Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara
Kepala Disnakertrans PPU, Marjani.(Dok.Ipan)
Penajam - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Penajam Paser Utara (PPU) sukses menggelar Job Fair selama dua hari, 25-26 September 2024 di Jalan Provinsi, Kilometer 9, Kelurahan Nipah-nipah, Kecamatan Penajam.
Kepala Disnakertrans PPU, Marjani mengaku meski telah menyediakan lowongan kerja (Loker) untuk 712 orang dan melibat 22 perusahaan, termasuk yang berada di Ibu Kota Nusantara (IKN), tapi antusias masyarakat mengikuti Job Fair masih rendah.
Bahkan, kata dia, jumlah pencari kerja (Pencaker) yang mendaftar jauh dari apa yang ditarget Disnakertrans, yakni hanya 288 pelamar.
“Jauh dari harapan kita, seharusnya kegiatan seperti ini merupakan kesempatan yang bagus bagi pencaker untuk melepas statusnya sebagai pengangguran menjadi pekerja,” ucap Marjani, Jumat (27/9/2024).
Sebelumnya, ia menargetkan setidaknya 40 persen dari angka pengangguran terbuka yang berjumlah 1.845 orang atau dapat terserap sekitar 700 orang dengan dilaksanakannya Job Fair tersebut.
Kata dia, kurangnya minat dan ketidaksesuaian loker yang ditawarkan dengan keahlian atau keterampilan para pelamar miliki menjadi salah satu faktor, sehingga jumlah pencaker yang ikut berpartisipasi pada kegiatan ini kurang.
“Sebagaimana data yang kami kumpulkan pada Job Fair itu, terlihat bahwa sedikit sekali pelamar yang berminat mendaftar pada perusahaan yang hanya menyediakan lowongan kerja di bagian marketing atau promosi. Jika ditotalkan keseluruhan, sekitar puluhan dari 288 pelamar,” ungkap Marjani.
Pada hari pertama yang melamar pekerjaan sekitar 183 orang, kemudian hari kedua antusias masyarakat menurun menjadi 108 pelamar. Bahkan dari 22 perushaan, terdapat enam perusahaan yang tercatat pelamar yang mengajukan berkas paling banyak tiga orang saja.
Ini menjadi perhatian serius bagi Disnakertrans PPU, walaupun telah menyebarkan informasi melalui Sosial Media seperti di akun resmi milik Disnakertrans PPU, di antaranya Instagram, Facebook dan media massa.
Namun Disnakertrans tak hanya berhenti sampai di situ, malahan di beberapa titik di Jalan Provinsi pun mereka dirikan dan pasang spanduk yang memaparkan bahwa Job Fair akan dilaksanakan.
“Meskipun Job Fair kal iini kurang maksimal antusiasnya, tetapi ini akan menjadi PR bagi kami agar lebih memikirkan bagaiaman cara menarik masyakat untuk ikut berpartisipasi sekaligus Upaya kami menekan jumlah pengangguran terbuka kedepannya,” pungkasnya. (Adv)
(Sf/By)
Cari disini...
Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

Kepala Disnakertrans PPU, Marjani.(Dok.Ipan)
Penajam - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Penajam Paser Utara (PPU) sukses menggelar Job Fair selama dua hari, 25-26 September 2024 di Jalan Provinsi, Kilometer 9, Kelurahan Nipah-nipah, Kecamatan Penajam.
Kepala Disnakertrans PPU, Marjani mengaku meski telah menyediakan lowongan kerja (Loker) untuk 712 orang dan melibat 22 perusahaan, termasuk yang berada di Ibu Kota Nusantara (IKN), tapi antusias masyarakat mengikuti Job Fair masih rendah.
Bahkan, kata dia, jumlah pencari kerja (Pencaker) yang mendaftar jauh dari apa yang ditarget Disnakertrans, yakni hanya 288 pelamar.
“Jauh dari harapan kita, seharusnya kegiatan seperti ini merupakan kesempatan yang bagus bagi pencaker untuk melepas statusnya sebagai pengangguran menjadi pekerja,” ucap Marjani, Jumat (27/9/2024).
Sebelumnya, ia menargetkan setidaknya 40 persen dari angka pengangguran terbuka yang berjumlah 1.845 orang atau dapat terserap sekitar 700 orang dengan dilaksanakannya Job Fair tersebut.
Kata dia, kurangnya minat dan ketidaksesuaian loker yang ditawarkan dengan keahlian atau keterampilan para pelamar miliki menjadi salah satu faktor, sehingga jumlah pencaker yang ikut berpartisipasi pada kegiatan ini kurang.
“Sebagaimana data yang kami kumpulkan pada Job Fair itu, terlihat bahwa sedikit sekali pelamar yang berminat mendaftar pada perusahaan yang hanya menyediakan lowongan kerja di bagian marketing atau promosi. Jika ditotalkan keseluruhan, sekitar puluhan dari 288 pelamar,” ungkap Marjani.
Pada hari pertama yang melamar pekerjaan sekitar 183 orang, kemudian hari kedua antusias masyarakat menurun menjadi 108 pelamar. Bahkan dari 22 perushaan, terdapat enam perusahaan yang tercatat pelamar yang mengajukan berkas paling banyak tiga orang saja.
Ini menjadi perhatian serius bagi Disnakertrans PPU, walaupun telah menyebarkan informasi melalui Sosial Media seperti di akun resmi milik Disnakertrans PPU, di antaranya Instagram, Facebook dan media massa.
Namun Disnakertrans tak hanya berhenti sampai di situ, malahan di beberapa titik di Jalan Provinsi pun mereka dirikan dan pasang spanduk yang memaparkan bahwa Job Fair akan dilaksanakan.
“Meskipun Job Fair kal iini kurang maksimal antusiasnya, tetapi ini akan menjadi PR bagi kami agar lebih memikirkan bagaiaman cara menarik masyakat untuk ikut berpartisipasi sekaligus Upaya kami menekan jumlah pengangguran terbuka kedepannya,” pungkasnya. (Adv)
(Sf/By)