Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

    Buka Musrenbang RPJPD, Marbun Minta Prioritas Masyarakat Diutamakan

    Redaktur:Buniyamin
    05 April 2024 pukul 14:43 WITA

    Makmur Marbun memimpin musyawarah RPJPD PPU tahun 2025 – 2045 di Lantai III Pemkab PPU. (HumasPemkabPPU)

    Penajam - Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun membuka secara resmi Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) PPU Tahun 2025 – 2045 yang digelar di kantor Bupati PPU, Kamis (4/4/2024).

    Makmur Marbun menegaskan pelaksanaan musrenbang bukan hanya sekedar syarat untuk menggugurkan kewajiban, tetapi hasil pembahasan musrenbang tersebut dapat bermanfaat dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya di PPU.

    “Musrenbang dibuat tetapi kadang nyatanya tidak menjawap kebutuhan masyarakat yang riil. Jadi melalui musrenbang kali ini, saya rubah dan arahkan kepada mereka, manasih yang paling prioritas bagi masyarakat,” kata Makmur Marbun.

    Lebih jauh, kata Makmur Marbun, dalam penyusunan RPJPD PPU 2025-2045 akan memfokuskan untuk menjawab atau memecahkan permasalahan pembangunan yang tercantum dalam isu strategis daerah.

    Beberapa isu strategis daerah tersebut, seperti pembangunan SDM yang produktif dan berdaya saing, peningkatan kesejahteraan masyarakat dan perlindungan sosial adaptif, transformasi ekonomi berkelanjutan, pemerataan infrastruktur daerah yang berkualitas, pengelolaan sumber daya air berkelanjutan, termasuk integrasi dan sinergi pembangunan dengan Ibu Kota Nusantara (IKN).

    “ Kabupaten Penajam Paser Utara ini kan menjadi wilayah yang berdekatan langsung dengan IKN, sehingga mengharuskan adanya integrasi dan sinergitas pembangunan antara PPU dengan IKN,” ujarnya.

    Diungkapkannya, keberhasilan pembangunan di PPU merupakan keberhasilan kolektif dari peran pemerintah serta masyarakat.

    Melalui kegiatan tersebut, Makmur Marbun meminta kepada para pemangku kepentingan untuk memberikan perhatian penuh pada isi dari rancangan RPJPD 2025-2045 dengan memberikan masukan terhadap permasalahan serta isu strategis yang terjadi di lingkungan masyarakat PPU.

    Termasuk menyepakati visi dan misi rancangan RPJPD dan menyepakati arah kebijakan dan sasaran pokok rancangan rencana pembangunan jangka panjang daerah sehingga dapat bersama secara sinergis untuk mewujudkan kabupaten PPU sebagai Serambi Nusantara.

    Dia juga berharap melalui Musrenbang ini dapat mengkaji dengan cermat rancangan RPJPD kabupaten PPU Tahun 2025 – 2045, agar nantinya pembangunan daerah dapat lebih efektif, tepat sasaran dan menjadi stimulan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat serta penuntasan permasalahan yang terjadi.

     “Untuk itu dibutuhkan komitmen seluruh stakeholder baik pemerintah, unsur swasta dan masyarakat guna mendukung pencapaian target – target pembangunan yang telah disepakati bersama,” tutupnya.

    Acara ini dihadiri oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten PPU, Raup Muin, Sekretaris Daerah Kabupaten PPU, Tohar unsur Forkopimda kabupaten PPU, para asisten kepala dinas, kantor, camat hingga lurah dan desa, ormas dan tokoh masyarakat di lingkup kabupaten PPU.

    (Adv) 

    Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

    Buka Musrenbang RPJPD, Marbun Minta Prioritas Masyarakat Diutamakan

    Redaktur:Buniyamin
    05 April 2024 pukul 14:43 WITA

    Makmur Marbun memimpin musyawarah RPJPD PPU tahun 2025 – 2045 di Lantai III Pemkab PPU. (HumasPemkabPPU)

    Penajam - Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun membuka secara resmi Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) PPU Tahun 2025 – 2045 yang digelar di kantor Bupati PPU, Kamis (4/4/2024).

    Makmur Marbun menegaskan pelaksanaan musrenbang bukan hanya sekedar syarat untuk menggugurkan kewajiban, tetapi hasil pembahasan musrenbang tersebut dapat bermanfaat dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya di PPU.

    “Musrenbang dibuat tetapi kadang nyatanya tidak menjawap kebutuhan masyarakat yang riil. Jadi melalui musrenbang kali ini, saya rubah dan arahkan kepada mereka, manasih yang paling prioritas bagi masyarakat,” kata Makmur Marbun.

    Lebih jauh, kata Makmur Marbun, dalam penyusunan RPJPD PPU 2025-2045 akan memfokuskan untuk menjawab atau memecahkan permasalahan pembangunan yang tercantum dalam isu strategis daerah.

    Beberapa isu strategis daerah tersebut, seperti pembangunan SDM yang produktif dan berdaya saing, peningkatan kesejahteraan masyarakat dan perlindungan sosial adaptif, transformasi ekonomi berkelanjutan, pemerataan infrastruktur daerah yang berkualitas, pengelolaan sumber daya air berkelanjutan, termasuk integrasi dan sinergi pembangunan dengan Ibu Kota Nusantara (IKN).

    “ Kabupaten Penajam Paser Utara ini kan menjadi wilayah yang berdekatan langsung dengan IKN, sehingga mengharuskan adanya integrasi dan sinergitas pembangunan antara PPU dengan IKN,” ujarnya.

    Diungkapkannya, keberhasilan pembangunan di PPU merupakan keberhasilan kolektif dari peran pemerintah serta masyarakat.

    Melalui kegiatan tersebut, Makmur Marbun meminta kepada para pemangku kepentingan untuk memberikan perhatian penuh pada isi dari rancangan RPJPD 2025-2045 dengan memberikan masukan terhadap permasalahan serta isu strategis yang terjadi di lingkungan masyarakat PPU.

    Termasuk menyepakati visi dan misi rancangan RPJPD dan menyepakati arah kebijakan dan sasaran pokok rancangan rencana pembangunan jangka panjang daerah sehingga dapat bersama secara sinergis untuk mewujudkan kabupaten PPU sebagai Serambi Nusantara.

    Dia juga berharap melalui Musrenbang ini dapat mengkaji dengan cermat rancangan RPJPD kabupaten PPU Tahun 2025 – 2045, agar nantinya pembangunan daerah dapat lebih efektif, tepat sasaran dan menjadi stimulan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat serta penuntasan permasalahan yang terjadi.

     “Untuk itu dibutuhkan komitmen seluruh stakeholder baik pemerintah, unsur swasta dan masyarakat guna mendukung pencapaian target – target pembangunan yang telah disepakati bersama,” tutupnya.

    Acara ini dihadiri oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten PPU, Raup Muin, Sekretaris Daerah Kabupaten PPU, Tohar unsur Forkopimda kabupaten PPU, para asisten kepala dinas, kantor, camat hingga lurah dan desa, ormas dan tokoh masyarakat di lingkup kabupaten PPU.

    (Adv)