Cari disini...
Seputarfakta.com - Padliannor -
Diskominfo Kabupaten Paser
Pertemuan Wakil Bupati Paser, Ikhwan Antasari dengan Perwakilan BI, Robi Ariadi (Foto: Prokopim Paser)
Tana Paser - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser menyatakan siap menjadi penyuplai kebutuhan pangan untuk dua wilayah Provinsi yaitu Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Selatan (Kalsel).
Kabupaten Paser diketahui telah ditetapkan menjadi salah satu wilayah Proyek Strategis Nasional dari pemerintah pusat khususnya disektor hilirisasi ayam petelur. Hal itu menegaskan program penguatan bahan pangan untuk menyuplai wilayah Kaltim-Kalsel.
Wakil Bupati Paser, Ikhwan Antasari juga telah melakukan pertemuan dengan kepala perwakilan Bank Indonesia (BI), Robi Ariadi yang dilaksanakan di Ruang Wakil Bupati Paser beberapa waktu lalu.
"Paser tidak hanya bicara soal telur, tapi juga kedaulatan pangan secara menyeluruh," kata Ikhwan Antasari, Rabu (3/3/2026).
Saat ini Kabupaten Paser juga telah dinyatakan surplus beras dan siap memasok kebutuhan tetangga seperti Penajam Paser Utara (PPU) dan Balikpapan.
Sementara Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Paser, Adi Maulana menyebut saat ini Paser juga mulai memproduksi minyak CPO secara mandiri.
Selain itu, Desa Lori telah ditetapkan sebagai Desa Nelayan Merah Putih untuk memperkuat sektor protein hewani dari laut.
Melihat potensi tersebut, Ikhwan Antasari menegaskan untuk segera menyelesaikan persoalan logitik.
"Target kami Infrastruktur jalan dan jembatan selesai di Tahun 2027. Pembangunan infrastruktur itu juga ditujukan agar komoditas dari Paser dapat menyentuh pasar yang lebih luas dengan biaya logistik yang murah," tutupnya. (Adv)
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Padliannor -
Diskominfo Kabupaten Paser

Pertemuan Wakil Bupati Paser, Ikhwan Antasari dengan Perwakilan BI, Robi Ariadi (Foto: Prokopim Paser)
Tana Paser - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser menyatakan siap menjadi penyuplai kebutuhan pangan untuk dua wilayah Provinsi yaitu Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Selatan (Kalsel).
Kabupaten Paser diketahui telah ditetapkan menjadi salah satu wilayah Proyek Strategis Nasional dari pemerintah pusat khususnya disektor hilirisasi ayam petelur. Hal itu menegaskan program penguatan bahan pangan untuk menyuplai wilayah Kaltim-Kalsel.
Wakil Bupati Paser, Ikhwan Antasari juga telah melakukan pertemuan dengan kepala perwakilan Bank Indonesia (BI), Robi Ariadi yang dilaksanakan di Ruang Wakil Bupati Paser beberapa waktu lalu.
"Paser tidak hanya bicara soal telur, tapi juga kedaulatan pangan secara menyeluruh," kata Ikhwan Antasari, Rabu (3/3/2026).
Saat ini Kabupaten Paser juga telah dinyatakan surplus beras dan siap memasok kebutuhan tetangga seperti Penajam Paser Utara (PPU) dan Balikpapan.
Sementara Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Paser, Adi Maulana menyebut saat ini Paser juga mulai memproduksi minyak CPO secara mandiri.
Selain itu, Desa Lori telah ditetapkan sebagai Desa Nelayan Merah Putih untuk memperkuat sektor protein hewani dari laut.
Melihat potensi tersebut, Ikhwan Antasari menegaskan untuk segera menyelesaikan persoalan logitik.
"Target kami Infrastruktur jalan dan jembatan selesai di Tahun 2027. Pembangunan infrastruktur itu juga ditujukan agar komoditas dari Paser dapat menyentuh pasar yang lebih luas dengan biaya logistik yang murah," tutupnya. (Adv)
(Sf/Rs)