Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

    Cek Kesehatan Gratis ke Sekolah Resmi Diluncurkan, Dinkes PPU Libatkan 11 Puskesmas

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    04 Agustus 2025 pukul 20:47 WITA

    Potret pelaksanaan cek kesehatan gratis di sekolah (Dok: Kantor Komunikasi Kepresidenan)

    Penajam - Pemerintah pusat resmi meluncurkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) secara serentak, Senin (4/8/2025). 

    Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan/Presidential Communication Office (PCO), Adita Irawati mengatakan program CKG yang menyasar ke seluruh sekolah ini merupakan bentuk implementasi visi Presiden Prabowo Subianto dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) unggul. 

    "CKG Sekolah merupakan investasi jangka panjang di sektor kesehatan bagi anak-anak dan remaja," ucap Adita.

    CKG Sekolah merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat Presiden Prabowo Subianto di bidang kesehatan. Program ini bagian dari transformasi sistem kesehatan nasional yang mengedepankan upaya promotif dan preventif. 

    "Pemerintah ingin memastikan seluruh penduduk Indonesia sehat dan memperoleh akses layanan kesehatan," kata Adita.

    Sejak diluncurkan pada 10 Februari 2025, CKG telah menjangkau sekitar 16 juta orang hingga 1 Agustus 2025. Adapun target total penerima manfaat CKG mencapai 281 juta penduduk Indonesia. 

    Dari jumlah itu, 53,8 juta di antaranya adalah anak sekolah. Jumlah siswa itu berasal dari 282 ribu satuan pendidikan yang meliputi SD, SMP, SMA, Madrasah dan Sekolah Rakyat. 

    Sebelumnya Kepala Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi mengatakan program CKG Sekolah ini adalah upaya pemerintah mengubah pola hidup masyarakat dalam menjaga kesehatan. Dari kebiasaan datang dalam keadaan sakit, kini didorong untuk datang walaupun dalam keadaan sehat.

    "Dalam keadaan sehat sekalipun, masyarakat didorong untuk datang ke fasilitas kesehatan untuk memeriksakan dirinya secara gratis. Untuk mencegah hal-hal buruk di kemudian hari sebelum semuanya terlambat," ujarnya.

    Sementara Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) Penajam Paser Utara (PPU), Ariyani mengatakan pihaknya akan melibatkan 11 puskesmas untuk menjalankan program nasional tersebut.

    Daftar 11 puskesmas yang dilibatkan adalah Puskesmas Penajam, Puskesmas Pembantu Nipah-nipah, UPT Puskesmas Petung, Sotek, Sepaku III, Maridan, Bukit Raya, Waru, Rawa Mulia, Gunung Intan dan Kecamatan Babulu.

    CKG meliputi pengukuran tekanan darah, pemeriksaan gula darah, pengecekan kolesterol, serta skrining kesehatan dasar lainnya.

    “CKG ini hanya bersifat skrining, bukan pengobatan. Tapi jika ditemukan indikasi penyakit serius, maka pelajar akan langsung dirujuk ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)

    Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

    Cek Kesehatan Gratis ke Sekolah Resmi Diluncurkan, Dinkes PPU Libatkan 11 Puskesmas

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    04 Agustus 2025 pukul 20:47 WITA

    Potret pelaksanaan cek kesehatan gratis di sekolah (Dok: Kantor Komunikasi Kepresidenan)

    Penajam - Pemerintah pusat resmi meluncurkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) secara serentak, Senin (4/8/2025). 

    Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan/Presidential Communication Office (PCO), Adita Irawati mengatakan program CKG yang menyasar ke seluruh sekolah ini merupakan bentuk implementasi visi Presiden Prabowo Subianto dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) unggul. 

    "CKG Sekolah merupakan investasi jangka panjang di sektor kesehatan bagi anak-anak dan remaja," ucap Adita.

    CKG Sekolah merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat Presiden Prabowo Subianto di bidang kesehatan. Program ini bagian dari transformasi sistem kesehatan nasional yang mengedepankan upaya promotif dan preventif. 

    "Pemerintah ingin memastikan seluruh penduduk Indonesia sehat dan memperoleh akses layanan kesehatan," kata Adita.

    Sejak diluncurkan pada 10 Februari 2025, CKG telah menjangkau sekitar 16 juta orang hingga 1 Agustus 2025. Adapun target total penerima manfaat CKG mencapai 281 juta penduduk Indonesia. 

    Dari jumlah itu, 53,8 juta di antaranya adalah anak sekolah. Jumlah siswa itu berasal dari 282 ribu satuan pendidikan yang meliputi SD, SMP, SMA, Madrasah dan Sekolah Rakyat. 

    Sebelumnya Kepala Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi mengatakan program CKG Sekolah ini adalah upaya pemerintah mengubah pola hidup masyarakat dalam menjaga kesehatan. Dari kebiasaan datang dalam keadaan sakit, kini didorong untuk datang walaupun dalam keadaan sehat.

    "Dalam keadaan sehat sekalipun, masyarakat didorong untuk datang ke fasilitas kesehatan untuk memeriksakan dirinya secara gratis. Untuk mencegah hal-hal buruk di kemudian hari sebelum semuanya terlambat," ujarnya.

    Sementara Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) Penajam Paser Utara (PPU), Ariyani mengatakan pihaknya akan melibatkan 11 puskesmas untuk menjalankan program nasional tersebut.

    Daftar 11 puskesmas yang dilibatkan adalah Puskesmas Penajam, Puskesmas Pembantu Nipah-nipah, UPT Puskesmas Petung, Sotek, Sepaku III, Maridan, Bukit Raya, Waru, Rawa Mulia, Gunung Intan dan Kecamatan Babulu.

    CKG meliputi pengukuran tekanan darah, pemeriksaan gula darah, pengecekan kolesterol, serta skrining kesehatan dasar lainnya.

    “CKG ini hanya bersifat skrining, bukan pengobatan. Tapi jika ditemukan indikasi penyakit serius, maka pelajar akan langsung dirujuk ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” tandasnya. (Adv)

    (Sf/Lo)