Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara
Ketua Umum HIPMI PPU, Hasrul.(Dok.Rizieq)
Penajam - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Penajam Paser Utara (PPU) telah memiliki rencana dan target yang ingin dicapai dalam waktu tiga tahun kedepan.
Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum HIPMI PPU periode 2024-2027, Hasrul yang baru saja dilantik di Aula Lantai satu Kantor Bupati PPU, Minggu (13/10/2024).
Hasrul menerangkan, bahwa rencana dan target yang ingin ia gapai di masa jabatannya adalah merekrut 100 pengusaha baru untuk bergabung ke dalam organisasi HIPMI, tetapi pengusaha tersebut harus memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) terlebih dahulu dan terpenting mempunyai perusahaan ataupun usaha sendiri.
“Ini bertujuan agar anggota HIPMI saling berbagi pengalaman, pengetahuan dan saling sharing dalam mengembangkan usaha, terutama pengusaha yang umurnya terbilang masih muda agar tidak salah langkah,” ucap Hasrul, Minggu (13/10/2024).
Kemudian, target selanjutnya yakni menyusun dokumen yang diperlukan oleh investor. Dokumen yang berisikan informasi terkait potensi-potensi daerah untuk dikembangkan di bidang usaha dan bisnis di wilayah PPU.
Menurutnya, selama ini pemerintah daerah hanya menampilkan dokumen dalam bentuk fisik seperti buku, sedangkan HIPMI akan menerapkan inovasi terbaru dengan mempresentasikan potensi daerah dalam bentuk media visual. Di mana hal itu akan disebarluaskan hingga ke wilayah lainnya.
“Kita akan buat lewat peta-peta potensi daerah, setelah itu juga dalam bentuk video yang bisa diakses semua orang termasuk melalui media massa seperti di internet dan lain sebagainya,” ungkap Hasrul.
Tak hanya itu, pihaknya juga berkomitmen akan membangun sekolah wirausaha sebagai wadah kalangan muda berkumpul untuk membahas tentang dunia bisnis dan usaha. Di mana lembaga pendidikan tersebut berkolaborasi dengan pemerintah daerah sebagai tempat edukasi sedangkan HIPMI sebagai pihak pengelola.
“Dari sekolah wirausaha ini bagi kalangan muda yang baru saja lulus sekolah ataupun kuliah akan kita rekrut untuk menjadi pengusaha melalui sekolah tadi. Untuk hasilnya mereka akan mendapat badan usaha, setelah itu kita mendorong mereka untuk membuka lapangan pekerjaan bukan mencari kerjaan dengan memperlihatkan potensi yang ada di PPU,” imbuhnya.
Untuk mewujudkan itu, pihaknya berencana akan menyekolahkan mereka dalam waktu beberapa bulan dengan didampingi langsung oleh mentor propesional, baik itu dari pemerintah, pihak swasta dan para senior dari Kaltim ataupun nasional yang lebih dahulu menggeluti dunia bisnis untuk memberikan ilmu pengetahuan terkait memasarkan produk hingga membangun koneksi.
“Untuk konsepnya akan kita rumuskan bersama dengan Pj Bupati PPU, Muhammad Zainal Arifin dan stakeholder terkait dan bersinergi dengan pemimpin selanjutnya tetapi sebelum target itu dimulai kita perlu menyolidkan internalnya HIPMI terlebih dahulu,” pungkasnya. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

Ketua Umum HIPMI PPU, Hasrul.(Dok.Rizieq)
Penajam - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Penajam Paser Utara (PPU) telah memiliki rencana dan target yang ingin dicapai dalam waktu tiga tahun kedepan.
Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum HIPMI PPU periode 2024-2027, Hasrul yang baru saja dilantik di Aula Lantai satu Kantor Bupati PPU, Minggu (13/10/2024).
Hasrul menerangkan, bahwa rencana dan target yang ingin ia gapai di masa jabatannya adalah merekrut 100 pengusaha baru untuk bergabung ke dalam organisasi HIPMI, tetapi pengusaha tersebut harus memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) terlebih dahulu dan terpenting mempunyai perusahaan ataupun usaha sendiri.
“Ini bertujuan agar anggota HIPMI saling berbagi pengalaman, pengetahuan dan saling sharing dalam mengembangkan usaha, terutama pengusaha yang umurnya terbilang masih muda agar tidak salah langkah,” ucap Hasrul, Minggu (13/10/2024).
Kemudian, target selanjutnya yakni menyusun dokumen yang diperlukan oleh investor. Dokumen yang berisikan informasi terkait potensi-potensi daerah untuk dikembangkan di bidang usaha dan bisnis di wilayah PPU.
Menurutnya, selama ini pemerintah daerah hanya menampilkan dokumen dalam bentuk fisik seperti buku, sedangkan HIPMI akan menerapkan inovasi terbaru dengan mempresentasikan potensi daerah dalam bentuk media visual. Di mana hal itu akan disebarluaskan hingga ke wilayah lainnya.
“Kita akan buat lewat peta-peta potensi daerah, setelah itu juga dalam bentuk video yang bisa diakses semua orang termasuk melalui media massa seperti di internet dan lain sebagainya,” ungkap Hasrul.
Tak hanya itu, pihaknya juga berkomitmen akan membangun sekolah wirausaha sebagai wadah kalangan muda berkumpul untuk membahas tentang dunia bisnis dan usaha. Di mana lembaga pendidikan tersebut berkolaborasi dengan pemerintah daerah sebagai tempat edukasi sedangkan HIPMI sebagai pihak pengelola.
“Dari sekolah wirausaha ini bagi kalangan muda yang baru saja lulus sekolah ataupun kuliah akan kita rekrut untuk menjadi pengusaha melalui sekolah tadi. Untuk hasilnya mereka akan mendapat badan usaha, setelah itu kita mendorong mereka untuk membuka lapangan pekerjaan bukan mencari kerjaan dengan memperlihatkan potensi yang ada di PPU,” imbuhnya.
Untuk mewujudkan itu, pihaknya berencana akan menyekolahkan mereka dalam waktu beberapa bulan dengan didampingi langsung oleh mentor propesional, baik itu dari pemerintah, pihak swasta dan para senior dari Kaltim ataupun nasional yang lebih dahulu menggeluti dunia bisnis untuk memberikan ilmu pengetahuan terkait memasarkan produk hingga membangun koneksi.
“Untuk konsepnya akan kita rumuskan bersama dengan Pj Bupati PPU, Muhammad Zainal Arifin dan stakeholder terkait dan bersinergi dengan pemimpin selanjutnya tetapi sebelum target itu dimulai kita perlu menyolidkan internalnya HIPMI terlebih dahulu,” pungkasnya. (Adv)
(Sf/Rs)