala DisKUKM Perindag PPU, Margono mengatakan pelatihan bakal berlangsung selama empat hari, mulai 1-14 Juni 2024 yang dilaksanakan terbagi dalam dua sesi.
“Pelatihan Pengelolaan Hasil Perikanan dan Pertanian ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas UMKM serta mendukung percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem melalui pengembangan koperasi dan peningkatan UMKM yang berkolaborasi dengan pertanian,” kata Margono. (Adv)
(Sf/By)