Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara
Pj Bupati PPU, Makmur Marbun (tengah) saat membuka MTQ ke 19 tingkat Kabupaten PPU (Humas Pemkab PPU/Seputarfakta.com)
Penajam - Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun membuka secara resmi lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat kabupaten ke,-19 yang berlangsung di Kecamatan Waru, Sabtu (27/4/2024) malam.
Agenda ini diikuti kafilah dari empat kecamatan di PPU, di antaranya Kecamatan Waru, Penajam, Babulu dan Sepaku.
Adapun tema yang diusung, yakni ‘Dengan MTQ Kita Wujudkan Masyarakat Cinta Al-Qur’an untuk Bangsa yang Bermartabat di Serambi Nusantara’.
Dalam sambutannya, Makmur Marbun membeberkan beberapa program keagamaan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU yang tengah berjalan saat ini, yaitu berupa tunjangan Rp3,6 juta per tahun yang dibagikan kepada 1.297 guru Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) dan 225 guru mengaji tradisional.
Terdapat juga hibah bidang keagamaan untuk 76 rumah ibadah dengan anggaran yang dialokasikan sebesar Rp7,6 miliar.
“Termasuk juga ada subsidi pembayaran listrik untuk 289 rumah ibadah dengan alokasi anggaran Rp1,3 miliar,” katanya.
Mengenai penyelenggaraan MTQ ini, ia menilai sebagai cara menumbuhkan kecintaan dan menggairahkan masyarakat untuk senantiasa mempelajari serta memahami Al-Qur’an sebagai petunjuk dan pedoman hidup umat.
Dengan demikian, kata dia, MTQ ini dapat menjadi tolak ukur dinamika aktivitas pembinaan seni baca Al-Qur’an di PPU.
Ia berharap agenda ini tidak disikapi sebatas seremonial saja, tetapi sebagai momentum strategis yang mewarnai pelaksanaan pembangunan dan perilaku kehidupan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari dengan nilai-nilai Qur’ani dan masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama.
“Saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada masyarakat dan semua pihak yang telah berpartisipasi terselenggaranya MTQ, sebagai salah satu bagian dari upaya peningkatan pembinaan sumber daya manusia yang telah menjadi agenda tetap program pemerintah dalam kegiatan keagamaan,” tandasnya. (Adv)
(Sf/By)
Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

Pj Bupati PPU, Makmur Marbun (tengah) saat membuka MTQ ke 19 tingkat Kabupaten PPU (Humas Pemkab PPU/Seputarfakta.com)
Penajam - Penjabat (Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun membuka secara resmi lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat kabupaten ke,-19 yang berlangsung di Kecamatan Waru, Sabtu (27/4/2024) malam.
Agenda ini diikuti kafilah dari empat kecamatan di PPU, di antaranya Kecamatan Waru, Penajam, Babulu dan Sepaku.
Adapun tema yang diusung, yakni ‘Dengan MTQ Kita Wujudkan Masyarakat Cinta Al-Qur’an untuk Bangsa yang Bermartabat di Serambi Nusantara’.
Dalam sambutannya, Makmur Marbun membeberkan beberapa program keagamaan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU yang tengah berjalan saat ini, yaitu berupa tunjangan Rp3,6 juta per tahun yang dibagikan kepada 1.297 guru Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) dan 225 guru mengaji tradisional.
Terdapat juga hibah bidang keagamaan untuk 76 rumah ibadah dengan anggaran yang dialokasikan sebesar Rp7,6 miliar.
“Termasuk juga ada subsidi pembayaran listrik untuk 289 rumah ibadah dengan alokasi anggaran Rp1,3 miliar,” katanya.
Mengenai penyelenggaraan MTQ ini, ia menilai sebagai cara menumbuhkan kecintaan dan menggairahkan masyarakat untuk senantiasa mempelajari serta memahami Al-Qur’an sebagai petunjuk dan pedoman hidup umat.
Dengan demikian, kata dia, MTQ ini dapat menjadi tolak ukur dinamika aktivitas pembinaan seni baca Al-Qur’an di PPU.
Ia berharap agenda ini tidak disikapi sebatas seremonial saja, tetapi sebagai momentum strategis yang mewarnai pelaksanaan pembangunan dan perilaku kehidupan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari dengan nilai-nilai Qur’ani dan masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama.
“Saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada masyarakat dan semua pihak yang telah berpartisipasi terselenggaranya MTQ, sebagai salah satu bagian dari upaya peningkatan pembinaan sumber daya manusia yang telah menjadi agenda tetap program pemerintah dalam kegiatan keagamaan,” tandasnya. (Adv)
(Sf/By)