Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara
Bupati PPU, Mudyat Noor saat mengunjungi lapak salah satu UMKM di PPU Fest 3 (Dok: Humassetkabppu)
Penajam – Bupati, Mudyat Noor secara resmi membuka Penajam Paser Utara Festival (PPU Fest) 3 yang digelar di lapangan upacara depan kantor setkab, Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, Rabu (2/7/2025) malam.
Festival yang berlangsung mulai 2-5 Juli 2025 ini dibuka dan dihadiri jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) PPU, Sekda Tohar serta sejumlah kepala perangkat daerah dan tamu undangan lainnya. Kehadiran masyarakat juga turut memeriahkan suasana malam saat pembukaan festival.
Mudyat mengapresiasi dinas terkait atas konsistensinya dalam melaksanakan PPU Fest yang kini telah memasuki tahun ketiga.
Menurutnya kegiatan ini bukan hanya sekadar pesta hiburan, tapi ruang ekspresi, kreativitas dan kebanggaan daerah yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat.
"PPU FEST 3 tidak hanya menjadi sarana hiburan, tapi juga penggerak semangat masyarakat agar lebih mencintai produk lokal, mendukung UMKM dan menghidupkan kembali nilai-nilai budaya kita," ungkap Mudyat.
Ia menilai sektor ekonomi kreatif kini menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan daerah. Konsep ini menekankan pada pemanfaatan ide, talenta serta kreativitas sebagai sumber daya utama untuk menciptakan nilai tambah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
“Dalam era yang serba dinamis seperti sekarang, ekonomi kreatif memiliki potensi besar untuk membuka lebih banyak lapangan pekerjaan baru, memperkuat identitas budaya lokal serta memberikan ruang bagi masyarakat untuk terus berinovasi dan mandiri secara ekonomi,” imbuhnya.
Mudyat juga menyampaikan apresiasi secara mendalam kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) sebagai penyelenggara, panitia pelaksana, komunitas, para pelaku UMKM serta seluruh elemen masyarakat yang terus mendukung keberlangsungan festival sejak pertama kali digelar.
"Terima kasih kepada seluruh masyarakat PPU atas antusiasme serta dukungan yang terus mengalir. Semoga PPU Fest menjadi ajang yang tidak hanya bersifat selebratif, tetapi juga memberikan manfaat konkret bagi pembangunan daerah dan masyarakat luas,” pungkasnya.
Sementara Kepala Disbudpar PPU, Andi Israwati Latief menyampaikan rasa syukur dan bangga atas terselenggaranya PPU Fest 3 dengan lancar. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat.
"Kami sangat bersyukur atas dukungan luar biasa dari masyarakat. Festival ini hadir sebagai upaya nyata untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui penguatan sektor UMKM dan pariwisata," ujar Andi.
Ia berpendapat PPU Fest 3 menghadirkan berbagai kegiatan menarik, seperti pameran produk ekonomi kreatif, penampilan seni dan musik daerah, wahana permainan rakyat, kuliner lokal, serta hiburan masyarakat lainnya. Semua itu bertujuan untuk menciptakan ekosistem kreatif dan memperluas akses pasar bagi pelaku usaha mikro.
“Kami berharap melalui festival ini UMKM PPU dapat tumbuh lebih kuat dan berdaya saing, sekaligus menjadikan budaya dan kreativitas lokal sebagai daya tarik yang membanggakan,” tandasnya. (Adv)
(Sf/Lo)
Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

Bupati PPU, Mudyat Noor saat mengunjungi lapak salah satu UMKM di PPU Fest 3 (Dok: Humassetkabppu)
Penajam – Bupati, Mudyat Noor secara resmi membuka Penajam Paser Utara Festival (PPU Fest) 3 yang digelar di lapangan upacara depan kantor setkab, Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam, Rabu (2/7/2025) malam.
Festival yang berlangsung mulai 2-5 Juli 2025 ini dibuka dan dihadiri jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) PPU, Sekda Tohar serta sejumlah kepala perangkat daerah dan tamu undangan lainnya. Kehadiran masyarakat juga turut memeriahkan suasana malam saat pembukaan festival.
Mudyat mengapresiasi dinas terkait atas konsistensinya dalam melaksanakan PPU Fest yang kini telah memasuki tahun ketiga.
Menurutnya kegiatan ini bukan hanya sekadar pesta hiburan, tapi ruang ekspresi, kreativitas dan kebanggaan daerah yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat.
"PPU FEST 3 tidak hanya menjadi sarana hiburan, tapi juga penggerak semangat masyarakat agar lebih mencintai produk lokal, mendukung UMKM dan menghidupkan kembali nilai-nilai budaya kita," ungkap Mudyat.
Ia menilai sektor ekonomi kreatif kini menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan daerah. Konsep ini menekankan pada pemanfaatan ide, talenta serta kreativitas sebagai sumber daya utama untuk menciptakan nilai tambah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
“Dalam era yang serba dinamis seperti sekarang, ekonomi kreatif memiliki potensi besar untuk membuka lebih banyak lapangan pekerjaan baru, memperkuat identitas budaya lokal serta memberikan ruang bagi masyarakat untuk terus berinovasi dan mandiri secara ekonomi,” imbuhnya.
Mudyat juga menyampaikan apresiasi secara mendalam kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) sebagai penyelenggara, panitia pelaksana, komunitas, para pelaku UMKM serta seluruh elemen masyarakat yang terus mendukung keberlangsungan festival sejak pertama kali digelar.
"Terima kasih kepada seluruh masyarakat PPU atas antusiasme serta dukungan yang terus mengalir. Semoga PPU Fest menjadi ajang yang tidak hanya bersifat selebratif, tetapi juga memberikan manfaat konkret bagi pembangunan daerah dan masyarakat luas,” pungkasnya.
Sementara Kepala Disbudpar PPU, Andi Israwati Latief menyampaikan rasa syukur dan bangga atas terselenggaranya PPU Fest 3 dengan lancar. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat.
"Kami sangat bersyukur atas dukungan luar biasa dari masyarakat. Festival ini hadir sebagai upaya nyata untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui penguatan sektor UMKM dan pariwisata," ujar Andi.
Ia berpendapat PPU Fest 3 menghadirkan berbagai kegiatan menarik, seperti pameran produk ekonomi kreatif, penampilan seni dan musik daerah, wahana permainan rakyat, kuliner lokal, serta hiburan masyarakat lainnya. Semua itu bertujuan untuk menciptakan ekosistem kreatif dan memperluas akses pasar bagi pelaku usaha mikro.
“Kami berharap melalui festival ini UMKM PPU dapat tumbuh lebih kuat dan berdaya saing, sekaligus menjadikan budaya dan kreativitas lokal sebagai daya tarik yang membanggakan,” tandasnya. (Adv)
(Sf/Lo)