Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

    35 Persen Jalan di PPU Masih Gelap Gulita

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Buniyamin
    10 Maret 2025 pukul 19:30 WITA

    Suasana jalan yang gelap gulita tanpa ada PJU. (Foto : Agus Saputra/Seputarfakta.com)

    Penajam - Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Penajam Paser Utara (PPU), Andy Sunra Satriadi Sumaryo mengatakan masih terdapat ribuan titik jalan kabupaten yang belum dipasangi Penerang Jalan Umum (PJU).

    “Jika diperkirakan, maka mungkin sekitar 35 persen kondisi jalan kabupaten masih minim pencahayaan atau gelap gulita,” ucap Andy, Senin (10/3/2025).

    Jalan Kabupaten yang merupakan jalur penghubung antardesa dan kelurahan, seperti di Kelurahan Pantai Lango, Jenebora, Tanjung Tengah, Girimukti strat 1-7 dan lainnya diindentifikasikan sebagai wilayah yang memiliki pencahayaan yang minim.

    Titik tersebut pun rawan untuk dilintasi para pengendara karena berisiko tinggi menimbulkan kecelakaan. Dishub PPU pun lantas mengalokasikan anggaran senilai Rp5 miliar untuk pemasangan PJU di 80 titik Jalan Kabupaten yang dinilai rawan terjadi kecelakaan.

    "Tahun ini, ada sekitar 80-an titik. Tapi, kita belum bisa memastikan dimana saja yang akan dipasangi PJU, sepertinya akan dipasangi di tempat yang rawan terjadi kecelakaan,” ungkapnya.

    Minimnya anggaran yang dimiliki Dishub PPU menjadi salah satu alasan mengapa pemasangan PJU dilakukan secara bertahap.

    Apalagi, kata dia, anggaran Dishub PPU baru-baru ini terkena pemangkasan sebesar Rp8,9 miliar oleh Badan Aset Keuangan Daerah (BKAD) atas Instruksi Presiden (Inpres) 1/2025 tentang Efisiensi Anggaran.

    Ini mengakibatkan anggaran untuk pemasangan PJU menjadi berkurang. Awalnya, Dishub PPU telah menyiapkan anggaran senilai Rp8,3 miliar untuk memasang PJU di ratusan titik.

    Namun, lanjut Andy, tampaknya anggaran itu dipangkas sebanyak Rp3 miliar dan kini hanya tersisa Rp5 miliar saja untuk PJU.

    “Rencananya tahun ini kita akan memasang PJU di ratusan titik dengan perkiraan biaya mencapai Rp8,3 miliar. Tapi, anggaran PJU kita dipangkas sekitar Rp3 miliar. Jadi, hanya tersisa Rp5 miliar saja,” jelas Andy.

    Dishub PPU berkomitmen setiap tahunnya akan terus melakukan pemasangan PJU selama anggaran masih tersedia. (Adv)

    (Sf/By)

    Diskominfo Kabupaten Penajam Paser Utara

    35 Persen Jalan di PPU Masih Gelap Gulita

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Buniyamin
    10 Maret 2025 pukul 19:30 WITA

    Suasana jalan yang gelap gulita tanpa ada PJU. (Foto : Agus Saputra/Seputarfakta.com)

    Penajam - Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Penajam Paser Utara (PPU), Andy Sunra Satriadi Sumaryo mengatakan masih terdapat ribuan titik jalan kabupaten yang belum dipasangi Penerang Jalan Umum (PJU).

    “Jika diperkirakan, maka mungkin sekitar 35 persen kondisi jalan kabupaten masih minim pencahayaan atau gelap gulita,” ucap Andy, Senin (10/3/2025).

    Jalan Kabupaten yang merupakan jalur penghubung antardesa dan kelurahan, seperti di Kelurahan Pantai Lango, Jenebora, Tanjung Tengah, Girimukti strat 1-7 dan lainnya diindentifikasikan sebagai wilayah yang memiliki pencahayaan yang minim.

    Titik tersebut pun rawan untuk dilintasi para pengendara karena berisiko tinggi menimbulkan kecelakaan. Dishub PPU pun lantas mengalokasikan anggaran senilai Rp5 miliar untuk pemasangan PJU di 80 titik Jalan Kabupaten yang dinilai rawan terjadi kecelakaan.

    "Tahun ini, ada sekitar 80-an titik. Tapi, kita belum bisa memastikan dimana saja yang akan dipasangi PJU, sepertinya akan dipasangi di tempat yang rawan terjadi kecelakaan,” ungkapnya.

    Minimnya anggaran yang dimiliki Dishub PPU menjadi salah satu alasan mengapa pemasangan PJU dilakukan secara bertahap.

    Apalagi, kata dia, anggaran Dishub PPU baru-baru ini terkena pemangkasan sebesar Rp8,9 miliar oleh Badan Aset Keuangan Daerah (BKAD) atas Instruksi Presiden (Inpres) 1/2025 tentang Efisiensi Anggaran.

    Ini mengakibatkan anggaran untuk pemasangan PJU menjadi berkurang. Awalnya, Dishub PPU telah menyiapkan anggaran senilai Rp8,3 miliar untuk memasang PJU di ratusan titik.

    Namun, lanjut Andy, tampaknya anggaran itu dipangkas sebanyak Rp3 miliar dan kini hanya tersisa Rp5 miliar saja untuk PJU.

    “Rencananya tahun ini kita akan memasang PJU di ratusan titik dengan perkiraan biaya mencapai Rp8,3 miliar. Tapi, anggaran PJU kita dipangkas sekitar Rp3 miliar. Jadi, hanya tersisa Rp5 miliar saja,” jelas Andy.

    Dishub PPU berkomitmen setiap tahunnya akan terus melakukan pemasangan PJU selama anggaran masih tersedia. (Adv)

    (Sf/By)