Cari disini...

Seputarfakta.com-Lisda -
Diskominfo Kabupaten Kutai Timur
Camat Batu Ampar, Suriansyah. (foto:Lisda/seputarfakta.com)
Sangatta - Pemerintah Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus berupaya mengembangkan potensi wisata di wilayahnya.
Batu Ampar memiliki daya tarik alam yang cukup unik dan berpeluang menjadi salah satu destinasi wisata baru di Kutim.
Salah satu potensi unggulannya adalah Air Terjun KM 7 yang berada di Desa Batu Timbau. Air terjun ini sedang diperjuangkan pengembangannya sebagai destinasi wisata unggulan, serta kawasan hutan tanaman industri yang bisa dijadikan lokasi berkemah dan rekreasi di tengah alam.
Camat Batu Ampar, Suriansyah menyampaikan kondisi jalan menjadi masalah utama bagi wisata di wilayahnya. Ia mencontohkan jalan poros Sangatta-Rantau Pulung masih rusak, apalagi akses menuju Batu Ampar.
“Kalau orang mau berwisata, jalannya harus bagus dan mudah dijangkau. Kalau dua jam perjalanan masih bisa diterima, tapi kalau lebih dan jalannya rusak, orang jadi malas,” ujar Suriansyah.
Menurutnya destinasi wisata di Batu Ampar sebenarnya sudah ada, namun belum banyak dikunjungi karena keterbatasan infrastruktur. Ia menilai, jika jalan diperbaiki maka masyarakat lokal juga akan ikut merasakan dampak ekonomi dari sektor pariwisata.
“Kalau jalannya bagus dan lancar, wisata di Batu Ampar pasti bisa lebih maju,” tambahnya.
Suriansyah berharap pembangunan infrastruktur menuju Batu Ampar bisa menjadi perhatian pemerintah daerah, sehingga pengembangan wisata dapat berjalan berkelanjutan dan memberi manfaat nyata bagi warga setempat.(Adv)
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...

Seputarfakta.com-Lisda -
Diskominfo Kabupaten Kutai Timur

Camat Batu Ampar, Suriansyah. (foto:Lisda/seputarfakta.com)
Sangatta - Pemerintah Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus berupaya mengembangkan potensi wisata di wilayahnya.
Batu Ampar memiliki daya tarik alam yang cukup unik dan berpeluang menjadi salah satu destinasi wisata baru di Kutim.
Salah satu potensi unggulannya adalah Air Terjun KM 7 yang berada di Desa Batu Timbau. Air terjun ini sedang diperjuangkan pengembangannya sebagai destinasi wisata unggulan, serta kawasan hutan tanaman industri yang bisa dijadikan lokasi berkemah dan rekreasi di tengah alam.
Camat Batu Ampar, Suriansyah menyampaikan kondisi jalan menjadi masalah utama bagi wisata di wilayahnya. Ia mencontohkan jalan poros Sangatta-Rantau Pulung masih rusak, apalagi akses menuju Batu Ampar.
“Kalau orang mau berwisata, jalannya harus bagus dan mudah dijangkau. Kalau dua jam perjalanan masih bisa diterima, tapi kalau lebih dan jalannya rusak, orang jadi malas,” ujar Suriansyah.
Menurutnya destinasi wisata di Batu Ampar sebenarnya sudah ada, namun belum banyak dikunjungi karena keterbatasan infrastruktur. Ia menilai, jika jalan diperbaiki maka masyarakat lokal juga akan ikut merasakan dampak ekonomi dari sektor pariwisata.
“Kalau jalannya bagus dan lancar, wisata di Batu Ampar pasti bisa lebih maju,” tambahnya.
Suriansyah berharap pembangunan infrastruktur menuju Batu Ampar bisa menjadi perhatian pemerintah daerah, sehingga pengembangan wisata dapat berjalan berkelanjutan dan memberi manfaat nyata bagi warga setempat.(Adv)
(Sf/Rs)