Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Timur
Camat Karangan, Madnuh. (foto:lisda/seputarfakta.com)
Sangatta - Upaya pencegahan stunting di Kecamatan Karangan mulai menunjukkan hasil positif. Meskipun masih ada beberapa kasus, angka stunting di daerah ini semakin berkurang.
Camat Karangan, Madnuh, menyampaikan bahwa upaya pencegahan stunting kini lebih terfokus pada pendekatan pendampingan orang tua, serta kerja sama dengan pihak medis dan sekolah.
“Alhamdulillah, sekarang sudah mulai jarang terjadi. Namun, kami tetap terus melakukan pendampingan dan kegiatan untuk menekan angka stunting,” ujar Madnuh.
Ia menambahkan bahwa pencegahan stunting ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Muspika (Musyawarah Pimpinan Kecamatan), yang secara rutin memantau dan mendukung program ini.
Salah satu langkah penting yang diambil adalah pendampingan kepada orang tua agar mereka lebih memahami pentingnya pola asuh yang baik dan pemberian gizi yang cukup bagi anak-anak mereka.
“Kami terus mendampingi orang tua, memberikan pengetahuan tentang bagaimana memberikan makanan sehat dan cara merawat anak dengan baik,” tambahnya.
Selain itu, kerja sama dengan pihak medis juga dilakukan untuk memastikan anak-anak mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara rutin.
Madnuh mengungkapkan bahwa pihaknya juga bekerja sama dengan sekolah-sekolah untuk memastikan makanan yang dijual di kantin sehat dan bergizi.
“Kami pastikan makanan di kantin sekolah sehat, karena itu sangat penting untuk tumbuh kembang anak,” ungkapnya.
Dengan pendekatan yang melibatkan orang tua, pihak medis, dan sekolah, Camat Karangan berharap angka stunting dapat terus menurun. (Adv)
(Sf/Rs)
Cari disini...

Diskominfo Kabupaten Kutai Timur

Camat Karangan, Madnuh. (foto:lisda/seputarfakta.com)
Sangatta - Upaya pencegahan stunting di Kecamatan Karangan mulai menunjukkan hasil positif. Meskipun masih ada beberapa kasus, angka stunting di daerah ini semakin berkurang.
Camat Karangan, Madnuh, menyampaikan bahwa upaya pencegahan stunting kini lebih terfokus pada pendekatan pendampingan orang tua, serta kerja sama dengan pihak medis dan sekolah.
“Alhamdulillah, sekarang sudah mulai jarang terjadi. Namun, kami tetap terus melakukan pendampingan dan kegiatan untuk menekan angka stunting,” ujar Madnuh.
Ia menambahkan bahwa pencegahan stunting ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Muspika (Musyawarah Pimpinan Kecamatan), yang secara rutin memantau dan mendukung program ini.
Salah satu langkah penting yang diambil adalah pendampingan kepada orang tua agar mereka lebih memahami pentingnya pola asuh yang baik dan pemberian gizi yang cukup bagi anak-anak mereka.
“Kami terus mendampingi orang tua, memberikan pengetahuan tentang bagaimana memberikan makanan sehat dan cara merawat anak dengan baik,” tambahnya.
Selain itu, kerja sama dengan pihak medis juga dilakukan untuk memastikan anak-anak mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara rutin.
Madnuh mengungkapkan bahwa pihaknya juga bekerja sama dengan sekolah-sekolah untuk memastikan makanan yang dijual di kantin sehat dan bergizi.
“Kami pastikan makanan di kantin sekolah sehat, karena itu sangat penting untuk tumbuh kembang anak,” ungkapnya.
Dengan pendekatan yang melibatkan orang tua, pihak medis, dan sekolah, Camat Karangan berharap angka stunting dapat terus menurun. (Adv)
(Sf/Rs)