Cari disini...
Seputarfakta.com - Padliannor -
Diskominfo Kabupaten Paser
Rakor Forkopimda di Pendopo Lou Bapekat Kabupaten Paser (Foto: Prokopim Paser)
Tana Paser - Menjelang perayaan hari raya Idulfitri 1447 Hijriah, Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli memaparkan strategi guna mengantisipasi lonjakan harga pangan yang biasa terjadi pada momen perayaan hari besar umat muslim tersebut.
Strategi tersebut ia paparkan dalam agenda Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimda yang diselenggarakan di Pendopo Lou Bapekat, Kabupaten Paser pada Kamis (12/3/2026).
Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli menjelaskan sebagai salah satu langkah jangka pendek yang dapat dilakukan guna mengantisipasi lonjakan harga pada beberapa komoditi di pasaran yaitu dengan melaksanakan operasi pasar dan gerakan pangan murah.
"Target pengawasan ada di komoditi cabai dan bawang karena harganya berpotensi fluktuasi. Untuk stok telur ayam saat ini melebihi kebutuhan serta pasokan daging ayam juga sampai saat ini terkendali," kata dr. Fahmi Fadli (12/3/2026).
Selain itu ketahanan pangan saat ini juga didukung oleh Perum Bulog KCP Tana Paser yang saat ini diketahui 1.500 ton beras medium, 30 ton beras premium dengan tambahan 25 ton sedang dalam perjalanan, 5.000 liter minyak goreng dengan tambahan 80.000 liter di perjalanan dan 14 ton gula pasir serta 3.500 Kg daging sapi.
Pihaknya diketahui juga menjalankan program bantuan pangan yang menyasar 22.913 penerima manfaat dengan total 458.280 Kg dan beras 91.652 liter minyak goreng untuk menjaga stabilitas konsumsi masyarakat.
Pihaknya juga menekankan percepatan pembangunan kawasan pertanian terpadu di Tahura Lati Petangis serta menginstruksikan gerakan menanam cabai bagi warga desa.
"Kita tidak boleh terus menerus didikte pasar. Operasi pasar dan gerakan pangan murah akan kita laksanakan dan Kabupaten Paser kedepannya harus berdaulat dengan kebun sendiri," tutupnya. (Adv)
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Padliannor -
Diskominfo Kabupaten Paser

Rakor Forkopimda di Pendopo Lou Bapekat Kabupaten Paser (Foto: Prokopim Paser)
Tana Paser - Menjelang perayaan hari raya Idulfitri 1447 Hijriah, Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli memaparkan strategi guna mengantisipasi lonjakan harga pangan yang biasa terjadi pada momen perayaan hari besar umat muslim tersebut.
Strategi tersebut ia paparkan dalam agenda Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimda yang diselenggarakan di Pendopo Lou Bapekat, Kabupaten Paser pada Kamis (12/3/2026).
Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli menjelaskan sebagai salah satu langkah jangka pendek yang dapat dilakukan guna mengantisipasi lonjakan harga pada beberapa komoditi di pasaran yaitu dengan melaksanakan operasi pasar dan gerakan pangan murah.
"Target pengawasan ada di komoditi cabai dan bawang karena harganya berpotensi fluktuasi. Untuk stok telur ayam saat ini melebihi kebutuhan serta pasokan daging ayam juga sampai saat ini terkendali," kata dr. Fahmi Fadli (12/3/2026).
Selain itu ketahanan pangan saat ini juga didukung oleh Perum Bulog KCP Tana Paser yang saat ini diketahui 1.500 ton beras medium, 30 ton beras premium dengan tambahan 25 ton sedang dalam perjalanan, 5.000 liter minyak goreng dengan tambahan 80.000 liter di perjalanan dan 14 ton gula pasir serta 3.500 Kg daging sapi.
Pihaknya diketahui juga menjalankan program bantuan pangan yang menyasar 22.913 penerima manfaat dengan total 458.280 Kg dan beras 91.652 liter minyak goreng untuk menjaga stabilitas konsumsi masyarakat.
Pihaknya juga menekankan percepatan pembangunan kawasan pertanian terpadu di Tahura Lati Petangis serta menginstruksikan gerakan menanam cabai bagi warga desa.
"Kita tidak boleh terus menerus didikte pasar. Operasi pasar dan gerakan pangan murah akan kita laksanakan dan Kabupaten Paser kedepannya harus berdaulat dengan kebun sendiri," tutupnya. (Adv)
(Sf/Rs)