Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara
Kepala Distan PPU, Andi Trasodiharto.(Foto : Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Dinas Pertanian (Distan) Penajam Paser Utara (PPU) mengajak masyarakat memanfaatkan lahan tidur di pekarangan rumah untuk ditanami berbagai tumbuhan hortikultura dan tanaman pangan, seperti cabai, bawang merah dan lainnya.
Ajakan ini bertujuan untuk mewujudkan ketahanan pangan secara mandiri, sehingga petani pekarangan pun tidak perlu khawatir lagi apabila beberapa Bahan Pokok (Bapok) mengalami kelangkaan dan harganya melonjak naik saat momen tertentu, terutama ketika menjelang hari besar keagamaan.
“Saya rasa nggak ada ruginya menggunakan lahan tidur di pekarangan rumah untuk ditanami tumbuhan yang dapat dikonsumsi untuk kebutuhan sehari-hari. Daripada dibiarkan saja hingga ditumbuhi rumput yang merambat, itu jelas tidak dapat dikonsumsi kecuali untuk pakan ternak,” ucap Kepala Distan PPU, Andi Trasodiharto, Senin (10/3/2025).
Meski kondisi tanah di lahan pekarangan rumah terkadang kurang subur, tapi ada beberapa tanaman pangan dan hortikultura yang tetap bisa tumbuh dengan baik, seperti cabai rawit, pepaya, singkong, jagung, ubi jalar, bayam dan lainnya.
“Saya tekankan tidak ada ruginya memanfaatkan lahan tidur di pekarangan rumah. Bahkan di lahan sempit dan kondisi tanah yang kurang subur pun masih bisa ditumbuhi tanaman pangan dan hortikultura, apabila metode penanamannya baik,” ungkapnya.
Andi menyarankan kepada masyarakat untuk menggunakan polybag sebagai media tanam dan meletakkannya di halaman rumah yang terlindung dari cuaca ekstrem, seperti hujan deras dan panas terik agar tidak mudah layu dan berakhir mati.
“Meski sebagian besar masyarakat PPU telah mengetahui cara menanam tumbuhan pangan dan hortikultura, tapi kita tetap akan melakukan pendampingan apabila memang dibutuhkan oleh masyarakat,” tandasnya. (Adv)
(Sf/By)
Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

Kepala Distan PPU, Andi Trasodiharto.(Foto : Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Dinas Pertanian (Distan) Penajam Paser Utara (PPU) mengajak masyarakat memanfaatkan lahan tidur di pekarangan rumah untuk ditanami berbagai tumbuhan hortikultura dan tanaman pangan, seperti cabai, bawang merah dan lainnya.
Ajakan ini bertujuan untuk mewujudkan ketahanan pangan secara mandiri, sehingga petani pekarangan pun tidak perlu khawatir lagi apabila beberapa Bahan Pokok (Bapok) mengalami kelangkaan dan harganya melonjak naik saat momen tertentu, terutama ketika menjelang hari besar keagamaan.
“Saya rasa nggak ada ruginya menggunakan lahan tidur di pekarangan rumah untuk ditanami tumbuhan yang dapat dikonsumsi untuk kebutuhan sehari-hari. Daripada dibiarkan saja hingga ditumbuhi rumput yang merambat, itu jelas tidak dapat dikonsumsi kecuali untuk pakan ternak,” ucap Kepala Distan PPU, Andi Trasodiharto, Senin (10/3/2025).
Meski kondisi tanah di lahan pekarangan rumah terkadang kurang subur, tapi ada beberapa tanaman pangan dan hortikultura yang tetap bisa tumbuh dengan baik, seperti cabai rawit, pepaya, singkong, jagung, ubi jalar, bayam dan lainnya.
“Saya tekankan tidak ada ruginya memanfaatkan lahan tidur di pekarangan rumah. Bahkan di lahan sempit dan kondisi tanah yang kurang subur pun masih bisa ditumbuhi tanaman pangan dan hortikultura, apabila metode penanamannya baik,” ungkapnya.
Andi menyarankan kepada masyarakat untuk menggunakan polybag sebagai media tanam dan meletakkannya di halaman rumah yang terlindung dari cuaca ekstrem, seperti hujan deras dan panas terik agar tidak mudah layu dan berakhir mati.
“Meski sebagian besar masyarakat PPU telah mengetahui cara menanam tumbuhan pangan dan hortikultura, tapi kita tetap akan melakukan pendampingan apabila memang dibutuhkan oleh masyarakat,” tandasnya. (Adv)
(Sf/By)